(GFD-2025-25820) Cek Fakta: Tidak Benar Link Rekrutmen Pendamping Desa Kecamatan P3PD
Sumber:Tanggal publish: 24/02/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link rekrutmen Pendamping Desa Kecamatan P3PD, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 19 Desember 2024. Klaim link rekrutmen Pendamping Desa Kecamatan P3PD berupa tulisan sebagai berikut.
"Rekrutmen untuk Putra Putri Terbaik Indonesia melalui
Rekrutmen Bersama Pendamping Desa Kecamatan P3PD 2024-2025.
Mari memberikan yang terbaik untuk negara.
Klik link untuk mendaftar 4👇👇👇"
Klaim link rekrutmen Pendamping Desa Kecamatan P3PD mengarahkan masyarakat untuk mengakses link berikut untuk mendaftar Pendamping Desa Kecamatan P3PD.
"https://register2024.info/pendampingdesa2024/?fbclid=IwY2xjawIpGF5leHRuA2FlbQIxMQABHQcQ2j0lSNEJxex3iORN5fMRj6JtoghdW7KjCrx8aDr0dZb597nWJYJUxQ_aem_OLUVptu5osM1i-pxE_vQzw"
Jika link tersebut diklik, mengarah pada halaman situs yang meminta data pribadi seperti nama dan nomor telegram aktif, sebagai syarat untuk mendaftar.
Benarkah klaim link rekrutmen Pendamping Desa Kecamatan P3PD? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link rekrutmen Pendamping Desa Kecamatan P3PD, artikel Liputan6.com, "Kapan Rekrutmen Pendamping Desa 2025? Simak Persyaratannya" menyebutkan, rekrutmen Pendamping Lokal Desa (PLD) belakangan ini jadi sorotan publik yang ingin mendaftar untuk periode 2024-2025. Sejumlah informasi terkait rekrutmen tersebut juga jadi perhatian di media sosial.
Adapun kabar yang tersebar di media sosial terkait rekrutmen PLD saat ini merupakan hoaks atau palsu. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Instagram resminya.
“Kembali beredar informasi mengenai pendaftaran pendamping lokal desa melalui Instagram. Faktanya informasi tersebut tidak benar dan termasuk hoaks,” tulis (@kemendespdtt) pada Rabu (8/1/2025).
Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Ivanovich Agusta menegaskan bahwa rekrutmen Pendamping Lokal Desa (PLD) tahun 2025 belum resmi dibuka sehingga seluruh kabar yang beredar di media sosial dipastikan hoaks.
“Belum (dibuka rekrutmen PLD). Iya (hoaks),” ucapnya mengutip dari Merdeka.
Sebagai informasi, pendamping lokal desa merupakan pendamping profesional di desa yang berada di bawah Kemendes PDTT. Pendamping Lokal Desa bertugas langsung di desa dengan jenjang tingkatan terampil pemula.
Pendamping lokal desa berperan dalam membantu meningkatkan kegiatan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa. Biasanya PLD akan mendampingi satu hingga empat desa pada kecamatan lokasi tugas.
Kemudian status PLD bersifat kontrak tetapi bisa diperpanjang setiap tahun selama masih memenuhi syarat. Petugas PLD yang terpilih untuk menekan kontrak akan menerima gaji setiap bulannya.
Artikel lain berjudul "Hoaks Lowongan Kerja Pendamping Lokal Desa Makin Marak, Simak Aksi Kemendes PDT" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 14 Desember 2024 menyebutkan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menyatakan, rekrutmen Pendamping Lokal Desa (PLD) tahun 2024-2025 belum dibuka. Sebab itu masyarakat tidak tergiur tawar terkait lowongan kerja program tersebut, sebab diduga menjadi modus penipuan.
"Kementerian Desa dan PDT sampai saat ini, belum melakukan rekrutmen tersebut. Jadi, pemberitaan (yang beredar di media sosial) itu tidak benar," kata Kepala Pusat Penyusunan Keterpaduan Rencana Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Kemendes PDT Fajar Tri Suprapto, dikutip dari Antara, Sabtu (14/12/2024).
Hal senada sebelumnya telah disampaikan oleh Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendes PDT Rosyid. Ia menyampaikan bahwa Kemendes PDT telah mengambil langkah tegas, seperti melaporkan akun-akun tidak bertanggung jawab yang menyebarluaskan kabar tersebut.
Langkah tegas diambil karena penyebaran berita bohong atau hoaks mengenai rekrutmen Pendamping Lokal Desa itu bisa merugikan banyak pihak, termasuk masyarakat luas.
Sampai sejauh ini Kemendes PDT belum berencana melakukan rekrutmen PLD. Ke depannya apabila rekrutmen PLD memang akan digelar, informasi terkait hal tersebut akan disampaikan melalui laman web dan media sosial resmi Kemendes PDT.
Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "Marak Hoaks Lowongan Kerja Pendamping Lokal Desa, Begini Penjelasan Kemendes PDT" yang dimuat Liputan6.com, pada 22 November 2024.
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi tentang lowongan kerja Pendamping Lokal Desa (PLD) tahun 2024-2025. Pasalnya, kabar tersebut adalah hoaks.
Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendes PDT Rosyid mengatakan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal sampai pada saat ini belum melakukan rekrutmen untuk PLD tahun 2024-2025.
 "Jadi, bisa disimpulkan bahwa pemberitaan-pemberitaan terkait itu tidak betul,” kata Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendes PDT Rosyid, dikutip dari Antra, di Jakarta, Jumat (22/11/2024).
Â
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link rekrutmen Pendamping Desa Kecamatan P3PD tidak benar.
Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Ivanovich Agusta menegaskan bahwa rekrutmen Pendamping Lokal Desa (PLD) tahun 2025 belum resmi dibuka sehingga seluruh kabar yang beredar di media sosial dipastikan hoaks.
(GFD-2025-25824) [HOAKS] Foto Mahasiswa Dibayar untuk Ikut Demo Indonesia Gelap
Sumber:Tanggal publish: 24/02/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar foto yang diklaim menunjukkan pembagian uang kepada mahasiswa peserta aksi unjuk rasa bertajuk "Indonesia Gelap".
Narasi foto menyebutkan, demonstran mahasiswa dibayar untuk berunjuk rasa. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Foto yang diklaim sebagai bukti pembagian uang kepada demonstran mahasiswa peserta unjuk rasa "Indonesia Gelap" dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini pada Kamis (20/2/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Inilah contoh mahasewa Berkualitas Dapat upah, Rp.60.000 yang ikut teriak-teriaakk..
Screenshot Hoaks, foto mahasiswa dibayar untuk ikut unjuk rasa Indonesia Gelap
Narasi foto menyebutkan, demonstran mahasiswa dibayar untuk berunjuk rasa. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Foto yang diklaim sebagai bukti pembagian uang kepada demonstran mahasiswa peserta unjuk rasa "Indonesia Gelap" dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini pada Kamis (20/2/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Inilah contoh mahasewa Berkualitas Dapat upah, Rp.60.000 yang ikut teriak-teriaakk..
Screenshot Hoaks, foto mahasiswa dibayar untuk ikut unjuk rasa Indonesia Gelap
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri kebenaran foto tersebut dengan teknik reverse image search menggunakan Google Lens.
Foto yang sama ditemukan di unggahan akun Instagram @bangsamahardika, Rabu (19/2/2025).
Akun tersebut membagikan tangkapan layar unggahan X dari akun @yourcaccc yang mengatakan bahwa foto itu dibagikan dengan konteks keliru.
Menurut akun X @yourcaccc, foto diambil saat unjuk rasa penolakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada Desember 2024.
Ia juga mengatakan bahwa uang kertas yang tampak dalam foto tersebut adalah uang palsu untuk keperluan unjuk rasa.
Akun @yourcaccc melampirkan video TikTok @genfunofficial yang menunjukkan demonstran mahasiswa melemparkan uang mainan ke arah tembok pembatas area demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, pada 28 Desember 2024.
Sementara itu, Tempo mengidentifikasi salah seorang dalam foto tersebut sebagai mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari salah satu politeknik di Jakarta.
Dalam konfirmasinya kepada Tempo, Kamis (20/2/2025) mantan Ketua BEM bernama Reza itu membantah tuduhan bahwa ia membagikan uang saat demonstrasi Indonesia Gelap.
Menurut Reza, foto dan video tersebut diambil dalam aksi demonstrasi menolak PPN 12 Persen pada akhir Desember 2024 oleh BEM Seluruh Indonesia (BEM SI).
Reza juga mengatakan, foto tersebut tidak menunjukkan aksi demonstrasi mereka dibiayai pihak luar karena yang dibagikan adalah uang mainan sebagai perlengkapan aksi saat itu.
"Uang mainan itu akan dilemparkan bersamaan untuk menunjukan bukti kerakusan para penguasa," kata Reza.
Foto yang sama ditemukan di unggahan akun Instagram @bangsamahardika, Rabu (19/2/2025).
Akun tersebut membagikan tangkapan layar unggahan X dari akun @yourcaccc yang mengatakan bahwa foto itu dibagikan dengan konteks keliru.
Menurut akun X @yourcaccc, foto diambil saat unjuk rasa penolakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada Desember 2024.
Ia juga mengatakan bahwa uang kertas yang tampak dalam foto tersebut adalah uang palsu untuk keperluan unjuk rasa.
Akun @yourcaccc melampirkan video TikTok @genfunofficial yang menunjukkan demonstran mahasiswa melemparkan uang mainan ke arah tembok pembatas area demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, pada 28 Desember 2024.
Sementara itu, Tempo mengidentifikasi salah seorang dalam foto tersebut sebagai mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari salah satu politeknik di Jakarta.
Dalam konfirmasinya kepada Tempo, Kamis (20/2/2025) mantan Ketua BEM bernama Reza itu membantah tuduhan bahwa ia membagikan uang saat demonstrasi Indonesia Gelap.
Menurut Reza, foto dan video tersebut diambil dalam aksi demonstrasi menolak PPN 12 Persen pada akhir Desember 2024 oleh BEM Seluruh Indonesia (BEM SI).
Reza juga mengatakan, foto tersebut tidak menunjukkan aksi demonstrasi mereka dibiayai pihak luar karena yang dibagikan adalah uang mainan sebagai perlengkapan aksi saat itu.
"Uang mainan itu akan dilemparkan bersamaan untuk menunjukan bukti kerakusan para penguasa," kata Reza.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto yang diklaim sebagai bukti demonstran mahasiswa dibayar untuk mengikuti unjuk rasa "Indonesia Gelap" adalah hoaks.
Foto dan video tersebut diambil dalam aksi demonstrasi menolak PPN 12 Persen pada akhir Desember 2024 oleh BEM Seluruh Indonesia
Uang kertas yang tampak dalam foto tersebut adalah uang palsu untuk keperluan unjuk rasa.
Foto dan video tersebut diambil dalam aksi demonstrasi menolak PPN 12 Persen pada akhir Desember 2024 oleh BEM Seluruh Indonesia
Uang kertas yang tampak dalam foto tersebut adalah uang palsu untuk keperluan unjuk rasa.
Rujukan
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=122219241452098090&set=gm.1062389669015329&idorvanity=280083530579284
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=587472394284874&set=a.121195037579281
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=1815475692551095&set=gm.1063380628916233&idorvanity=280083530579284
- https://www.instagram.com/bangsamahardika/p/DGQq2w8SYo9/
- https://x.com/yourcaccc/status/1892057632258588980
- https://www.tiktok.com/@genfunofficial/video/7453084233201110279
- https://www.tempo.co/cekfakta/keliru-video-pembagian-uang-ke-mahasiswa-demonstran-indonesia-gelap-1210424
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-25825) Salah, Video Cristiano Ronaldo Tiba di NTT
Sumber:Tanggal publish: 24/02/2025
Berita
tirto.id - Nama mega bintang sepak bola dunia Cristiano Ronaldo belakang tengah menjadi perbincangan di tanah air. Pasalnya, pemain yang meraih lima gelar Ballon d’Or, atau penghargaan untuk pemain sepak bola terbaik dunia, itu dikabarkan akan mengunjungi Indonesia, tepatnya di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Isu kedatangan mantan pemain Real Madrid ke Indonesia itu bahkan sempat terkonfirmasi oleh PJ Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, seperti dikutip dari Antara. Ronaldo dikabarkan bertolak ke Indonesia pada 17 Februari 2025 dan tiba pada 18 Februari 2025. Kemudian, pada 19 Februari, sang pemain baru akan berangkat ke Kupang.
"Terjadi perubahan kedatangan Ronaldo ke Kupang. Jadi besok (hari ini) baru tiba di Jakarta lalu pada hari Rabu terbang menuju Kupang," kata Andriko Noto Susanto selaku Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur kepada Antara, Senin (17/2/2025).
Di tengah ramai perbincangan tentang kunjungan Ronaldo ke Indonesia, beredar sejumlah unggahan yang menyebarkan klaim bahwa pemain Timnas Portugal tersebut telah tiba di Kupang. Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Yufen Bana”(arsip), “Azir Muhajir”(arsip) dan “Ferdi Uskono”(arsip) dalam bentuk foto dan video.
Salah satu video memperlihatkan sosok Ronaldo sedang berjalan di sebuah ruang terbuka yang menyerupai taman sambil dikerumuni sejumlah orang. Keterangan teks dalam video dan takarir unggahan tersebut mengisyaratkan bahwa Ronaldo tengah berada di Kupang.
“laki-laki tidak bercerita tiba tiba su di kupang,” tulis keterangan teks dalam video tersebut. Lalu, di takarir salah satu unggahan, pengunggah juga bilang, “Viral inilah sang mega bintan sepak bola nomor 1 dunia welcome to kupang Cristiano Ronaldo."
Sementara itu, video lainnya memperlihatkan sosok Ronaldo sedang turun dari pesawat yang dinarasikan sebagai kedatangan pemain mega bintang tersebut di Kupang.
“Welcome to Kupang Cristiano Ronaldo,” tulis keterangan dalam video tersebut
Sepanjang Rabu (19/2/2025) hingga Senin (24/2/2025) atau selama enam hari tersebar di Facebook, salah satu unggahan telah memperoleh 136 ribu tanda suka, 3,3 ribu komentar, dan telah dibagikan sebanyak 1,9 ribu kali.
Lantas, benarkah klaim dalam bentuk foto dan video yang menyebut bahwa Ronaldo telah tiba di Kupang?
Isu kedatangan mantan pemain Real Madrid ke Indonesia itu bahkan sempat terkonfirmasi oleh PJ Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, seperti dikutip dari Antara. Ronaldo dikabarkan bertolak ke Indonesia pada 17 Februari 2025 dan tiba pada 18 Februari 2025. Kemudian, pada 19 Februari, sang pemain baru akan berangkat ke Kupang.
"Terjadi perubahan kedatangan Ronaldo ke Kupang. Jadi besok (hari ini) baru tiba di Jakarta lalu pada hari Rabu terbang menuju Kupang," kata Andriko Noto Susanto selaku Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur kepada Antara, Senin (17/2/2025).
Di tengah ramai perbincangan tentang kunjungan Ronaldo ke Indonesia, beredar sejumlah unggahan yang menyebarkan klaim bahwa pemain Timnas Portugal tersebut telah tiba di Kupang. Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Yufen Bana”(arsip), “Azir Muhajir”(arsip) dan “Ferdi Uskono”(arsip) dalam bentuk foto dan video.
Salah satu video memperlihatkan sosok Ronaldo sedang berjalan di sebuah ruang terbuka yang menyerupai taman sambil dikerumuni sejumlah orang. Keterangan teks dalam video dan takarir unggahan tersebut mengisyaratkan bahwa Ronaldo tengah berada di Kupang.
“laki-laki tidak bercerita tiba tiba su di kupang,” tulis keterangan teks dalam video tersebut. Lalu, di takarir salah satu unggahan, pengunggah juga bilang, “Viral inilah sang mega bintan sepak bola nomor 1 dunia welcome to kupang Cristiano Ronaldo."
Sementara itu, video lainnya memperlihatkan sosok Ronaldo sedang turun dari pesawat yang dinarasikan sebagai kedatangan pemain mega bintang tersebut di Kupang.
“Welcome to Kupang Cristiano Ronaldo,” tulis keterangan dalam video tersebut
Sepanjang Rabu (19/2/2025) hingga Senin (24/2/2025) atau selama enam hari tersebar di Facebook, salah satu unggahan telah memperoleh 136 ribu tanda suka, 3,3 ribu komentar, dan telah dibagikan sebanyak 1,9 ribu kali.
Lantas, benarkah klaim dalam bentuk foto dan video yang menyebut bahwa Ronaldo telah tiba di Kupang?
Hasil Cek Fakta
Seperti yang telah disinggung di awal, Ronaldo sendiri diisukan akan tiba di Jakarta pada 18 Februari dan bertolak ke Kupang sehari setelahnya. Namun, hingga Senin (24/2/2025), tidak ada satupun bukti atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim bahwa pemain yang kini bermain untuk klub Al-Nassr FC itu telah tiba di Indonesia.
Pemerintah Provinsi NTT sendiri telah memberikan klarifikasi lanjutan yang menyebut kedatangan Ronaldo ke Kupang belum dapat dipastikan kejelasannya. Hal ini diungkapkan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi NTT selaku Plh. Gubernur NTT, Dra. Flouri Rita Wuisan, M.M.
“Mengenai kedatangan Cristiano Ronaldo di Kupang belum ada informasi yang jelas,” katanya Rabu (19/2/2025), dikutip dari situs Pemprov NTT.
Menurut siaran pers tersebut, sesuai jadwal seharusnya pada 19 Februari 2025, pukul 10.00 Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA), ada pertemuan antara Cristiano Ronaldo dan Yayasan Graha Kasih Indonesia, beserta Pemerintah Provinsi NTT, dan Asosiasi Provinsi PSSI NTT, di Kantor Gubernur NTT. Namun, pertemuan tersebut dibatalkan karena CR7 belum tiba di Kupang.
Tirto kemudian mengecek foto dan video dalam klaim unggahan yang menyebut bahwa Ronaldo telah tiba di Kupang dengan menggunakan fitur reverse image search di Google.
Video tersebut nampak identik dengan video yang diunggah oleh ESPN pada 2 Juni 2023 dengan judul "Ronaldo greeted with hysteria at start of Singapore visit". Berdasarkan keterangan dalam takarir unggahan tersebut, video itu berlokasi di Singapura, bukan Kupang NTT.
Tirto mendapatkan informasi lanjutan dari situs mustsharenews.com yang menjelaskan bahwa peristiwa dalam video itu terjadi ketika Ronaldo berkunjung ke Singapore Botanic Gardens pada 2 Juni 2023.
Senada, kami juga menemukan artikel berita dari Liputan6yang memberitakan momen tersebut. Disebutkan, Ronaldo berada di Singapura dalam acara untuk mendukung beasiswa pemuda yang didirikan oleh filantropis Peter Lim.
Video lain yang menampilkan sosok Ronaldo sedang turun dari pesawat, yang dinarasikan sebagai kedatangan pemain mega bintang tersebut di Kupang, juga keliru. Berdasarkan penelusuran Tirto dengan menggunakan fitur reverse image search Google, video tersebut identik dengan video yang diunggah kanal youtube “Sports Extra” pada 14 Juni 2024.
Konteks asli video tersebut adalah momen saat Ronaldo dan Timnas Portugal tiba di Jerman untuk mengikuti kompetisi Euro 2024.
Pemerintah Provinsi NTT sendiri telah memberikan klarifikasi lanjutan yang menyebut kedatangan Ronaldo ke Kupang belum dapat dipastikan kejelasannya. Hal ini diungkapkan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi NTT selaku Plh. Gubernur NTT, Dra. Flouri Rita Wuisan, M.M.
“Mengenai kedatangan Cristiano Ronaldo di Kupang belum ada informasi yang jelas,” katanya Rabu (19/2/2025), dikutip dari situs Pemprov NTT.
Menurut siaran pers tersebut, sesuai jadwal seharusnya pada 19 Februari 2025, pukul 10.00 Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA), ada pertemuan antara Cristiano Ronaldo dan Yayasan Graha Kasih Indonesia, beserta Pemerintah Provinsi NTT, dan Asosiasi Provinsi PSSI NTT, di Kantor Gubernur NTT. Namun, pertemuan tersebut dibatalkan karena CR7 belum tiba di Kupang.
Tirto kemudian mengecek foto dan video dalam klaim unggahan yang menyebut bahwa Ronaldo telah tiba di Kupang dengan menggunakan fitur reverse image search di Google.
Video tersebut nampak identik dengan video yang diunggah oleh ESPN pada 2 Juni 2023 dengan judul "Ronaldo greeted with hysteria at start of Singapore visit". Berdasarkan keterangan dalam takarir unggahan tersebut, video itu berlokasi di Singapura, bukan Kupang NTT.
Tirto mendapatkan informasi lanjutan dari situs mustsharenews.com yang menjelaskan bahwa peristiwa dalam video itu terjadi ketika Ronaldo berkunjung ke Singapore Botanic Gardens pada 2 Juni 2023.
Senada, kami juga menemukan artikel berita dari Liputan6yang memberitakan momen tersebut. Disebutkan, Ronaldo berada di Singapura dalam acara untuk mendukung beasiswa pemuda yang didirikan oleh filantropis Peter Lim.
Video lain yang menampilkan sosok Ronaldo sedang turun dari pesawat, yang dinarasikan sebagai kedatangan pemain mega bintang tersebut di Kupang, juga keliru. Berdasarkan penelusuran Tirto dengan menggunakan fitur reverse image search Google, video tersebut identik dengan video yang diunggah kanal youtube “Sports Extra” pada 14 Juni 2024.
Konteks asli video tersebut adalah momen saat Ronaldo dan Timnas Portugal tiba di Jerman untuk mengikuti kompetisi Euro 2024.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta yang dilakukan, tidak ditemukan keterangan resmi yang membenarkan klaim foto dan video yang menarasikan bahwa Cristiano Ronaldo telah tiba di Kupang.
Hingga Senin (24/2/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, tidak ada satupun bukti atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim bahwa pemain yang kini bermain untuk klub Al-Nassr FC itu telah tiba di Indonesia.
Video yang disertakan dalam unggahan adalah momen saat Ronaldo berada di Singapura dan momen saat ia dan Timnas Portugal mendarat di Jerman untuk mengikuti kompetisi Euro 2024. Jadi, narasi dalam bentuk foto dan video yang mengeklaim bahwa Cristiano Ronaldo telah tiba di Kupang bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Hingga Senin (24/2/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, tidak ada satupun bukti atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim bahwa pemain yang kini bermain untuk klub Al-Nassr FC itu telah tiba di Indonesia.
Video yang disertakan dalam unggahan adalah momen saat Ronaldo berada di Singapura dan momen saat ia dan Timnas Portugal mendarat di Jerman untuk mengikuti kompetisi Euro 2024. Jadi, narasi dalam bentuk foto dan video yang mengeklaim bahwa Cristiano Ronaldo telah tiba di Kupang bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Rujukan
- https://www.antaranews.com/berita/4654393/pj-gubernur-sebut-cr7-baru-tiba-di-kupang-pada-19-februari
- https://web.facebook.com/reel/1326568735322789
- https://archive.ph/xtycR
- https://web.facebook.com/reel/613762174771093
- https://archive.ph/QybtH
- https://web.facebook.com/reel/1275084220448775
- https://archive.ph/UIPwt
- https://biroadpim.nttprov.go.id/pemprov-ntt-beri-klarifikasi-rencana-kedatangan-mega-bintang-sepak-bola-cristiano-ronaldo-cr7-di-kota-kupang-belum-ada-kejelasan-masyarakat-dihimbau-untuk-tetap-tenang/
- https://www.espn.com.sg/video/clip/_/id/37780587
- https://mustsharenews.com/cristiano-ronaldo-botanic-gardens/
- https://www.liputan6.com/photo/read/5305370/cristiano-ronaldo-kunjungi-singapura-untuk-dukung-beasiswa-pemuda?page=1
- https://www.youtube.com/watch?v=enW0hwXhS2o
(GFD-2025-25826) Hoaks Program Pembagian Saldo E-Toll Gratis dari Jasa Marga
Sumber:Tanggal publish: 24/02/2025
Berita
tirto.id - Beredar di media sosial, sebuah narasi yang menyebut bahwa PT Jasa Marga (Persero) Tbk sedang mengadakan program pembagian saldo e-toll gratis ke masyarakat senilai Rp500.000.
Disebutkan, program ini berlaku hingga 28 Februari 2025. Bagi yang berminat untuk mendapatkan saldo e-toll gratis tersebut, disebut perlu melakukan pendaftaran di tautan yang disediakan dalam unggahan.
Narasi ini diunggah di media sosial Facebook oleh sejumlah akun, di antaranya “E TOL” (arsip) pada Selasa (18/2/2025), lalu “Jesica Oktavia”(arsip) dan “Update berita terkini”(arsip) pada Rabu (19/2/2025), lewat unggahan yang berisi poster program tersebut. Poster tersebut diketahui juga mencatut logo perusahaan pengelola jalan tol Jasa Marga.
“Halo kawan JM! Di awal tahun 2025 PT. Jasa Marga (persero) Tbk bagi-bagi saldo e-toll gratis senilai Rp.500.000,- Daftar dan segera klaim saldo e-toll gratis dari PT JASA MARGA (PERSERO)Tbk. Dapatkan sekarang klik Daftar,” tulis keterangan takarir salah satu unggahan tersebut
Sepanjang Rabu (19/2/2025) hingga Senin (24/2/2025) atau selama lima hari tersebar di Facebook, salah satu unggahan itu telah memperoleh 79 tanda suka dan telah empat kali dibagikan.
Lantas, benarkah klaim yang menyebut bahwa Jasa Marga mengadakan program pembagian saldo e-toll gratis senilai Rp500 ribu?
Disebutkan, program ini berlaku hingga 28 Februari 2025. Bagi yang berminat untuk mendapatkan saldo e-toll gratis tersebut, disebut perlu melakukan pendaftaran di tautan yang disediakan dalam unggahan.
Narasi ini diunggah di media sosial Facebook oleh sejumlah akun, di antaranya “E TOL” (arsip) pada Selasa (18/2/2025), lalu “Jesica Oktavia”(arsip) dan “Update berita terkini”(arsip) pada Rabu (19/2/2025), lewat unggahan yang berisi poster program tersebut. Poster tersebut diketahui juga mencatut logo perusahaan pengelola jalan tol Jasa Marga.
“Halo kawan JM! Di awal tahun 2025 PT. Jasa Marga (persero) Tbk bagi-bagi saldo e-toll gratis senilai Rp.500.000,- Daftar dan segera klaim saldo e-toll gratis dari PT JASA MARGA (PERSERO)Tbk. Dapatkan sekarang klik Daftar,” tulis keterangan takarir salah satu unggahan tersebut
Sepanjang Rabu (19/2/2025) hingga Senin (24/2/2025) atau selama lima hari tersebar di Facebook, salah satu unggahan itu telah memperoleh 79 tanda suka dan telah empat kali dibagikan.
Lantas, benarkah klaim yang menyebut bahwa Jasa Marga mengadakan program pembagian saldo e-toll gratis senilai Rp500 ribu?
Hasil Cek Fakta
Pertama-tama, Tirto melakukan penelusuran dengan mengunjungi situs resmi Jasa Marga.
Hasilnya, kami tidak menemukan satupun informasi yang mengonfirmasi klaim bahwa perusahaan tersebut menyelenggarakan program pembagian saldo e-toll gratis.
Kami justru menemukan bahwa ketiga akun Facebook pengunggah klaim ini bukan merupakan akun resmi milik Jasa Marga. Akun media sosial resmi milik perusahaan tersebut bernama “PT Jasa Marga – Persero Tbk” (Facebook), “official.jasamarga” (Instagram), @OFFICIAL_JSMR dan @PTJASAMARGA (X, dulunya Twitter), dan Official Jasa Marga (YouTube).
Berdasarkan penelusuran di akun resmi milik perusahaan, kami juga tidak menemukan satupun keterangan terkait program pembagian saldo e-toll gratis.
Lewat unggahan dalam akun Instagram resmi Jasa Marga, kami justru menemukan bantahan dari perusahaan tersebut terkait klaim adanya program pembagian saldo e-toll gratis senilai Rp500 ribu.
“Jasa Marga saat ini tidak sedang mengadakan program berbagi Saldo E-Toll Gratis. Berbagai program serupa seperti yang tertera di foto postingan ini dan informasi selain dari akun media sosial resmi milik Jasa Marga adalah HOAX!” tulis keterangan dalam unggahan tersebut, pada Jumat (10/1/2025).
Jasa Marga mengingatkan bahwa program resmi perusahaan hanya diinformasikan melalui situs dan akun media sosial resmi milik perusahaan itu. Masyarakat diimbau untuk waspada atas informasi yang beredar dan selalu mengecek kebenaran di situs dan akun media sosial resmi milik perusahaan.
“Jika Kawan JM menemukan postingan serupa yang menyebarkan berita tidak benar, jangan ragu untuk laporkan akun tersebut ke platform media sosial terkait,” tulis Jasa Marga dalam keterangan tersebut
Hasilnya, kami tidak menemukan satupun informasi yang mengonfirmasi klaim bahwa perusahaan tersebut menyelenggarakan program pembagian saldo e-toll gratis.
Kami justru menemukan bahwa ketiga akun Facebook pengunggah klaim ini bukan merupakan akun resmi milik Jasa Marga. Akun media sosial resmi milik perusahaan tersebut bernama “PT Jasa Marga – Persero Tbk” (Facebook), “official.jasamarga” (Instagram), @OFFICIAL_JSMR dan @PTJASAMARGA (X, dulunya Twitter), dan Official Jasa Marga (YouTube).
Berdasarkan penelusuran di akun resmi milik perusahaan, kami juga tidak menemukan satupun keterangan terkait program pembagian saldo e-toll gratis.
Lewat unggahan dalam akun Instagram resmi Jasa Marga, kami justru menemukan bantahan dari perusahaan tersebut terkait klaim adanya program pembagian saldo e-toll gratis senilai Rp500 ribu.
“Jasa Marga saat ini tidak sedang mengadakan program berbagi Saldo E-Toll Gratis. Berbagai program serupa seperti yang tertera di foto postingan ini dan informasi selain dari akun media sosial resmi milik Jasa Marga adalah HOAX!” tulis keterangan dalam unggahan tersebut, pada Jumat (10/1/2025).
Jasa Marga mengingatkan bahwa program resmi perusahaan hanya diinformasikan melalui situs dan akun media sosial resmi milik perusahaan itu. Masyarakat diimbau untuk waspada atas informasi yang beredar dan selalu mengecek kebenaran di situs dan akun media sosial resmi milik perusahaan.
“Jika Kawan JM menemukan postingan serupa yang menyebarkan berita tidak benar, jangan ragu untuk laporkan akun tersebut ke platform media sosial terkait,” tulis Jasa Marga dalam keterangan tersebut
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta yang dilakukan, tidak ditemukan keterangan resmi yang membenarkan klaim bahwa Jasa Marga mengadakan program pembagian saldo e-toll gratis senilai Rp500 ribu.
Jasa Marga secara resmi telah membantah adanya program pembagian saldo e-toll gratis senilai Rp500 ribu. Lebih lanjut, akun pengunggah klaim ini juga bukan merupakan akun resmi milik Jasa Marga.
Jadi, informasi yang menyebut bahwa Jasa Marga mengadakan program pembagian saldo e-toll gratis senilai Rp500 ribu bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Jasa Marga secara resmi telah membantah adanya program pembagian saldo e-toll gratis senilai Rp500 ribu. Lebih lanjut, akun pengunggah klaim ini juga bukan merupakan akun resmi milik Jasa Marga.
Jadi, informasi yang menyebut bahwa Jasa Marga mengadakan program pembagian saldo e-toll gratis senilai Rp500 ribu bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Rujukan
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=122094446462785057&id=61573551713204
- https://archive.ph/xToDf
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=122104648778768993&id=61573069798248
- https://archive.ph/tIKAt
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=122108704190759920&id=61572797620509
- https://archive.ph/yb7HB
- https://www.jasamarga.com/?csrt=16206367214499287069
- https://web.facebook.com/official.jasamarga/?ref=bookmarks&_rdc=1&_rdr#
- https://www.instagram.com/official.jasamarga/?hl=en
- https://x.com/OFFICIAL_JSMR
- https://x.com/ptjasamarga?lang=bn
- https://www.youtube.com/channel/UCfLpB-6ummYUPjwckxjl9TA
- https://www.instagram.com/p/DEoqvsnSEaX/?hl=en
Halaman: 2058/7906
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141935/original/012984000_1740390412-pendamping_desa.jpg)



