• (GFD-2022-10453) Keliru, Artikel 15 Orang Meninggal Dunia Saat Menghadiri Pesta Pernikahan

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 15/08/2022

    Berita


    Sebuah situs menurunkan artikel berita lengkap dengan foto diklaim merupakan peristiwa 15 orang meninggal tertimpa tenda saat menghadiri acara pesta pernikahan. 
    Dalam artikel ditulis, peristiwa itu bermula dari dinding bata yang dijadikan sebagai sandaran kanvas besar di pesta pernikahan. Namun dinding bata tersebut runtuh, dan reruntuhannya menimpa banyak tamu di bawahnya.  
    Sedikitnya 15 orang disebut tewas, termasuk kedua pengantin.
    Tangkapan layar informasi yang beredar di Facebook soal petaka pesta pernikahan

    Hasil Cek Fakta


    Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Tempo menemukan antara foto dan artikel yang dibagikan di atas merupakan dua peristiwa pada waktu dan tempat berbeda. Untuk artikel berita merupakan saduran dari artikel berita yang diterbitkan Serambi News, anak media dari grup Tribun yang terbit pada 25 Juni 2022.  
    Serambi menurunkan artikel tersebut dengan judul “ Petaka di Pesta Pernikahan, 9 Orang Tewas di Tempat, 7 Luka Parah Karena Peristiwa Mengerikan Ini,”. Dalam artikelnya Serambi mengutip pemberitaan media China yang terbit pada 22 Juni 2022. Peristiwa kecelakaan itu terjadi di acara pesta pernikahan pasangan di Longyan, Fujian, Cina. 
    Dalam berita serambi, data korban meninggal dalam peristiwa itu berjumlah 9 orang dan 7 orang terluka. Sementara data yang ditulis artikel di atas, mencapai 15 orang meninggal dunia termasuk kedua pengantin.
    Sementara foto yang digunakan dalam artikel adalah peristiwa yang terjadi di Kota Langsa, Aceh. Dengan reverse image tool dari Google dan Yandex, Tempo menemukan bahwa foto tersebut pernah dimuat di situs Serambi pada 28 Mei 2022 pukul 18.26. 
    Foto itu digunakan untuk melengkapi berita dengan judul Tenda Resepsi Pernikahan Ambruk Dihantam Angin Kencang di Langsa. Pada foto ditulis keterangan jika peristiwa tersebut merupakan kejadian robohnya tenda acara resepsi pernikahan di salah satu rumah warga Kota Langsa akibat diterjang hujan lebat dan angin kencang pada Sabtu, 28 Mei 2022, pukul 16.00 WIB. 
    Sumber: Tribun Aceh
    Hajatan pesta pernikahan tersebut berlangsung itu Lorong Satria, Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut . 
    Video detik-detik peristiwa tersebut juga diunggah Serambi di kanal YouTube pada 29 Mei 2022 dengan judul Hujan Angin Kencang Tumbangkan Tenda Pesta Pernikahan dan Pohon di Langsa

    Kesimpulan


    Dari hasil pemeriksaan di atas, Tempo menyimpulkan bahwa artikel berjudul Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Duka, 15 Orang Tewas Termasuk Pengantin  adalah Keliru. 
    Artikel berita dan foto merupakan dua peristiwa pada waktu dan tempat berbeda. Peristiwa yang diberitakan terjadi di di Longyan, Fujian, China. Insiden tersebut menyebabkan sembilan orang tewas, bukan 15 orang. 
    Sementara foto yang digunakan merupakan peristiwa yang terjadi di Kota Langsa, Aceh. Foto tersebut pernah dimuat di situs Serambi pada 28 Mei 2022 pukul 18.26. 

    Rujukan

  • (GFD-2022-10454) Keliru, Puluhan Anak Buah Ferdy Sambo Geruduk Mako Brimob

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 15/08/2022

    Berita


    Sebuah akun Facebook mengunggah video yang diberi judul BREAKING NEWS!!! Pvlvhan Anak Buah ferdy Sambo Gervdvk M4ko Brimob!!! Kpk (Baca : Breaking News, Puluhan Anak Buah Ferdy Sambo Geruduk Mako Brimob).
    Video ini menarasikan dugaan Ferdy Sambo yang masih mengerahkan pasukan dan anak buahnya. Sebanyak 25 orang yang diselidiki memiliki peran masing-masing, sehingga mereka diisolasi secara terpisah. Sebab apabila ditempatkan di satu tempat, ada kemungkinan mereka saling berkomunikasi dan lain sebagainya.
    Tangkapan layar unggahan di Facebook soal anak buah Irjen Ferdy Sambo.
    Video yang diunggah tanggal 12 Agustus 2022,  berdurasi 9,41 menit. Sampai tulisan ini dibuat, unggahan tersebut telah disukai 2,2 ribu, 336 ribu komentar, dan disaksikan 149 ribu  pengguna Facebook.

    Hasil Cek Fakta


    Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, Irjen Ferdy Sambo pada tanggal 9 Agustus 2022 ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. 
    Sebelum ditetapkan menjadi tersangka, Sambo ditangkap dan ditempatkan di Mako Brimob untuk menjalani pemeriksaan soal dugaan pelanggaran kode etik sejak tanggal 6 Agustus 2022.
    Untuk verifikasi video dan narasi dalam video ini, Tempo menelusuri fragmen video dengan reverse image tool dengan Yandex, Google, maupun kata kunci di Youtube. Dari penelusuran ditemukan bahwa fragmen-fragmen dalam video ini berasal dari potongan video pemberitaan dari stasiun televisi yang berbeda-beda. 
    Berikut ini fakta-fakta atas tiga cuplikan video tersebut:  
    Video 1
    Pemeriksaan cuplikan video 1
    Fakta: Video pada menit ke 2:30, berdasarkan penelusuran Tempo identik dengan tayangan Kompas TV tanggal 4 Agustus 2022. Dalam berita ini disampaikan Kadiv Propam Polri nonaktif, Irjen Ferdy Sambo penuhi panggilan penyidik Bareskrim. Ini merupakan pemeriksaan keempat atas kasus tewasnya Brigadir Yoshua alias Brigadir J di rumah dinasnya. Sebelumnya ia diperiksa di di Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya.
    Dilansir Tempo, Ferdy Sambo tiba di Bareskrim Polri pukul 09.55 WIB. Ia mengenakan seragam dan dikawal sejumlah personel Propam berbaret biru. Kepada jurnalis ia menyampaikan permintaan maaf kepada institusi Polri atas kasus yang melibatkannya. 
    Sambo juga menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga Brigadir J. Namun, ia tidak menyebutkan perlakuan yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap istri dan keluarganya.
    Video 2
    Pemeriksaan cuplikan video 2
    Fakta: Pada menit 2:50, Fragmen video menunjukan dua kendaraan taktis Brimob Polri dengan lampu depan menyala. Salah satu kendaraan taktis tersebut bertulis RIMUENG dengan nomor kendaraan 1413317-14.
    Dari hasil penelusuran Tempo, video ini identik dengan video yang diunggah Kompas TV tanggal 8 agustus 2022.
    Mobil yang tampak dalam fragmen ini yakni nomor kendaraan, tulisan, dan warnanya, identik dengan dengan mobil yang muncul dalam tayangan inews tanggal 6 Agustus 2022. Dilansir inews, sejumlah Anggota Brimob Bersenjata datang dengan kendaraan taktis  ke Gedung Bareskrim Polri.
    Sementara itu dilansir Tempo, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi mengatakan kedatangan Brimob terkait pengamanan kantor Bareskrim. Tujuan pengamanan tidak dijelaskan secara spesifik. 
    "Kehadiran personel Brimob untuk pengamanan Bareskrim, itu atas permintaan resmi Kabareskrim," ujarnya saat dihubungi Tempo, Sabtu sore, 6 Agustus 2022.
    Video 3
    Pemeriksaan cuplikan video 3
    Fakta: Pada menit ke 9:06, fragmen video menunjukkan tiga orang berseragam dengan masker hitam menenteng senjata. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, fragmen tersebut identik dengan tayangan CNN Indonesia pada tanggal 10 Agustus 2022.
    Dilansir CNN Indonesia, penjagaan di gerbang Mako Brimob diperketat seiring dengan penetapan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus kematian Nofryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. 
    Penetapan tersangka diumumkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers tanggal 9 Agustus 2022.
    Dilansir Tempo, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditahan di Markas Komando atau Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Penahanan dilakukan setelah Sambo ditangkap di Bareskrim Polri pada Sabtu sore, 6 Agustus 2022. 
    Menurut sumber Tempo, Irjen Sambo dibawa personel Brimob yang sudah ada di Bareskrim sejak pukul 13.00 WIB. 
    Saat ini Sambo ditempatkan di tempat khusus di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. 

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan bahwa narasi dan video “Puluhan Anak Buah Ferdy Sambo Geruduk Mako Brimob” adalah Keliru.
    Video tersebut adalah gabungan dari momen-momen saat Irjen Ferdy Sambo memenuhi panggilan penyidik Bareskrim dan penjagaan Bareskrim oleh Pasukan Brimob. Setelah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Irjen Ferdy Sambo dibawa ke Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10216) [SALAH] Foto Presiden Soekarno Bersama Jenderal Soedirman dan Ayah Rizieq Shihab

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 15/08/2022

    Berita

    “1. Ir.Soekarno

    2.Habib.husein syihab ( bpknya H.rizik syihab )

    3.Jendral.Soedirman”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook dengan nama pengguna “Khalimo Cokro” (https://www.facebook.com/profile.php?id=100004551974987) mengunggah sebuah foto yang menunjukkan Presiden Soekarno bersama dengan Jenderal Soedirman dan satu pria lainnya. Foto tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa pria di antara Soekarno dan Soedirman adalah Husein Shihab yang merupakan ayah dari Rizieq Shihab.

    Berdasarkan hasil penelusuran, narasi tersebut merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Pria yang berada di antara Presiden Soekarno dan Jenderal Soedirman bukan merupakan ayah Rizieq Shihab, melainkan Mohammad Yunus Khan, seorang diplomat India untuk Indonesia.
    Foto serupa juga dimuat oleh situs Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan keterangan bahwa foto diambil di tengah kunjungan Soekarno untuk meninjau Magelang tahun 1948.

    Narasi serupa juga pernah beredar sebelumnya. Artikel dengan topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id, dengan judul “[SALAH] “laki-laki di tengah Soekarno dan Jend Soerdirman itu adalah ayahandanya Habieb Risziq Shihab”” yang diunggah pada 4 Agustus 2020 dan artikel berjudul “[SALAH] Pria yang di Tengah Presiden Soekarno dan Jendral Soedirman adalah Ayahanda Rizieq Shihab” yang diunggah pada 26 Agustus 2021.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “Khalimo Cokro” (https://www.facebook.com/profile.php?id=100004551974987) tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.

    Hoaks lama yang kembali beredar. Faktanya, foto pria yang berada di antara Presiden Soekarno dan Jenderal Soedirman bukan merupakan ayah Rizieq Shihab, melainkan Mohammad Yunus Khan, seorang diplomat India untuk Indonesia saat meninjau Magelang tahun 1948.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10217) [SALAH] Vaksin Covid-19 mempengaruhi siklus menstruasi

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 15/08/2022

    Berita

    “Ih kalo ntar ada booster kedua /vaksin ke 4 aku ga bakalan ambil sih.
    Efek booster kmren ngeri di aku. Irregular and heavy menstruation sampai saat ini, udah 6 bulan belum balik jadi normal.

    Liat jurnal studi kasus di UK juga banyak yg mengalami kayak aku 🙃🙃”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah cuitan mengenai perubahan siklus menstruasi menjadi berat dan tidak normal setelah menerima vaksin booster Covid-19.

    Dikutip dari kompas.com Ketua Himpunan Endokrinologi Reproduksi dan Fertilitas Indonesia (HIFERI) Prof. Dr. dr. Wiryawan Permadi mengatakan, bahwa apabila terjadi perubahan siklus menstruasi setelah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, hal tersebut bukanlah disebabkan komponen spesifik dari vaksin. Tidak hanya dr. Wiryawan, Ketua Perhimpunan Fertilisasi in Vitro Indonesia (PERFITRI) Prof. Dr. dr. Hendy Hendarto menyampaikan, banyak hal yang dapat berpengaruh terhadap siklus haid, seperti kondisi psikologis. Menurutnya, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh vaksin Covid-19 terhadap siklus menstruasi.

    Dilansir dari Alodokter.com, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hubungan antara perubahan siklus menstruasi dan vaksin COVID-19. Namun, para ahli beranggapan ada beberapa hal yang memengaruhi perubahan siklus menstruasi, seperti rasa nyeri setelah vaksin, stres, dan konsumsi obat-obatan tertentu.

    Mengutip dari hallosehat.com pemerintah Inggris mengatakan, MHRA (Medicines and Healthcare Products Regulatory Agency) masih memonitor hubungan laporan-laporan masalah menstruasi dengan vaksinasi COVID-19. Sementara itu, European Medicines Agency (EMA) mengatakan bahwa mereka tidak menemukan adanya kaitan antara vaksinasi COVID-19 dan gangguan menstruasi dalam bentuk apapun.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)

    Ketua Himpunan Endokrinologi Reproduksi dan Fertilitas Indonesia (HIFERI) Prof. Dr. dr. Wiryawan Permadi mengatakan, bahwa apabila terjadi perubahan siklus menstruasi setelah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, hal tersebut bukanlah disebabkan komponen spesifik dari vaksin.

    Rujukan