(GFD-2022-9580) [SALAH] 50 TON MINYAK GORENG DI KEDIAMAN IBAS
Sumber: facebook.comTanggal publish: 09/04/2022
Berita
Beredar video di YouTube dari channel GARUDA NEWS. Video tersebut disertai thumbnail yang mengklaim bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menimbun sebanyak 50 ton minyak goreng di kediamannya.
Hasil Cek Fakta
Setelah dilakukan pencarian fakta terkait dengan melihat full video, diketahui isi video tersebut membahas mengenai Ibas yang membagikan sebanyak 16 ton minyak goreng melalui pasar murah. Aksinya tersebut lantas dikomentari netizen di Twitter karena disangka Ibas telah menimbun minyak goreng. Lebih lanjut, Politisi PDI Perjuangan Ruhut Sitompul ikut berkomentar di akun Twitternya, Ruhut mengatakan Ibas telah kehilangan simpati rakyat.
Narasi yang sama persis dapat ditemukan di website wartaekonomi.co.id, dengan judul artikel “Ibas Dituding Timbun Minyak Goreng 16 Ton, Ruhut Tertawa: Dijoroki Kadernya yang Suka Nyinyir”.
Dilansir dari kompas.com, Ibas mengadakan operasi pasar murah di Kabupaten Ngawi dengan membagikan sebanyak 16 ton minyak goreng murah.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim channel GARUDA NEWS adalah tidak benar dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.
Narasi yang sama persis dapat ditemukan di website wartaekonomi.co.id, dengan judul artikel “Ibas Dituding Timbun Minyak Goreng 16 Ton, Ruhut Tertawa: Dijoroki Kadernya yang Suka Nyinyir”.
Dilansir dari kompas.com, Ibas mengadakan operasi pasar murah di Kabupaten Ngawi dengan membagikan sebanyak 16 ton minyak goreng murah.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim channel GARUDA NEWS adalah tidak benar dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR
Judul tidak sesuai dengan isi video. Video yang berdurasi 8 menit 8 detik tersebut membahas mengenai Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas yang dikomentari netizen karena membagikan 16 ton minyak goreng melalui operasi pasar murah.
Judul tidak sesuai dengan isi video. Video yang berdurasi 8 menit 8 detik tersebut membahas mengenai Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas yang dikomentari netizen karena membagikan 16 ton minyak goreng melalui operasi pasar murah.
Rujukan
(GFD-2022-9571) [SALAH] Gambar Tangkapan Layar Artikel Viva “JUTAAN Orang Tanda Tangani Petisi Bubarkan Banser”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 08/04/2022
Berita
Akun Facebook Miukyo Kyou pada 4 April 2022 pukul 01.56 memposting sebuah gambar tangkapan layar artikel milik Viva. Artikel tersebut berjudul “JUTAAN Orang Tanda Tangani Petisi Bubarkan Banser”.
NARASI:
“JUTAAN Orang Tanda Tangani Petisi Bubarkan Banser”
NARASI:
“JUTAAN Orang Tanda Tangani Petisi Bubarkan Banser”
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri melalui website Viva dengan mengacu pada keterangan tanggal yaitu 28 Maret 2022 pukul 11.00 WIB ditemukan artikel asli berjudul “Ribuan Orang Tanda Tangani Petisi Bubarkan Banser”. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dengan artikel asli yang terletak di gambar artikel kemudian terdapat nama Hardani Triyoga dan Aries Setiawan. Jika dilihat judul pada postingan Facebook dan artikel asli berbeda.
Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel Viva telah disunting pada bagian judul. Judul artikel yang asli adalah “Ribuan Orang Tanda Tangani Petisi Bubarkan Banser” sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel Viva telah disunting pada bagian judul. Judul artikel yang asli adalah “Ribuan Orang Tanda Tangani Petisi Bubarkan Banser” sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).
Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul. Faktanya, judul artikel yang asli adalah “Ribuan Orang Tanda Tangani Petisi Bubarkan Banser”.
Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul. Faktanya, judul artikel yang asli adalah “Ribuan Orang Tanda Tangani Petisi Bubarkan Banser”.
Rujukan
(GFD-2022-9572) [SALAH] Gambar Tangkapan Layar Artikel Detik.com “Jokowi: saya tidak berminat tiga periode kecuali dipaksa rakyat”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 08/04/2022
Berita
Akun Facebook Agus Syabana pada 4 April 2022 pukul 02.26 memposting sebuah gambar tangkapan layar artikel milik Deik.com. Artikel tersebut berjudul “Jokowi: saya tidak berminat tiga periode kecuali dipaksa rakyat”.
NARASI:
“Jokowi: saya tidak berminat tiga periode kecuali dipaksa rakyat”
NARASI:
“Jokowi: saya tidak berminat tiga periode kecuali dipaksa rakyat”
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri melalui website Detik.com dengan mengacu pada keterangan tanggal yaitu 15 Februari 2022 pukul 06.41 WIB ditemukan artikel asli berjudul “Suara Sanggahan Saat Foto Jokowi dan Soeharto Disandingkan”. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dengan artikel asli yang terletak pada penggunaan gambar Jokowi. Jika dilihat judul pada postingan Facebook dan artikel asli berbeda.
Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel Detik.com telah disunting pada bagian judul. Judul artikel yang asli adalah “Suara Sanggahan Saat Foto Jokowi dan Soeharto Disandingkan” sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel Detik.com telah disunting pada bagian judul. Judul artikel yang asli adalah “Suara Sanggahan Saat Foto Jokowi dan Soeharto Disandingkan” sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).
Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul. Faktanya, judul artikel yang asli adalah “Suara Sanggahan Saat Foto Jokowi dan Soeharto Disandingkan”.
Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul. Faktanya, judul artikel yang asli adalah “Suara Sanggahan Saat Foto Jokowi dan Soeharto Disandingkan”.
Rujukan
(GFD-2022-9573) [SALAH] Kuota 50 GB Gratis dalam Perayaan Ulang Tahun WhatsApp
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 08/04/2022
Berita
Beredar kembali pesan berantai yang mengatasnamakan WhatsApp sedang membagikan Kuota gratis untuk semua jaringan yang berlaku 90 hari dalam perayaan ulang tahun WhatsApp.
NARASI:
Lihat ini, Gratis 50GB (Semua Jaringan) berlaku selama 90 hari dalam Perayaan Ulang Tahun WhatsApp.*
Saya Telah Menerima Milik Saya.BUKA INI*
https://4g-whatsapp-jh3[dot]xyz/?s=1
Lihat ini, Gratis 50GB (Semua Jaringan) berlaku selama 90 hari dalam Perayaan Ulang Tahun WhatsApp.*
Saya Telah Menerima Milik Saya.*
BUKA INI*
https://4g.50gbga6.xyz?s=1
NARASI:
Lihat ini, Gratis 50GB (Semua Jaringan) berlaku selama 90 hari dalam Perayaan Ulang Tahun WhatsApp.*
Saya Telah Menerima Milik Saya.BUKA INI*
https://4g-whatsapp-jh3[dot]xyz/?s=1
Lihat ini, Gratis 50GB (Semua Jaringan) berlaku selama 90 hari dalam Perayaan Ulang Tahun WhatsApp.*
Saya Telah Menerima Milik Saya.*
BUKA INI*
https://4g.50gbga6.xyz?s=1
Hasil Cek Fakta
Faktanya pesan berantai itu adalah Hoaks Lama Beredar Kembali. Turnbackhoax.id pernah membahas tentang hoaks ini dengan judul “[SALAH] Tawaran Kuota Gratis 50GB di Perayaan Ulang Tahun WhatsApp” pada 5 Mei 2021 dan “[SALAH] Pesan Berantai Ulang Tahun WhatsApp ke-11 Gratis Kuota 35GB” pada tanggal 1 Agustus 2020.
Dilansir dari Kompas.com pesan berantai yang pernah muncul juga pada 2018, 2019, 2020, dan 2021 ini adalah penipuan untuk mencuri data pengguna dengan motif bagi bagi kuota. Pengguna yang mengklik tautan tersebut, kemudian diarahkan untuk membagikan informasi tersebut di WhatsApp dan tautan ini diduga merupakan phising yang berpotensi berbahaya.
Berdasarkan penjelasan di atas klaim ini adalah hoaks dengan kategori konten palsu.
Dilansir dari Kompas.com pesan berantai yang pernah muncul juga pada 2018, 2019, 2020, dan 2021 ini adalah penipuan untuk mencuri data pengguna dengan motif bagi bagi kuota. Pengguna yang mengklik tautan tersebut, kemudian diarahkan untuk membagikan informasi tersebut di WhatsApp dan tautan ini diduga merupakan phising yang berpotensi berbahaya.
Berdasarkan penjelasan di atas klaim ini adalah hoaks dengan kategori konten palsu.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)
Salah, pesan berantai yang mengatasnamakan WhatsApp bagi-bagi kuota gratis TErsebut adalah Hoaks Lama yang Beredar Kembali (HLBK). Dalam situs resmi WhatsApp.com tidak ada informasi mengenai hal tersebut.
Salah, pesan berantai yang mengatasnamakan WhatsApp bagi-bagi kuota gratis TErsebut adalah Hoaks Lama yang Beredar Kembali (HLBK). Dalam situs resmi WhatsApp.com tidak ada informasi mengenai hal tersebut.
Rujukan
Halaman: 6175/8008



