(GFD-2022-9555) Keliru, Yayasan Miracle Hope Membantu Pengobatan Kanker di RS Gatot Subroto dengan Metode Cell Cure
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 05/04/2022
Berita
Pesan berantai bahwa Yayasan Miracle Hope membantu pengobatan kanker beredar kembali di Whatsapp. Tempo menerima permintaan dari pembaca untuk memverifikasi informasi tersebut pada Senin 4 April 2022.
Informasi dalam pesan berantai itu dibuka bahwa RS Gatot Subroto memulai pengobatan tumor ganas atau kanker Cell Cure. “Cell Cure telah berhasil menyembuhkan kanker stadium 4, tanpa operasi, tanpa chemo therapy. Equipment tsb hibah dari pemerintah Jerman. Teknologi tsb hanya ada di Jerman dan Indonesia,” demikian isi dalam pesan berantai itu.
Pada kalimat berikutnya, warga yang ingin mendapat bantuan pengobatan kanker tersebut diminta untuk mengisi sejumlah data seperti nama, alamat, jenis kanker, surat keterangan tidak mampu.
Tangkapan layar pesan berantai dengan klaim Keliru, Yayasan Miracle Hope membantu pengobatan kanker dI RS Gatot Subroto dengan metode Cell Cure
Hasil Cek Fakta
Dengan menggunakan kata kunci “Yayasan Miracle Hope”, Tempo menemukan bahwa pesan berantai ini telah beredar sejak 2013, dimuat oleh blog Kristiono. Isi narasi aslinya hanya memuat informasi bantuan dari Yayasan Miracle Hope, tanpa menyebut tentang Cell Cure di RS Gatot Subroto.
Tangkapan layar pesan berantai yang beredar sejak 2013, dimuat oleh blog Kristiono. Isi narasi aslinya hanya memuat informasi bantuan dari Yayasan Miracle Hope, tanpa menyebut tentang Cell Cure di RS Gatot Subroto.
Unggahan tersebut sempat dikomentari oleh admin Yayasan Miracle Hope pada 7 September 2013 dengan menjelaskan identitas yayasan, alamat kantor di Bandung, Jawa Barat serta alamat email di admin@hopeofmiracle.com, website http://www.hopeofmiracle.com, dan dua nomor kontak 022-61587255 / 08112105544.
Saat dicek, website http://www.hopeofmiracle.com tersebut tidak aktif lagi. Termasuk saat Tempo menghubungi nomor 022-61587255.
Setelah menerbitkan pesan tersebut di blognya, dua tahun kemudian atau pada 2 September 2015, Kristiono memberikan penjelasan bahwa informasi tersebut palsu.
“Maaf teman2 tyt (ternyata) setelah di crosscek kesana kemari, ini memang hoax… maaf bukan maksud memberi harapan palsu, saya hanya berpikir jika hal ini benar, maka saya sudah kehilangan kesempatan untuk memberi kabar baik kpd yg membutuhkan… jadi sekali lagi maaf… dan saya konfirmasi, ini memang hoax… trims atas pengertiannya,” tulis Kristiono.
Setelah 2013, pesan berantai itu kembali beredar pada 2017 seperti dimuat di blog ini.
Pada 2018 juga kembali beredar narasi tersebut dengan tambahan isi penyembuhan RS Gatot Subroto memulai pengobatan tumor ganas atau kanker Cell Cure.
Metode Cell Cure sendiri Cell cure therapy adalah metode pengobatan yang menggunakan sel imun tubuh pasien itu sendiri. Sel imun yang digunakan adalah sel dendritic. Dr. Nyoto Widyo Astoro, Sp.PD-KHOM menjelaskan kepada Tempo pada 2018, bahwa metode terapi Cell cure memang masih baru di Indonesia, namun sudah cukup lama dilakukan di luar negeri seperti Jerman dan Jepang.
Saat itu, Nyoto membantah bahwa RS Gatot Subroto memberikan pengobatan secara gratis sehubungan dengan diterapkannya cell cure ini, "Bohong itu. Nggak ada kita bikin itu. Bukan kita," sanggahnya.
Kesimpulan
Dari pemeriksaan fakta di atas, Tempo menyimpulkan, narasi Yayasan Miracle Hope membantu pengobatan kanker dI RS Gatot Subroto dengan metode Cell Cure adalah keliru. Pesan berantai ini telah beredar sejak 2013.
Tim Cek Fakta Tempo
Rujukan
- https://kristiono.wordpress.com/2013/09/05/yayasan-kanker-miracle-hope/ mailto:admin@hopeofmiracle.com
- http://www.hopeofmiracle.com
- http://www.hopeofmiracle.com
- https://www.maswarsito.com/2017/10/broadcast-pengobatan-kanker-yayasan.html
- https://gaya.tempo.co/read/1077415/betulkah-ada-cell-cure-di-rspad-gatot-subroto-ini-faktanya/full&view=ok
(GFD-2022-9560) [SALAH] Video “Wow.. Kakek ini berusia sampai 399thn”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 05/04/2022
Berita
Akun Facebook Masak Yuk Bund (fb.com/105609208030529) pada 3 April 2022 mengunggah sebuah video yang memperlihatkan seorang yang sedang terbaring di tempat tidur dengan sebagian narasi sebagai berikut:
“Wow.. Kakek ini berusia sampai 399thn”
“Wow.. Kakek ini berusia sampai 399thn”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang memperlihatkan seorang yang sedang terbaring di tempat tidur yang diklaim sebagai kakek yang berusia sampai 399 tahun merupakan klaim yang salah.
Faktanya, bukan 399 tahun. Pria di video itu adalah Luang Ta Yai, seorang Bhikkhu atau Biksu di Thailand yang akan berusia 109 tahun pada Agustus 2022.
Sebelumnya, klaim klaim yang menggunakan video yang memperlihatkan Luang Ta Yai sudah pernah beredar dan diperiksa faktanya seperti di artikel berjudul [SALAH] Video Manusia Tertua Di Dunia yang Berumur 163 Tahun dan [SALAH] Video “Bikhu Tertua asal Vietnam 399th” yang terbit di situs turnbackhoax.id pada bulan Februari dan Maret 2022.
Dilansir dari kedua artikel tersebut, Luang Ta, biksu berusia 109 tahun yang memberkati seorang bocah perempuan, menjadi perbincangan besar di dunia online ketika pengguna TikTok @auyary13 memposting klip itu. Luang lahir pada 12 Agustus 1913, dan akan berusia 109 tahun pada Agustus 2022. Ia telah mengabdi sebagai biksu Buddha selama 77 tahun.
Faktanya, bukan 399 tahun. Pria di video itu adalah Luang Ta Yai, seorang Bhikkhu atau Biksu di Thailand yang akan berusia 109 tahun pada Agustus 2022.
Sebelumnya, klaim klaim yang menggunakan video yang memperlihatkan Luang Ta Yai sudah pernah beredar dan diperiksa faktanya seperti di artikel berjudul [SALAH] Video Manusia Tertua Di Dunia yang Berumur 163 Tahun dan [SALAH] Video “Bikhu Tertua asal Vietnam 399th” yang terbit di situs turnbackhoax.id pada bulan Februari dan Maret 2022.
Dilansir dari kedua artikel tersebut, Luang Ta, biksu berusia 109 tahun yang memberkati seorang bocah perempuan, menjadi perbincangan besar di dunia online ketika pengguna TikTok @auyary13 memposting klip itu. Luang lahir pada 12 Agustus 1913, dan akan berusia 109 tahun pada Agustus 2022. Ia telah mengabdi sebagai biksu Buddha selama 77 tahun.
Kesimpulan
BUKAN 399 tahun. Pria di video itu adalah Luang Ta Yai, seorang Bhikkhu atau Biksu di Thailand yang akan berusia 109 tahun pada Agustus 2022.
Rujukan
(GFD-2022-9561) [SALAH]: Permohonan Aktor Steve Bersama Sang Anak Sebelum Dirinya Dieksekusi Mati
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 05/04/2022
Berita
Sebuah kanal Youtube bernama Lingkar Gosib mengunggah sebuah video berdurasi 3 menit 15 detik berjudul “Innalillahi… Permohonan Aktor Steve Bersama Sang Anak Sebelum Dirinya Dieksekusi Mati”. Dalam thumbnail video tersebut juga terdapat narasi “Memilukan Makan Bersama Anak Sebelum Ditembak Mati”.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, judul video tersebut nyatanya tidak sesuai dengan isi video. Narator dalam video tersebut hanya menjelaskan permintaan Steve Emmanuel untuk minta dibawakan masakan rumahan saja saat adiknya menjenguk ke penjara dan tidak ada pembahasan hukuman mati terhadap aktor tersebut.
Dilansir grid.id, Sejak ditangkap pada 21 Desember 2018 lalu, kasus hukum Steve menyita perhatian banyak orang karena polisi menyebut Steve telah menyelundupkan kokain dari Belanda sebanyak 100 gram. Saat tiba di Indonesia, Steve mengonsumsi kokain tersebut sebanyak 8 gram, sehingga dalam penangkapan Steve polisi hanya menemukan 92,04 gram saja.
Setelah menjalani persidangan, Steve akhirnya ditahui tuntutan melanggar pasal 112 Ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Karena melanggar pasal itu, jaksa menuntut Steve dijatuhi hukuman 13 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, subsider enam bulan kurungan.
Sementara itu dalam tuntutannya, jaksa menyatakan Steve telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 bukan tanaman beratnya melebihi lima gram. Dakwaan primer Pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang memuat soal ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup tidak terbukti.
Dilansir grid.id, Sejak ditangkap pada 21 Desember 2018 lalu, kasus hukum Steve menyita perhatian banyak orang karena polisi menyebut Steve telah menyelundupkan kokain dari Belanda sebanyak 100 gram. Saat tiba di Indonesia, Steve mengonsumsi kokain tersebut sebanyak 8 gram, sehingga dalam penangkapan Steve polisi hanya menemukan 92,04 gram saja.
Setelah menjalani persidangan, Steve akhirnya ditahui tuntutan melanggar pasal 112 Ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Karena melanggar pasal itu, jaksa menuntut Steve dijatuhi hukuman 13 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, subsider enam bulan kurungan.
Sementara itu dalam tuntutannya, jaksa menyatakan Steve telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 bukan tanaman beratnya melebihi lima gram. Dakwaan primer Pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang memuat soal ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup tidak terbukti.
Kesimpulan
Tidak sesuai dengan judul video. Faktanya, Steve Emmanuel terbebas dari jeratan hukuman mati dan pemberitaanya sudah ada sejak 2019 lalu. Dalam isi video tersebut juga tidak ada menyebutkan bahwa Steve Emmanuel akan ditembak mati.
Rujukan
- https://metro.tempo.co/read/1215526/steve-emmanuel-tak-dituntut-pidana-mati-pengacara-kaget/full&view=ok
- https://www.grid.id/read/042913324/gempar-artis-tampan-ini-bisa-lolos-dari-hukuman-mati-begini-ceritanya?page=all
- https://www.sonora.id/read/423167255/terbebas-dari-hukuman-mati-aktor-tampan-ini-kini-bisa-lebih-menghargai-hidup-sampai-minta-dibawakan-makanan-sisa-saja?page=3
(GFD-2022-9549) [SALAH] CEO Disney Ditangkap Karena Kasus Perdagangan Manusia
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 04/04/2022
Berita
“CEO of Disney arrested for human trafficking”
Terjemahan:
“CEO Disney ditangkap karena perdagangan manusia”
Terjemahan:
“CEO Disney ditangkap karena perdagangan manusia”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah informasi di media sosial dan mengklaim bahwa CEO Disney ditangkap di kediamannya Los Angeles, California. Informasi ini dikaitkan dengan adanya penangkapan 108 orang termasuk di antaranya 4 karyawan Disney karena kasus perdagangan manusia, karena kejadian tersebut, nama Disney jadi ramai diperbincangkan dan disangkutpautkan dengan kasus perdagangan manusia
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, tidak ada sumber pemberitaan yang valid terkait penangkapan CEO Disney dalam kasus tersebut. Melalui AFP, hal ini sudah terkonfirmasi oleh Biro Informasi dari Departemen Los Angeles Country Sheriff’s bahwa tidak ada penangkapan atas nama Bob Chapek, CEO Disney dan keterlibatannya dalam kasus perdagangan manusia yang sedang ramai diperbincangkan.
Klaim tersebut juga berasal dari artikel Vancouver Times (https://perma.cc/Q9SV-XJ74) yang merupakan artikel parodi dan kemudian dibagikan ulang dan diklaim seolah-olah kejadian yang sebenarnya.
Dengan demikian klaim CEO Disney Ditangkap Karena Kasus Perdagangan Manusia merupakan hoaks dengan kategori Konteks yang Salah.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, tidak ada sumber pemberitaan yang valid terkait penangkapan CEO Disney dalam kasus tersebut. Melalui AFP, hal ini sudah terkonfirmasi oleh Biro Informasi dari Departemen Los Angeles Country Sheriff’s bahwa tidak ada penangkapan atas nama Bob Chapek, CEO Disney dan keterlibatannya dalam kasus perdagangan manusia yang sedang ramai diperbincangkan.
Klaim tersebut juga berasal dari artikel Vancouver Times (https://perma.cc/Q9SV-XJ74) yang merupakan artikel parodi dan kemudian dibagikan ulang dan diklaim seolah-olah kejadian yang sebenarnya.
Dengan demikian klaim CEO Disney Ditangkap Karena Kasus Perdagangan Manusia merupakan hoaks dengan kategori Konteks yang Salah.
Kesimpulan
Hasil perika fakta Fathia IS.
Klaim tersebut salah, faktanya Biro Informasi dari Departemen Los Angeles Country Sheriff’s membantah informasi yang beredar tersebut, ia mengatakan Stasiun Sheriff Malibu/Lost Hills tidak menangkap Tuan Chapek, CEO Disney. Informasi beredar setelah terdapat 108 orang ditangkap oleh Polk Country Police in Florida karena kasus perdagangan manusia termasuk 4 karyawan Disney di dalamnya, namun tidak ada kabar yang valid terkait adanya keterlibatan CEO Disney dalam dua penangkapan tersebut.
Klaim tersebut salah, faktanya Biro Informasi dari Departemen Los Angeles Country Sheriff’s membantah informasi yang beredar tersebut, ia mengatakan Stasiun Sheriff Malibu/Lost Hills tidak menangkap Tuan Chapek, CEO Disney. Informasi beredar setelah terdapat 108 orang ditangkap oleh Polk Country Police in Florida karena kasus perdagangan manusia termasuk 4 karyawan Disney di dalamnya, namun tidak ada kabar yang valid terkait adanya keterlibatan CEO Disney dalam dua penangkapan tersebut.
Rujukan
- https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.326R6EW
- https://www.polksheriff.org/news-investigations/2022/03/16/polk-county-sheriff-s-office-arrests-108-during-six-day-human-trafficking-campaign-operation-march-sadness-2
- https://www.nbcnews.com/news/us-news/four-disney-employees-arrested-florida-human-trafficking-child-predato-rcna20422
Halaman: 6180/8008



