• (GFD-2024-17024) [SALAH] Suporter Vietnam menyalakan kembang api di dekat hotel penginapan Timnas Indonesia

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 28/03/2024

    Berita

    🇮🇩 BREAKING NEWS

    Supporter Vietnam menyalakan Kembang Api di dekat Hotel Penginapan Skuad Garuda .

    Hal ini seperti yang dilakukan Supporter Indonesia kemarin ke Skuad Vietnam!😃😃

    Dibalas coy🤣

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah postingan di Facebook yang memperlihatkan sebuah foto dan narasi yang mengklaim jika suporter Vietnam menyalakan sebuah kembang api di dekat hotel tempat para pemain Indonesia menginap untuk mengganggu waktu istirahat mereka.

    Namun, klaim tersebut diklarifikasi oleh Vietnam Football Federation (VFF). Melalui situs resmi mereka dijelaskan jika foto kembang api yang beredar tersebut lokasinya berada sekitar 3 km dari tempat para pemain Indonesia dan tidak terkait dengan pertandingan pada 20 Maret 2024 kemarin. Kembang api tersebut memang merupakan agenda rutin dalam rangka untuk hiburan masyarakat di Hanoi, Vietnam.

    Dilansir dari situs VFF petugas media tim Indonesia, Naufal Laudza, juga mengatakan jika semuanya berjalan dengan baik dan di hotel mereka menginap juga tidak terdengar suara berisik apapun dari luar hotel.

    Kesimpulan

    Dilansir dari situs resmi Vietnam Football Federation klaim yang mengatakan jika suporter menyalakan kembang api di dekat hotel penginapan timnas Indonesia adalah salah. Faktanya kembang api tersebut berlokasi 3 km dari hotel dan tidak ada kaitannya dengan pertandingan 20 Maret 2024 kemarin.

    Rujukan

  • (GFD-2024-17280) Hoaks! Bumi akan gelap pada 8 April 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/03/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video berdurasi satu menit di Facebook menarasikan bahwa bumi akan terjadi kegelapan selama tiga hari, mulai dari 3 April 2024.

    Dalam unggahan tersebut, dinarasikan bumi akan melewati sabuk proton. Saat momen tersebut, tidak ada cahaya matahari ataupun bulan dipermukaan bumi. Pengunggah juga menyarankan kepada masyarakat untuk menyediakan stok makanan, air hingga lilin.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “KEJADIAN DI BUMI PADA 8 APRIL 2024

    Akan terjadi kegelapan selama 3 hari ketika bumi melewati sabuk poton.

    Inilah saat bumi masuk & melewati sabuk ini.

    Tidak akan ada sinar matahari atau cahaya bulan di permukaan bumi.

    Foton adalah partikel2 elektromaknetik yg bergerak dengan kecepatan cahaya & akan bertindak sbg penghalang atau perisai sementara di bumi yg mencegah cahaya matahari atau bintang melewatinya.

    Ini diperkirakan akan berlangsung selama 72 jam atau 3 hari. Tidak ada jeda atau periode cahaya.

    Selama 3 hari hanya akan ada kegelapan.

    Direkomendasikan untuk stok makanan, air, lilin & barang2 penting lainnya.

    Semua sinar matahari akan terhalang & panel surya tidak akan menghasilkan energi.

    Tetap di rumah & hindari bepergian demi keselamatan.

    Sinar matahari akan kembali ke bumi menandai dimulainya jaman keemasan.”

    Namun, benarkah Bumi akan gelap selama tiga hari dimulai pada 8 April 2024?

    Hasil Cek Fakta

    Profesor Riset Astronomi-Astrofisika BRIN, Prof Dr Thomas Djamaluddin MSc, melalui Instagram miliknya menyatakan narasi tersebut merupakan hoaks.

    “Jelas itu hoaks. Narasi bahwa bumi memasuki proton belt atau sabuk proton juga tidak dikenal dalam sains,” ujarnya dalam video Instagram resminya.

    Ia melanjutkan, bumi memang pernah mengalami kegelapan total bertahun-tahun karena tumpukan asteroid sebesar 10 kilometer, itu terjadi 66 juta tahun lalu. Saat ini, sampai 100 tahun mendatang, katanya, tidak ada asteroid besar yang mengancam bumi.

    Thomas juga menjelaskan alasan penyebab kegelapan bumi yang dijelaskan dalam video tersebut tidak ada dasar ilmiahnya.

    Klaim: Bumi akan gelap pada 8 April 2024

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-17281) Jokowi copot Pj Gubernur Aceh karena Anies menang telak di Aceh, benarkah?

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/03/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menarasikan Pj Gubernur Aceh langsung dicopot oleh Presiden Jokowi setelah pasangan calon nomor urut satu Anies-Muhaimin menang telak di Aceh.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Anies menang telak di Aceh, pjbt Gub dicopot Jkdok. Why ....?”

    Namun, benarkah Jokowi copot Pj Gubernur Aceh karena Anies menang telak di Aceh?

    Hasil Cek Fakta

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan pergantian Penjabat Gubernur Aceh dari Ahmad Marzuki kepada Bustami Hamzah sama sekali tidak bermuatan politis. Mendagri menegaskan pergantian Ahmad Marzuki dilakukan atas dasar masa jabatannya yang sudah terlalu lama.

    "Sudah satu tahun delapan bulan, sudah cukuplah, gantian. Kita belum ada Pj (penjabat) satu tahun delapan bulan," kata Tito Karnavian, dilansir dari ANTARA.

    Tito juga membantah dengan tegas bahwa pergantian penjabat gubernur itu ada kaitannya dengan kekalahan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden saat Pemilu 2024 di Provinsi Aceh.

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-17026) [SALAH] Bledug Muncul Setelah Bencana Gempa di Jatim dan Banjir Demak

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 28/03/2024

    Berita

    Beredar sebuah video di Instagram yang menunjukan sebuah gundukan seperti gunung di area persawahan warga yang di dalamnya terdapat belerang. Video tersebut diduga berlokasi di Grobogan Jawa Timur dan muncul setelah terjadinya gempa di Tuban pada 22 Maret 2024.

    NARASI:
    Kemunculan di postingan gunung api aktif di grobogan jawa tengah setelah gempa di tuban dan banjir di demak.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, gundukan tersebut merupakan Bledug Kramesan atau gunung berapi lumpur yang memang benar berlokasi di Grobogan Jawa Timur. Namun dugaan muncul setelah gempa bumi yang terjadi di Tuban adalah tidak benar.

    Dilansir dari cnbcindonesia.com, dalam catatan Badan Geologi, fenomena seperti Bledug Kramesan ini sudah ada sejak lama dan hal tersebut dijumpai pada beberapa naskah dari kerajaan- kerajaan di Jawa mengenai kehadiran mud volcano ini. Jarak Bledug Kramesan dari Bledug Kuwu adalah sekitar 3,4 km.

    Bledug Kramesan ini memiliki ketinggian 25 meter dari permukaan tanah. Bledug-bledug ini adalah material dari mud diapir yang lolos ke permukaan melalui rekahan-rekahan maupun struktur sesar.

    Dengan demikian, klaim Bledug yang muncul setelah gempa di Tuban adalah tidak benar, sehingga masuk dalam kategori konteks yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan.

    Fenomena Bledug Kramesan ini sudah ada sejak lama dan hal tersebut dijumpai pada beberapa naskah dari kerajaan- kerajaan di Jawa mengenai kehadiran mud volcano.

    Rujukan