• (GFD-2025-26755) Cek fakta, video penggerak demo dan penuduh ijazah palsu Jokowi ditangkap

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/04/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menarasikan pihak kepolisian menangkap penggerak demo dan penuduh ijazah palsu Presiden ke=7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

    Dalam video tersebut, terlihat seorang perempuan dan laki-laki dengan mengenakan baju tahanan berwarna jingga dan masker. Dalam video itu juga perempuan terlihat menangis.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “SI TARWIYAH PENGGER4K DEMO ADIL 1 JOKOW1 NANGIS SAAT DI TANGKAP

    Nah lu kalau begini siapa yg akan menolong

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Jangan pernah melawan orang yg sangat sabar 1 persatu akan ketangkep”

    Namun, benarkah video tersebut merupakan video penggerak demo dan penuduh ijazah palsu Jokowi?



    Hasil Cek Fakta

    ANTARA menggunakan Google Reverse Image untuk menemukan video serupa. Hasilnya, ditemukan video serupa dengan unggahan dengan judul “Polres Luwu Bongkar Kasus Penipuan Calon Siswa Bintara Polri, 2 Orang Ditangkap!”.

    Dalam deskripsi video, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Luwu, Sulawesi Selatan berhasil mengungkap kasus penipuan bermodus rekrutmen calon siswa Bintara Polri 2024.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dua orang tersangka, masing-masing berinisial HA (52) dan MR (52), ditangkap usai memperdaya sejumlah orang tua dengan janji meloloskan anak mereka dalam seleksi Bintara Polri.

    Kata Kapolres Luwu AKBP Arisandi, berdasarkan laporan dari empat orang tua calon siswa berinisial SC, EP, AD, dan ZM, total kerugian akibat aksi penipuan ini mencapai sekitar Rp750 juta.

    Sebelumnya, kuasa hukum Jokowi, Yakub Hasibuan, mengatakan [ihaknya akan menempuh langkah hukum terkait tuduhan ijazah palsu. Ada empat orang yang berpotensi dilaporkan. Yakub juga mengatakan berkas-berkas yang sudah dikumpulkan pun sudah masuk tahap finalisasi.

    Dengan demikian, video yang mengklaim penggerak demo dan penuduh ijazah palsu Jokowi ditangkap merupakan keliru.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2025

    Rujukan

  • (GFD-2025-26756) Hoaks! 41 pasukan khusus TNI gugur saat melakukan misi kemanusiaan di Gaza

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/04/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah pesan berantai beredar di WhatsApp menarasikan Letkol Inf Wisnu beserta 40 anggota pasukan khusus TNI bersandi Garuda Hitam gugur saat melaksanakan misinya di Gaza.

    Gugurnya Letkol Inf Wisnu beserta 40 anggotanya dinarasikan karena pengeboman yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat (AS) pada Jumat (25/4/2025) malam.

    Dalam unggahan tersebut disebutkan sebelumnya pasukan khusus TNI di Gaza menghancurkan gudang senjata milik Israel di Gaza. Pesan berantai tersebut disertai video seseorang mengenakan baju loreng khas TNI serta menggunakan masker, dan menyatakan TNI diserang Israel dan AS hingga gugur.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “INNALILLAAHI WAINNA ILAIHI RAAJI'UUN..

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    LETKOL inf. WISNU gugur beserta 40 Anggota Pasukan Khusus TNI yang bersandi GARUDA HITAM PBB daLam Misinya di Gaza akibat dibombardir pesawat gabungan IsraeL dan AS pada Jum'at MaLam 25 ApriL 2025 SeteLah sebeLumnya Menghancurkan Gudang senjata miLik IsraeL di Otoritas GAZA..

    TNI HEBAAAT DI GAZA, SEMOGA ALLAAH Subhaanahuh Wata'aLa TETAP MELINDUNGI TNI DAN MEMBERI KEMENANGAN TNI.. MEREKA GUGUR SEBAGAI SYUHADA KARENA MEMBELA MEREKA YANG DITINDAS OLEH ISRAEL YANG DIDUKUNG PENUH OLEH AS”

    Namun, benarkah 41 pasukan khusus TNI gugur saat melakukan misi kemanusiaan di Gaza?



    Hasil Cek Fakta

    Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi kepada ANTARA menyatakan bahwa pernyataan yang beredar merupakan hoaks.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    “Ini hoax,” ucapnya kepada ANTARA.

    Republik Indonesia secara konsisten terus mendukung perjuangan rakyat dan pemerintah Palestina dalam mewujudkan impian mereka memiliki sebuah negara yang merdeka.

    Berbagai upaya telah dilakukan baik di tingkat nasional maupun di kancah internasional, di mana Indonesia selalu berada di garda terdepan dalam membela Palestina.

    Pemerintah Indonesia, melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya TNI Angkatan Udara, mencetak sejarah dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan langsung melalui air dropping dengan menggunakan parasut ke wilayah Gaza. Sedikitnya, ada 20 bundel bantuan yang berhasil diterjunkan personel TNI AU ke wilayah selatan Gaza.

    Paket-paket bantuan dari rakyat Indonesia itu, di antaranya berisi makanan, air mineral, dan obat-obatan, dengan berat, masing-masing paket 160 kilogram. Baca selengkapnya di sini

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2025

    Rujukan

  • (GFD-2025-26760) [HOAKS] Video Sekjen Kemensos Janjikan Tunjungan Kesehatan Rp 150 Juta

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video di media sosial mengeklaim Sekjen Kementerian Sosial (Kemensos) Robben Rico menjanjikan tunjangan kesehatan sebesar Rp 150 juta bagi 20 orang tenaga kerja Indonesia (TKI).

    Bantuan itu diklaim diberikan usai rapat kerja antara Kemensos dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

    Namun, setelah ditelusuri video tersebut merupakan hasil manipulasi. Konten itu hoaks dan informasinya keliru.

    Video Robben Rico menjanjikan tunjungan kesehatan Rp 150 juta kepada 20 orang TKI salah satunya dibagikan akun Facebook ini.

    Dalam video Robben mengatakan, untuk mendapat bantuan masyarakat diminta mengirim pesan lewat Facebook dengan mencantumkan nama lengkap dan tempat negara bekerja.

    Hasil Cek Fakta

    Saat dicek, di website dan media sosial resmi Kemensos, tidak ditemukan informasi soal pemberian tunjungan kesehatan bagi para TKI.

    Ketika dicermati, terdapat kejanggalan dalam video tersebut, gerakan bibir Robben tampak tidak sinkron dengan perkataannya.

    Kemudian Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek video tersebut menggunakan Hive Moderation untuk memastikan apakah konten tersebut merupakan rekayasa artificial intelligence (AI).

    Setelah dicek, video Robben Rico menjanjikan tunjangan kesehatan kepada TKI memiliki probabilitas 91,2 persen dihasilkan oleh AI.

    Foto itu adalah momen ketika Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan unit pelaksana Kemensos di ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada 14 Maret 2024. 

    Kesimpulan

    Video Sekjen Kemensos Robben Rico menjanjikan bantuan Rp 150 juta kepada 20 TKI merupakan hasil manipulasi. Setelah dicek menggunakan Hive Moderation, video terdeteksi dihasilkan AI.

    Sampai saat ini tidak ada informasi kredibel pemerintah memberikan tunjungan kesehatan Rp 150 juta kepada TKI. 

    Rujukan

  • (GFD-2025-26761) [HOAKS] Nagita Slavina Meninggal Dunia pada 29 April 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Selebritas Nagita Slavina dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (29/4/2025). Kabar itu dibagikan oleh sejumlah akun Facebook.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar tersebut hoaks.

    Kabar meninggalnya Nagita Slavina dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada Selasa (29/4/2025), disertai foto Nagita terbaring di ranjang rumah sakit.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Virall Bikin Kejut Banyak Orang,, Innalillahi wa inna ilaihi rojiun,, Khabar Duka Artis Populer Nagita Slavina Menghembuskan Nafas Terakhirnya Hari Ini. Al Fatihah..

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek kabar terkini Nagita Slavina melalui akun Instagram miliknya dan suaminya, Raffi Ahmad, @raffinagita1717 (terverifikasi).

    Namun, tidak ditemukan informasi soal Nagita meninggal dunia. Istri Raffi Ahmad itu masih muncul dalam konten terbaru yang diunggah pada Selasa (29/4/2025).

    Sementara itu, foto Nagita terbaring di ranjang rumah sakit adalah foto lama. Foto yang sama ditemukan di pemberitaan Liputan6.com, 5 April 2017.

    Artikel itu memberitakan tentang Nagita yang jatuh sakit. Hal itu pertama kali diketahui dari unggahan Instagram @raffinagita 1717 dan dikonfirmasi oleh manajer Raffi Ahmad, Mira.

    Mira menyebut bahwa Nagita tak sampai dirawat di rumah sakit. Namun, akibat sakit tersebut Nagita belum bisa bangun dari tempat tidurnya.

    "Iya benar, Mbak Giginya sakit. Kalau dirawat sih enggak. Cuma dia barusan enggak bisa bangun dari tempat tidurnya," kata Mira.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar meninggalnya Nagita Slavina pada Selasa (29/4/2025) adalah hoaks.

    Istri Raffi Ahmad itu masih muncul dalam konten terbaru yang diunggah oleh akun Instagram @raffinagita1717 pada Selasa (29/4/2025).

    Sementara itu, foto Nagita terbaring di ranjang rumah sakit adalah foto lama. Foto yang sama ditemukan di pemberitaan Liputan6.com, 5 April 2017.

    Rujukan