• (GFD-2022-9525) [SALAH]: Rudal Rusia Bisa Memilih Target, Gedung Kementerian Pertahanan Ukraina Diratakan Dengan Tiga rudal

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 29/03/2022

    Berita

    “Luar biasa Hebatnya …..🤭🤔
    Rudal Rusia bisa milih gedung yg akan dirontokkan nah…
    👆👆👆🤔
    Gedung Kementerian Pertahanan Ukraina diratakan dengan tiga rudal dalam sekejap waktu.
    Pasukan Rusia melakukan dua hal luar biasa sebelum meluncurkan misil mereka:
    1beri tahu wartawan asing untuk mefoto/video di dekatnya
    2beri tahu orang-orang di gedung untuk mengungsi semuanya”.

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook bernama Martadella mengunggah video berdurasi 1 menit yang memperlihatkan wartawan sedang meliput sebuah gendung runtuh akibat serangan rudal yang diklaim merupakan rudal milik Rusia yang mengincar gedung Kementerian Pertahanan Ukraina.

    Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut terlihat janggal. Pasalnya, dsituasi bangunan tidak memperlihatkan kondisi Ukraina yang masih memasuki musim dingin. Video tersebut tampak diambil saat musim panas.

    Klaim bahwa kerjadian tersebut berlangsung di Ukraina adalah salah. Faktanya, video tersebut merupakan serangan rudal tentara udara Israel pada bangunan Shorouk Tower di Gaza, Palestina pada 2021 lalu.

    Salah satu yang mengunggah informasi itu adalah akun Twitter Alice Chambers pada 14 Mei 2021. ”The moment the Al-Shorouk Tower was struck by an Israeli air strike on May 12. This video was captured and posted to IG by @omaralsersawi and shows the initial strike #AlShorouk #Gaza.” Begitu keterangannya.

    Sementara itu portal berita Al Jazeera juga memberitakan pada 13 Mei 2021 bahwa Israel menyerang tiga blok menara di jantung kota Gaza dalam 24 jam. Serangan tersebut meratakan dua blok dan menghancurkan bagian lainnya. Selama berhari-hari, jet tempur Israel telah menargetkan beberapa bangunan penting di jantung kota Gaza dan meratakan setidaknya dua blok bertingkat. Termasuk Menara Al Shorouk.

    Bangunan itu adalah salah satu blok menara tertua di jalur pantai dan salah satu landmark paling terkenal. Dibangun pada 1995, gedung tersebut menampung banyak saluran TV dan kantor media. Pepatah populer mengatakan bahwa setiap jurnalis di Gaza pernah menghabiskan waktu di gedung itu pada satu titik.

    Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, setidaknya 83 warga Palestina, termasuk 17 anak, tewas dan ratusan korban lainnya terluka sejak Israel memulai serangannya pada Senin, 13 Mei 2021.

    Kesimpulan

    Bukan Gedung Kementerian Pertahanan Ukraina dan bukan terjadi di Ukraina. Video tersebut merupakan peristiwa yang terjadi di Gaza, Palestina, pada 2021.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9513) Keliru, Equinox Menyebabkan Cuaca Panas Ekstrim dan Sun Stroke

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 28/03/2022

    Berita


    Foto-foto yang memperlihatkan cahaya matahari yang membentuk lingkaran di antara awan tebal pada sebuah permukiman beredar di media sosial. Di media sosial foto tersebut dibagikan dengan klaim bahwa Equinox dapat menyebabkan cuaca panas ekstrim dan Sun Stroke.
    Di Facebook, foto-foto tersebut diunggah akun ini pada 23 Maret 2019. Berikut narasi lengkapnya:
    “Pantasan beberapa hari ini panasx lain2...Bapak/Ibu jangan lupa untuk minum lebih banyak air makan lebih banyak buah dan mengurangi aktifitas diluar rumah dari tanggal 22 s/d 28 Maret..karena Equinox..karena Matahari..mencapai titik terdekat dengan bumi..dan suhu udara akan naik beberapa derajat..jangan sampai dehidrasi atau sun stroke. Ini terjadi siklus nya 2 tahun sekali pd akhir bulan maret dan september. Terakhir maret 2017 dan terjadi lg di akhir maret 2019. Di luar negeri di kenal dg istilah hari tanpa bayangan karena matahari tepat melintasi garis katulistiwa. Di namakan equinox karena 2 suku kata *equi dan nox* arti *tidak ada perbedaan siang dg malam* Suhu panas siang terasa juga pada malam hari...Wallahu a'lam bisshawab.”
    Hingga artikel ini dimuat, unggahan tersebut telah mendapat 288 komentar dan dibagikan lebih dari 14.000 kali. Apa benar Equinox dapat menyebabkan cuaca ekstrim dan Sun Stroke?
    Tangkapan layar unggahan foto dan narasi dengan klaim Equinox Menyebabkan Cuaca Panas Ekstrim dan Sun Stroke

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo menelusuri pemberitaan terkait pada sejumlah media kredibel. Hasilnya, menurut BMKG, fenomena Equinox tidak mengakibatkan panas ekstrim maupun sun stroke.
    Dilansir dari  Mediaindonesia.com, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Rahadi Prabowo menjelaskan equinox adalah salah satu fenomena astronomi saat matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu tanggal 21 Maret dan 23 September.
    Saat fenomena ini berlangsung, matahari dengan bumi memiliki jarak paling dekat dengan wilayah tropis sekitar ekuator sehingga mendapatkan penyinaran matahari maksimum. Meski demikian, fenomena ini tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis maupun ekstrem.
    “Secara umum, diketahui rata-rata suhu maksimum di wilayah Indonesia berada dalam kisaran 32-36°C,” terang Prabowo melalui siaran pers, Senin (25/3). Berdasakan pengamatan BMKG, suhu maksimum tertinggi pada hari Sabtu 23 Maret 2019 tercatat 37,6°C di Meulaboh, Aceh.
    Dilansir dari  Kompas.com, Equinox bukan merupakan fenomena seperti gelombang panas atau heat wave yang terjadi di Eropa, Afrika dan Amerika yang merupakan kejadian peningkatan suhu udara ekstrem di luar kebiasaan dan berlangsung dalam waktu cukup lama," ujar Prabowo.
    Menyikapi hal ini, Prabowo mengimbau masyarakat untuk tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari equinox sebagaimana disebutkan dalam isu yang berkembang.
    Secara umum kondisi cuaca di wilayah Indonesia cenderung masih lembab atau basah. Beberapa wilayah Indonesia saat ini sedang memasuki masa transisi atau pancaroba. Maka ada baiknya, masyarakat tetap mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan.
    Berdasarkan arsip berita Tempo, Equinox adalah salah satu fenomena astronomi dimana matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada Maret dan September.
    Saat fenomena ini berlangsung, di luar bagian bumi hampir relatif sama, termasuk wilayah yang berada di subtropis bagian utara maupun selatan.
    Keberadaan fenomena tersebut tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis. Rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia bisa mencapai 32-36 derajat Celcius.
    Equinox yang berlangsung di bulan Maret biasanya dikenal sebagai Vernal Equinox atau Equinox musim. Maret ini juga terasa unik karena bersamaan dengan Super Moon di wilayah bumi bagian utara. Bagi Bumi belahan utara, peristiwa semacam ini terakhir terjadi pada tahun 2000.
    Nama Equinox sendiri berasal dari bahasa Latin, yakni aequus (sama) dan nox (malam). Jadi, saat peristiwa Equinox biasanya seluruh belahan Bumi akan merasakan malam dan siang yang sama panjang, yakni 12 jam.
    Dikutip dari Express, Kamis (21/3/2019), sementara Vernal Equinox merupakan pergerakan Matahari (dari sudut pandang Bumi) yang berada tepat di atas titik ekuator. Pergerakan itu terjadi dari selatan ke utara.
    Dengan demikian, wilayah utara Bumi akan merasakan terbitnya Matahari yang lebih awal, tetapi terbenam lebih belakangan. Berbanding terbalik, wilayah selatan Bumi, akan mengalami terbitnya Matahari lebih belakangan, tapi terbenam lebih cepat.
    Dikutip dari laman  emedicinehelath.com, Heat stroke juga disebut Sun Stroke dan hipertermia adalah keadaan darurat medis di mana suhu inti tubuh meningkat hingga 40C atau lebih pada orang dewasa dan 40,5C pada anak-anak setelah terpapar suhu lingkungan yang tinggi.
    Orang tua, wanita hamil, dan anak kecil memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena heat stroke. Penyebab utama heat stroke adalah kontak yang terlalu lama dengan suhu tinggi dan/atau melakukan aktivitas berat dalam cuaca panas.
    Bayi, anak-anak, wanita hamil, dan orang tua berisiko lebih tinggi terkena serangan panas karena mereka kurang mampu mengontrol suhu inti mereka. Hewan (anjing dan kucing, misalnya) dapat menderita heat stroke; gejala terengah-engah yang berlebihan dan kelesuan atau tidak responsif biasanya diagnostik.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, foto-foto dengan klaim Equinox dapat menyebabkan cuaca ekstrim dan Sun Stroke,keliru. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Rahadi Prabowo menjelaskan equinox adalah salah satu fenomena astronomi biasa dan tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis maupun ekstrem.
    Sun Stroke atau dikenal juga sebagai Heat stroke dan hipertermia adalah keadaan darurat medis di mana suhu inti tubuh meningkat hingga lebih dari 40C. Penyebab utama Sun Stroke adalah kontak yang terlalu lama dengan suhu tinggi dan/atau melakukan aktivitas berat dalam cuaca panas.
    TIM CEK FAKTA TEMPO

    Rujukan

  • (GFD-2022-9514) [SALAH] Foto Tank Milik Ukraina selama Invasi di Baghdad, Irak tahun 2004

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 28/03/2022

    Berita

    “2004: Ukrainian tank in #Baghdad during #Iraq invasion…”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Twitter Jimmy (@A_Rizvi110) mengunggah cuitan berupa foto yang diklaim sebagai tank milik Ukraina di Baghdad, Irak selama invasi berlangsung tahun 2004. Cuitan yang diunggah pada 1 Maret 2022 telah mendapat atensi berupa 11 suka dan 2 retweet.

    Berdasarkan hasil penelusuran, foto cuitan itu adalah hasil suntingan dari foto yang diambil saat invasi Irak ke Kuwait tahun 1990. Dalam foto asli, tidak ada bendera Ukraina yang menempel pada tank. Foto itu juga digunakan dua artikel Al Bawaba, situs berita asal Yordania, berjudul “في ذكرى غزو الكويت” terbit pada 2 Agustus 2011 dan “The price of the past: Iraq reiterates commitment to pay Kuwait compensations” terbit pada 12 September 2013.

    Sebagai tambahan, foto lain yang diambil di lokasi yang sama di Kuwait dari Getty Images menunjukkan tentara Amerika yang dikerahkan pada tahun 1990. Keterangan pada foto yang diambil oleh Langevin Jacques tertulis, “American soldiers deployed in Kuwait during the Persian Gulf War rest in front of a mural of Saddam Hussein. In August of 1990, Iraqi president Saddam Hussein invaded Kuwait, causing a coalition of countries to deploy troops into the region to expel Iraq from Kuwait”.

    Dengan demikian, cuitan akun Twitter Jimmy (@A_Rizvi110) dikategorikan sebagai Konten yang Dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)

    Faktanya, foto tersebut adalah hasil suntingan dari foto tank tentara Amerika Serikat yang diambil saat invasi Irak ke Kuwait pada tahun 1990.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9515) [SALAH] Foto Bendera Ukraina dan Nazi “This is Ukraine White Supremacy.”

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 28/03/2022

    Berita

    “United States of America always supported White Supremacy and NAZI as NATO….
    This is Ukraine White Supremacy.”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Twitter Sesinga Mavikithi (@themankhosi) mengunggah cuitan berupa foto bendera Ukraina di samping bendera Nazi yang diklaim sebagai “Ukraine White Supremacy”. Cuitan yang diunggah pada 15 Maret 2022 telah mendapat atensi berupa 3 retweet dan 10 suka.

    Berdasarkan hasil penelusuran, foto cuitan merupakan foto yang diambil saat syuting film Ukraina berjudul “Match” di Kharkov tahun 2011. Mengutip dari Mediaport, foto itu diambil ketika juru kamera merekam episode dengan bendera; seorang perwira Jerman, menaiki tangga, melepaskan bendera kuning-biru Ukraina dari dinding rumah, melemparkannya ke tanah, dan menggantikannya dengan bendera merah swastika (lambang Nazi). Syuting di Kharkov telah berlangsung sejak 3 Juli 2011 dengan mengambil latar Perang Dunia II di Kiev.
    Film “Match” yang disutradarai oleh Andrey Malyukov ini mengisahkan “pertandingan maut” sepak bola amatir 70 tahun yang lalu antara tentara Nazi dan Ukraina di Kiev.

    Dengan demikian, cuitan akun Twitter Sesinga Mavikithi (@themankhosi) dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)

    Faktanya, foto tersebut diambil saat syuting film Ukraina “Match” di Kharkov tahun 2011.

    Rujukan