KOMPAS.com - Bermunculan akun-akun Facebook menawarkan undian berhadiah mengatasnamakan Bank Nagari.
Hadiah yang ditawarkan yakni mobil, sepeda motor, paket umroh, paket wisata, dan emas.
Pengguna media sosial diminta mengeklik tautan atau link yang diklaim sebagai link pendaftaran undian berhadiah.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Undian berhadiah dari Bank Nagari disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (20/2/2025):
Sobat Nagari!
Selamat kamu telah beruntung Jangan lewatkan kesempatan memenangkan Hadiah Utamanya.!!
11: Unit Mobil Pajero Sport22: Unit Mobil Fortuner11: Unit Mobil Brio55: Unit Sepeda Motor Vario
33: Tiket Umroh Gratis20: Tiket Wisata Luar Negeri5000: Emas Logam Mulia
Dan Masih Banyak Hadiah Lainnya.Info Pendaftaran atau Pencetakan Kupon.
Syarat & Ketentuan:Sudah Menggunakan Mobile Banking Nagari.
akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Kamis (20/2/2025), yang menawarkan undian berhadiah dari Bank Nagari.
(GFD-2025-25803) [HOAKS] Undian Berhadiah Bank Nagari Periode Februari 2025
Sumber:Tanggal publish: 21/02/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Akun-akun Facebook yang menawarkan undian berhadiah merupakan akun tiruan.
Akun Facebook aslinya bank daerah tersebut memakai nama Bank Nagari dan telah memiliki ribuan pengikut.
Bank Nagari memang mengadakan undian berhadiah. Namun informasi undiannya disampaikan melalui media sosial dan situs web resmi Bank Nagari.
Melalui akun Instagram-nya, Bank Nagari menginformasikan mengenai modus penipuan undian berhadiah mengatasnamakan Bank Nagari.
Penipuan itu menyebarkan tautan atau link yang diklaim sebagai pendaftaran undian berhadiah.
"Adanya link yang menampilkan menu untuk pendaftaran mengikuti undian tabungan. Bank Nagari tidak pernah meminta nama lengkap, nomor telepon, nomor rekening, dan saldo akhir," tulis Bank Nagari pada 6 Februari 2025.
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil sampel tautan yang beredar dan melacaknya menggunakan URL Scan.
Hasilnya, tautan yang beredar tidak mengarah ke situs web resmi Bank Nagari.
Hasil pelacakannya dapat dilihat di sini, di sini, dan di sini.
Situs web bank tersebut yakni www.banknagari.co.id.
Sebelumnya, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan modus penipuan serupa pada 2024.
Akun Facebook aslinya bank daerah tersebut memakai nama Bank Nagari dan telah memiliki ribuan pengikut.
Bank Nagari memang mengadakan undian berhadiah. Namun informasi undiannya disampaikan melalui media sosial dan situs web resmi Bank Nagari.
Melalui akun Instagram-nya, Bank Nagari menginformasikan mengenai modus penipuan undian berhadiah mengatasnamakan Bank Nagari.
Penipuan itu menyebarkan tautan atau link yang diklaim sebagai pendaftaran undian berhadiah.
"Adanya link yang menampilkan menu untuk pendaftaran mengikuti undian tabungan. Bank Nagari tidak pernah meminta nama lengkap, nomor telepon, nomor rekening, dan saldo akhir," tulis Bank Nagari pada 6 Februari 2025.
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil sampel tautan yang beredar dan melacaknya menggunakan URL Scan.
Hasilnya, tautan yang beredar tidak mengarah ke situs web resmi Bank Nagari.
Hasil pelacakannya dapat dilihat di sini, di sini, dan di sini.
Situs web bank tersebut yakni www.banknagari.co.id.
Sebelumnya, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan modus penipuan serupa pada 2024.
Kesimpulan
Akun-akun Facebook yang menawarkan undian berhadiah dari Bank Nagari merupakan hoaks.
Akun tiruan tersebut menyebarkan tautan phishing yang tidak mengarah ke situs web resmi Bank Nagari.
Bank Nagari mengimbau nasabah agar mewaspadai penipuan berkedok undian berhadiah.
Akun tiruan tersebut menyebarkan tautan phishing yang tidak mengarah ke situs web resmi Bank Nagari.
Bank Nagari mengimbau nasabah agar mewaspadai penipuan berkedok undian berhadiah.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02yUqM5rbnntDhBzbeMJSvEh46jSMLnRBDJy6UvKv6ZF6mYrWLq17fpuQmnp2Q6dsNl&id=61573112792849
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid026SatnLkkQX2xKgRrTesSGgcSka8xJKsLWULMKD9MF82JW9Zk5JF1y1YedRVTtXEUl&id=61573446717202
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0cV9FiZqxk2T7bxmAvFxh32WRjgNqwZmhTzgDDWnbdKJwew93MsL6B6u2RokXhHY8l&id=61561602943580
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid032dsU6mBAafffdKfKcDGS16A6jVftUZkoBwzWdU3atJvGz5NPLFZVif9ADaXB3kSrl&id=61572622277332
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0sPm1P65geL4TCALjwY1vuRZE3MrHnwZiFRZm156NsLcwN97dk6dQR7EANhEShv8kl&id=61572824050614
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid036zamujdepxQtL3VChgK2K2y7ZoowMMCSMvU8gxTPNxtr8BrWoEFQ5G4LGh23WLQal&id=61572882698532
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0qHZ42JXsoRPQSJN4wDbKKb6nppPUNpmgETNrsfmpHqoQdWxZiR4gnBh5YDVgrY61l&id=61573045113084
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0SBsbABCXVW54bukSRutXEkXci4CQs7ix223tgvrqXpq8v4ETtjRQ4wecBjktRMRml&id=61573196872242
- https://www.facebook.com/banknagari.co.id/
- https://www.banknagari.co.id/berita?page=hR64oqAWZn2NDd2HKn0pcg%3D%3D
- https://www.instagram.com/p/DFt_qoapdKC/?hl=en
- https://urlscan.io/result/61114ce5-8dc1-44e2-b94e-b8b15cd3c7b5/
- https://urlscan.io/result/8278c4e1-f6e4-41f6-b172-4d118167d113/
- https://urlscan.io/result/c6477981-4de2-468d-933a-aa55e1088eff/
- https://www.banknagari.co.id/
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/10/09/084000482/-hoaks-link-undian-berhadiah-bank-nagari?page=all
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-25805) [KLARIFIKASI] Polisi Bantah Pembegalan di Purbalingga, Korban Beri Keterangan Palsu
Sumber:Tanggal publish: 21/02/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang menampilkan seorang pria mengaku menjadi korban pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
Namun, narasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan informasinya. Polisi memberi penjelasan bahwa pengakuan korban ternyata palsu.
Narasi yang mengeklaim seorang pria menjadi korban pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan seorang pria mengaku dibacok oleh orang tidak dikenal.
Berikut salah satu narasi yang ditulis dalam unggahan:
Begal beraksi lur..neng jmbatan tangkisan bengi..korbane wong limbasari...hati hati ya lur nek metu bengi #thinline #sportsmenegement #championsleague #Vod #bonus #monetisasi #semuaorang #pengikut #sorotan #fyp
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video soal pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga,
Namun, narasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan informasinya. Polisi memberi penjelasan bahwa pengakuan korban ternyata palsu.
Narasi yang mengeklaim seorang pria menjadi korban pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan seorang pria mengaku dibacok oleh orang tidak dikenal.
Berikut salah satu narasi yang ditulis dalam unggahan:
Begal beraksi lur..neng jmbatan tangkisan bengi..korbane wong limbasari...hati hati ya lur nek metu bengi #thinline #sportsmenegement #championsleague #Vod #bonus #monetisasi #semuaorang #pengikut #sorotan #fyp
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video soal pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga,
Hasil Cek Fakta
Dikutip dari Triibun Banyumas, setelah diselidiki oleh polisi, narasi dalam video tidak benar dan informasinya perlu diluruskan.
Tidak pernah ada pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.
"Hasil pendalaman dari penyidik Satreskrim hingga sore ini, kami menyimpulkan peristiwa tersebut tidak benar adanya," ujar Kapolres Purbalingga, AKBP Achmad Akbar, Sabtu (15/2/2025).
Ia menjelaskan, pria yang ada dalam video yakni warga Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga berinisial B.
Ia berpura-pura dibegal di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet karena kalah judi online.
Pria tersebut bermain judi online menggunakan uang mertuanya sebesar Rp 2.700.000 yang seharusnya digunakan untuk membeli mesin perontok padi.
Karena tidak bisa mengembalikan uang itu, B berbohong bahwa uang mertuanya raib dicuri begal.
"B menyusun sebuah peristiwa rekaan yang seolah-olah berakibat hilangnya uang dan barang miliknya," kata Achmad Akbar.
Untuk menyakinkan warga dan keluarganya, B melukai dirinya sendiri menggunakan cutter di beberapa bagian tubuh. Ia juga melukai bagian kepala menggunakan batu.
Tidak pernah ada pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.
"Hasil pendalaman dari penyidik Satreskrim hingga sore ini, kami menyimpulkan peristiwa tersebut tidak benar adanya," ujar Kapolres Purbalingga, AKBP Achmad Akbar, Sabtu (15/2/2025).
Ia menjelaskan, pria yang ada dalam video yakni warga Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga berinisial B.
Ia berpura-pura dibegal di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet karena kalah judi online.
Pria tersebut bermain judi online menggunakan uang mertuanya sebesar Rp 2.700.000 yang seharusnya digunakan untuk membeli mesin perontok padi.
Karena tidak bisa mengembalikan uang itu, B berbohong bahwa uang mertuanya raib dicuri begal.
"B menyusun sebuah peristiwa rekaan yang seolah-olah berakibat hilangnya uang dan barang miliknya," kata Achmad Akbar.
Untuk menyakinkan warga dan keluarganya, B melukai dirinya sendiri menggunakan cutter di beberapa bagian tubuh. Ia juga melukai bagian kepala menggunakan batu.
Kesimpulan
Narasi soal pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga merupakan informasi yang tidak benar.
Pria dalam video berpura-pura dibegal karena kalah judi online menggunakan uang mertuanya yang harusnya digunakan untuk membeli mesin perontok padi. Pria itu melukai dirinya sendiri seolah menjadi korban pembegalan.
Pria dalam video berpura-pura dibegal karena kalah judi online menggunakan uang mertuanya yang harusnya digunakan untuk membeli mesin perontok padi. Pria itu melukai dirinya sendiri seolah menjadi korban pembegalan.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/v/15bS9YaE2K/
- https://www.facebook.com/reel/929463859171005
- https://www.facebook.com/reel/1213098016904248
- https://banyumas.tribunnews.com/amp/2025/02/15/kejadian-begal-di-mrebet-purbalingga-hoaks-ternyata-uang-korban-habis-buat-judol?page=2
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-25813) [HOAKS] Prabowo Minta Maaf atas Kelangkaan Elpiji 3 Kg
Sumber:Tanggal publish: 21/02/2025
Berita
KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto diklaim menyampaikan permintaan maaf terkait kelangkaan elpiji 3 kilogram (kg).
Di dunia maya, beredar video berisi pidato Prabowo yang menyatakan tidak ada niat mempersulit kehidupan rakyat Indonesia.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut hoaks karena video yang asli disebarkan dengan konteks keliru.
Video Prabowo meminta maaf atas kelangkaan elpiji 3 kg disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
"Tidak ada niat sedikit pun untuk kami mempersulit kehidupan rakyat Indonesia," ujar Prabowo dalam video.
"Saya sungguh-sungguh bertekad bahwa sumpah yang saya ucapkan pada tanggal 20 Oktober di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat, di hadapan seluruh rakyat Indonesia, dan yang lebih penting di hadapan Tuhan yang Maha Kuasa," lanjutnya.
Berikut teks yang ditulis salah satu akun pada 5 Februari 2025:
Prabowo meminta maaf terkait kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg.
Di dunia maya, beredar video berisi pidato Prabowo yang menyatakan tidak ada niat mempersulit kehidupan rakyat Indonesia.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut hoaks karena video yang asli disebarkan dengan konteks keliru.
Video Prabowo meminta maaf atas kelangkaan elpiji 3 kg disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
"Tidak ada niat sedikit pun untuk kami mempersulit kehidupan rakyat Indonesia," ujar Prabowo dalam video.
"Saya sungguh-sungguh bertekad bahwa sumpah yang saya ucapkan pada tanggal 20 Oktober di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat, di hadapan seluruh rakyat Indonesia, dan yang lebih penting di hadapan Tuhan yang Maha Kuasa," lanjutnya.
Berikut teks yang ditulis salah satu akun pada 5 Februari 2025:
Prabowo meminta maaf terkait kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg.
Hasil Cek Fakta
Klip yang beredar bersumber dari pidato Prabowo saat menghadiri Perayaan Natal Nasional 2024 di Senayan, Jakarta pada 28 Desember 2025.
Pidatonya dapat disaksikan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, tepatnya pada jam ke-1 menit ke-4.
Transkrip pidatonya dapat dilihat di laman Kementerian Sekretariat Negara ini.
Selain mengucapkan selamat Natal dan keberagaman, Prabowo berjanji untuk tidak menjadi pemimpin yang menyulitkan rakyat Indonesia.
Pidato itu disampaikan jauh sebelum larangan penjualan elpiji 3 kg melalui pengecer yang berlaku mulai 1 Februari 2025.
Namun, keputusan itu telah dicabut.
Sebagaimana yang pernah ditulis Kompas.com, Prabowo menginstruksikan penataan ulang rantai pasok. Namun, sejauh ini tidak ada permintaan maaf dari Prabowo.
Pidatonya dapat disaksikan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, tepatnya pada jam ke-1 menit ke-4.
Transkrip pidatonya dapat dilihat di laman Kementerian Sekretariat Negara ini.
Selain mengucapkan selamat Natal dan keberagaman, Prabowo berjanji untuk tidak menjadi pemimpin yang menyulitkan rakyat Indonesia.
Pidato itu disampaikan jauh sebelum larangan penjualan elpiji 3 kg melalui pengecer yang berlaku mulai 1 Februari 2025.
Namun, keputusan itu telah dicabut.
Sebagaimana yang pernah ditulis Kompas.com, Prabowo menginstruksikan penataan ulang rantai pasok. Namun, sejauh ini tidak ada permintaan maaf dari Prabowo.
Kesimpulan
Video Prabowo meminta maaf atas kelangkaan elpiji 3 kg merupakan hoaks.
Pidato Prabowo saat Perayaan Natal Nasional 2024 disebarkan dengan konteks keliru. Larangan penjualan elpiji 3 kg melalui pengecer, tetapi tidak ada permintaan maaf dari Prabowo.
Pidato Prabowo saat Perayaan Natal Nasional 2024 disebarkan dengan konteks keliru. Larangan penjualan elpiji 3 kg melalui pengecer, tetapi tidak ada permintaan maaf dari Prabowo.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/1657699728156371
- https://www.facebook.com/reel/1657699728156371
- https://www.facebook.com/reel/594736033483228
- https://www.youtube.com/watch?v=cvyq_u7kC3I
- https://www.setneg.go.id/baca/index/sambutan_presiden_pada_perayaan_natal_nasional_tahun_2024
- https://nasional.kompas.com/read/2025/02/06/10165991/instruksi-presiden-prabowo-pengecer-lpg-3-kg-diaktifkan-kementerian-esdm-dan
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-25723) Hoaks Foto Peresmian Pagar Laut di Tangerang
Sumber:Tanggal publish: 20/02/2025
Berita
tirto.id - Kasus pagar laut di Tangerang menjadi pembahasan hangat selama dua bulan membuka tahun 2025. Terakhir, pada Selasa (18/2/2025), polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka pemalsuan dokumen pemasangan pagar laut di Kabupaten Tangerang.
Empat orang tersebut adalah Kepala Desa dan Sekretaris Desa Kohod, serta dua orang lain yang terlibat dalam pemalsuan 263 warkah. Warkah sebagai dokumen tentang pendaftaran dan penerbitan sertifikat tanah milik warga, menjadi alat untuk menerbitkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan pagar laut Desa Kohod, Kabupaten Tangerang, Banten.
Sebelumnya pada 27 Januari 2025, tim gabungan Ditpolair Polda Metro Jaya dan Polda Banten, bersama TNI AL, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pembongkaran pagar laut tersebut. Dari total 30,16 kilometer (km), pembongkaran dilakukan terhadap 15 km pagar laut.
Di media sosial, pembahasan soal pagar laut juga terus memanas. Di sekitar akhir Januari dan awal Februari 2025, muncul narasi yang menyebut adanya dokumentasi peresmian pagar laut di Tangerang tersebut.
"na ini bukti nya peresmian pagar laut yg di resmikan oleh Aguan, kapolri, Polda Banten dan aparat yg terkait.. terus kenapa pura² buta dan tuli," begitu tulis unggahan akun "Rakatra Channel" (arsip) pada 10 Februari 2025 lalu.
Di unggahan tersebut, disertakan sebuah foto sejumlah anggota Polri. Di bagian tengah foto terlihat sosok seperti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan pemilik Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan, yang berkemeja batik biru.
Dalam foto tersebut juga terdapat keterangan teks yang menyebut kalau ada upaya dari polisi untuk tidak mengusut kasus pagar laut. "Akhirnya ketemu juga foto peresmian pagar laut. Jejak digital," begitu tulis pesan di bagian bawah foto.
Unggahan tersebut memang hanya mengumpulkan empat reaksi (emoji) dan dua komentar, serta satu kali dibagikan ulang. Namun, narasi serupa juga kami temukan di beberapa akun lain, termasuk "Bram Borneo" (arsip), "Bung Glenn" (arsip), "Fathur Rochman" (arsip), dan "Trisula Merah" (arsip). Hal ini menunjukkan persebaran konten dan narasi ini cukup masif.
Kami juga menemukan unggahan serupa dibagikan akun @reelnetijen (arsip) di Instagram. Kebanyakan komentar yang memenuhi unggahan tersebut bernarasikan percaya dengan unggahan akun tersebut.
Lalu bagaimana faktanya? Apakah benar foto dokumentasi yang menunjukkan peresmian pagar laut oleh Aguan dan Kapolri Sigit tersebut?
Empat orang tersebut adalah Kepala Desa dan Sekretaris Desa Kohod, serta dua orang lain yang terlibat dalam pemalsuan 263 warkah. Warkah sebagai dokumen tentang pendaftaran dan penerbitan sertifikat tanah milik warga, menjadi alat untuk menerbitkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan pagar laut Desa Kohod, Kabupaten Tangerang, Banten.
Sebelumnya pada 27 Januari 2025, tim gabungan Ditpolair Polda Metro Jaya dan Polda Banten, bersama TNI AL, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pembongkaran pagar laut tersebut. Dari total 30,16 kilometer (km), pembongkaran dilakukan terhadap 15 km pagar laut.
Di media sosial, pembahasan soal pagar laut juga terus memanas. Di sekitar akhir Januari dan awal Februari 2025, muncul narasi yang menyebut adanya dokumentasi peresmian pagar laut di Tangerang tersebut.
"na ini bukti nya peresmian pagar laut yg di resmikan oleh Aguan, kapolri, Polda Banten dan aparat yg terkait.. terus kenapa pura² buta dan tuli," begitu tulis unggahan akun "Rakatra Channel" (arsip) pada 10 Februari 2025 lalu.
Di unggahan tersebut, disertakan sebuah foto sejumlah anggota Polri. Di bagian tengah foto terlihat sosok seperti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan pemilik Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan, yang berkemeja batik biru.
Dalam foto tersebut juga terdapat keterangan teks yang menyebut kalau ada upaya dari polisi untuk tidak mengusut kasus pagar laut. "Akhirnya ketemu juga foto peresmian pagar laut. Jejak digital," begitu tulis pesan di bagian bawah foto.
Unggahan tersebut memang hanya mengumpulkan empat reaksi (emoji) dan dua komentar, serta satu kali dibagikan ulang. Namun, narasi serupa juga kami temukan di beberapa akun lain, termasuk "Bram Borneo" (arsip), "Bung Glenn" (arsip), "Fathur Rochman" (arsip), dan "Trisula Merah" (arsip). Hal ini menunjukkan persebaran konten dan narasi ini cukup masif.
Kami juga menemukan unggahan serupa dibagikan akun @reelnetijen (arsip) di Instagram. Kebanyakan komentar yang memenuhi unggahan tersebut bernarasikan percaya dengan unggahan akun tersebut.
Lalu bagaimana faktanya? Apakah benar foto dokumentasi yang menunjukkan peresmian pagar laut oleh Aguan dan Kapolri Sigit tersebut?
Hasil Cek Fakta
Tirto mencoba melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) dari foto tersebut. Pencarian menggunakan Google Lens mengarahkan mengarahkan ke dua artikel dari medcom dan Republika.
Meski tidak persis sama, kedua foto ini menunjukkan tujuh orang dalam gambar, termasuk empat orang yang memakai topi polisi dan sosok pria berbaju batik biru di tengahnya. Berdasar keterangan teks di foto, kejadian tersebut adalah momen groundbreaking pembangunan Gedung Batalion A Brimob Polda Metro Jaya di Pantai Indah Kosambi (PIK 2), Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, pada 5 April 2023 lalu.
Dalam kesempatan itu, Kapolri Sigit turut hadir bersama dengan beberapa personel Polri dan Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho. Pada kesempatan itu juga turut hadir Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail. Sosok pria berbatik biru dalam gambar juga dipastikan adalah Aguan.
Berdasarkan informasi dalam artikel, gedung yang dibangun tersebut terletak di area seluas 4,8 hektare yang dihibahkan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Mako Brimob itu dibangun dengan kapasitas maksimal sebanyak 250 personel.
Hasil penelusuran juga menunjukkan unggahan foto dari akun Humas Polsek Serang Baru berikut. Akun tersebut juga membuat unggahan video dokumentasi kegiatan tersebut.
Kami juga menemukan keterangan resmi dari Polri terkait kegiatan pada April 2023 ini. Pembangunan markas Brimob di lokasi tersebut disebut penting mengingat banyaknya objek vital dan startegis di sekitar lokasi tersebut. Tidak ada pembahasan apapun mengenai kasus pagar laut yang kasusnya baru ramai menjadi perbincangan publik, hampir dua tahun setelah foto tersebut diambil.
Meski tidak persis sama, kedua foto ini menunjukkan tujuh orang dalam gambar, termasuk empat orang yang memakai topi polisi dan sosok pria berbaju batik biru di tengahnya. Berdasar keterangan teks di foto, kejadian tersebut adalah momen groundbreaking pembangunan Gedung Batalion A Brimob Polda Metro Jaya di Pantai Indah Kosambi (PIK 2), Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, pada 5 April 2023 lalu.
Dalam kesempatan itu, Kapolri Sigit turut hadir bersama dengan beberapa personel Polri dan Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho. Pada kesempatan itu juga turut hadir Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail. Sosok pria berbatik biru dalam gambar juga dipastikan adalah Aguan.
Berdasarkan informasi dalam artikel, gedung yang dibangun tersebut terletak di area seluas 4,8 hektare yang dihibahkan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Mako Brimob itu dibangun dengan kapasitas maksimal sebanyak 250 personel.
Hasil penelusuran juga menunjukkan unggahan foto dari akun Humas Polsek Serang Baru berikut. Akun tersebut juga membuat unggahan video dokumentasi kegiatan tersebut.
Kami juga menemukan keterangan resmi dari Polri terkait kegiatan pada April 2023 ini. Pembangunan markas Brimob di lokasi tersebut disebut penting mengingat banyaknya objek vital dan startegis di sekitar lokasi tersebut. Tidak ada pembahasan apapun mengenai kasus pagar laut yang kasusnya baru ramai menjadi perbincangan publik, hampir dua tahun setelah foto tersebut diambil.
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan, foto dokumentasi peresmian pagar laut oleh Aguan dan Kapolri Sigit bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Foto yang tersebar di Facebook tersebut adalah kegiatan groundbreaking pembangunan Gedung Batalion A Brimob Polda Metro Jaya di Pantai Indah Kosambi (PIK 2), Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut terlaksana pada 5 April 2023.
Sehingga foto yang tersebar di media sosial belakangan adalah kejadian dari dua tahun lalu yang tidak ada kaitannya dengan kasus pagar laut.
Foto yang tersebar di Facebook tersebut adalah kegiatan groundbreaking pembangunan Gedung Batalion A Brimob Polda Metro Jaya di Pantai Indah Kosambi (PIK 2), Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut terlaksana pada 5 April 2023.
Sehingga foto yang tersebar di media sosial belakangan adalah kejadian dari dua tahun lalu yang tidak ada kaitannya dengan kasus pagar laut.
Rujukan
- https://tirto.id/q/pagar-laut-GFKV
- https://www.facebook.com/dhedi.puetra/posts/pfbid0BBaQieSKdooC7MGJkWHETDoBgREijKbF3xb6HqZWJeoFX6mbmi39JJgorCZoXMwSl
- https://archive.ph/wip/iIA5i
- https://www.facebook.com/bram.borneo/posts/pfbid02xDzPtCuutbxLTmgGBv6iMjm6ZJvd96D8tn6BdqdSYKwyVXNsx82NprZMfS33oUkPl
- http://archive.ph/wip/lxQ21
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02QNFhmdCaf2E1HSNEbHWpcjD7Mghn94HqUNWCRLTxzmFdvwPofjTWEw5KmQuitCvtl&id=100087442503999
- https://archive.ph/wip/Cerd7
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=9924985317513562&id=100000065771458&rdid=6lPeXIMXjELUIcAO#
- https://archive.ph/M6k3B
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0kfsJ2DQYhXjmJ3Y7246xegGdF15fAej6ebT85cMxs1AUETufb6W5nqTYcuKf4yNdl&id=100087411648096
- https://archive.ph/wip/QYbbs
- https://www.instagram.com/reelnetijen/p/DFkbZrCzCpg/
- https://ghostarchive.org/archive/gATOr
- https://www.medcom.id/nasional/daerah/akWXG93K-amankan-proyek-pembangunan-nasional-markas-baru-brimob-dibangun-di-tangerang
- https://news.republika.co.id/berita/rsnu3v484/pembangunan-gedung-batalyon-a-brimob-di-pik-bisa-perkuat-stabilitas
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=544891957775421&set=pcb.544892034442080
- https://www.facebook.com/watch/?v=1231091860860139
- https://mediahub.polri.go.id/image/detail/6824-kapolri-resmikan-groundbreaking-batalyon-a-brimob-polda-metro-jaya
Halaman: 2065/7906

