• (GFD-2025-26522) CEK FAKTA: Video IKN Banjir

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/03/2025

    Berita



    Murianews, Kudus – Beredar video yang menarasikan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibukota Nusantara atau IKN banjir. Yuk cek fakta dan kebenarannya.



    Video IKN banjir itu beredar di sejumlah platform media sosial dan diseburkan melalui pesan berantari WhatsApp. Potongan video itu beredar beberapa waktu lalu.



    Salah satu video dengan narasi IKN banjir itu diunggah akun TikTok bernama jakikii8052, 12 Maret 2025. Dalam video yang beredar tampak depan Istana Kepresidenan IKN banjir.



    ”#ikn Jadi lautan,” tulis akun tersebut.



    Berikut tangkap layar dari postingan tersebut.



    Tangkap layar unggahan video IKN banjir di TikTok. (Dok.Murianews)



    Namun, benarkah video banjir tersebut?



    Penelusuran…

    Hasil Cek Fakta



    Melansir dari Antara, Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harrold Pantouw membantah IKN banjir.



    Ia pun memastikan unggahan tersebut merupakan hoaks atau rekayasa. Troy menegaskan video yang beredar merupakan hasil rekayasa yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).



    ”Teman-teman, terima kasih ya untuk meyakini dan meyakinkan tetangga, grup keluarga, WhatsApp ke mama, dan lainnya bahwa tayangan itu adalah rekayasa dan hoaks,” ujar Troy dalam keterangannya kepada media.



    Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengecek sumber resmi sebelum menyebarkan berita di media sosial.



    Pihaknya juga memastikan kondisi KIPP IKN saat ini aman dan tidak ada kejadian banjir sebagaimana yang disebarkan dalam video tersebut.



    Ia juga menegaskan pembangunan infrastruktur kawasan IKN telah memperhitungkan aspek tata kelola air dan mitigasi bencana, termasuk sistem drainase yang dirancang untuk menghindari risiko banjir.



    Masyarakat diminta untuk tetap mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan IKN melalui kanal resmi pemerintah guna menghindari misinformasi yang dapat menyesatkan opini publik.



    Kesimpulan...

    Kesimpulan



    Berdasarkan pernyataan juru bicara OIKN, Troy Harrold Pantouw, video dengan narasi IKN banjir merupakan Disinformasi dengan kategori misleading content atau konten menyesatkan.



    Konten ini biasanya bernuansa pelintiran untuk menyudutkan suatu pihak. Pembuatnya sengaja menciptakan konten ini dengan harapan menggiring opini sesuai dengan kehendaknya.



    Biasanya, pembuat konten ini memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, tapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
  • (GFD-2025-26112) Cek Fakta: Tautan Kompensasi Rp1,5 Juta Bagi Korban "Blending" BBM

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/03/2025

    Berita

    Suara.com - Beredar di media sosial sebuah unggahan dengan narasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) membuka posko pengaduan untuk masyarakat yang kendaraannya terkena dampak dari blending BBM khususnya pengguna Pertamax akan mendapat kompensasi sebesar Rp1,5 juta.

    Video tersebut diunggah di Instagram dan menampilkan narasi sebagai berikut:

    “LBH BUKA POS PENGADUAN KORBAN PERTAMAX OPLOSAN

    PERTAMAX ANGANTE KLAIM KOMPENSASI DARI PT.PERTAMINA (Persero)”

    Lantas benarkah narasi yang disampaikan?

    Hasil Cek Fakta

    Melansir ANTARA, telah dilakukan penelusuran fakta dengan membuka tautan yang disertakan di profil Instagram pengunggah.

    Ketika membuka tautan tersebut, pengguna diminta untuk mengisi data diri seperti nama yang sesuai dengan KTP dan nomor telepon aktif yang terhubung dengan telegram. Tautan tersebut merupakan bentuk phising yang mencuri data pribadi.

    Tim CSIRT Kota Tangerang menganalisa tautan yang dikirim di aplikasi perpesanan merupakan tautan phising. Alamat IP dari domain yang diperiksa terdeteksi sebagai malware.

    Setelah memasukkan nama, nomor telepon dan klik tombol cek status, sebuah form tambahan yang meminta korban untuk memasukkan Kode OTP akan muncul.
  • (GFD-2025-26113) Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video ini Jembatan di Puncak Bogor Jebol Akibat Banjir

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/03/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang diklaim sebuah jembatan di Puncak, Bogor, Jawa Barat jebol akibat banjir beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 9 Maret 2025.
    Dalam video tersebut, tampak sebuah kawasan perumahan diterjang banjir bandang. Air langsung menerjang jalanan dan menghayutkan sejumlah barang dan puing-puing. Video itu kemudian disebut-sebut terjadi di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.
    "TINGGINYA CURAH HUJAN DI JEMBATAN PUNCAK BOGOR JEBOL MELUAP SAMPAI KE SELURUH TITIK," demikian narasi dalam video tersebut.
    "Akibat tingginya surah hujan jembatan puncak Bogor jebol meluap mengakibatkan rumah pada rusak," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 38 kali direspons dan mendapat 56 komentar dari warganet.
    Benarkah dalam video itu merupakan peristiwa jembatan di Puncak, Bogor, Jawa Barat jebol akibat banjir? Berikut penelusurannya.
     
    Ikuti Kuis Cek Fakta Liputan6.com di Aplikasi Youniverse dan menangkan saldo e-money jutaan rupiah.
    Caranya mudah:
    * Gabung ke Room Cek Fakta di aplikasi Youniverse
    * Scroll tab ke samping, klik tab “Campaign”
    * Klik Campaign “Kuis Cek Fakta”
    * Klik “Check It Out” untuk mengikuti kuisnya
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video diklaim sebuah jembatan di Puncak, Bogor, Jawa Barat jebol akibat banjir. Penelusuran dilakukan dengan mengunggah gambar tangkapan layar dari video tersebut ke situs Google Images.
    Hasilnya, ditemukan gambar identik di artikel berjudul "Japan mudslide: At least 19 people missing after disaster in town of Atami west of Tokyo" yang dimuat situs news.sky.com pada 3 Juli 2021.
    Berikut gambar tangkapan layarnya.
    Video tersebut merupakan peristiwa bencana tanah longsor yang terjadi di Kota Atami, Jepang pada Juli 2021. Rekaman kamera pengawas menunjukkan gelombang lumpur hitam longsor menuruni lereng gunung, merobohkan dan menghancurkan rumah-rumah yang dilaluinya.
    Pejabat manajemen bencana di prefektur Shizuoka, Jepang bagian tengah, mengatakan tanah longsor terjadi pada Sabtu pagi di kota tersebut, yang terkenal dengan sumber air panasnya.
    Pejabat manajemen bencana prefektur Takamichi Sugiyama mengatakan puluhan rumah telah terkubur dan petugas penyelamat sedang mencari sedikitnya 19 orang. Ia menambahkan bahwa jumlah orang yang hilang mungkin bertambah.
     

    Kesimpulan


    Video diklaim sebuah jembatan di Puncak, Bogor, Jawa Barat jebol akibat banjir ternyata tidak benar. Faktanya, video tersebut merupakan peristiwa banjir di Kota Atami, Jepang pada Juli 2021.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26117) [HOAKS] Akun Facebook Sebar Link Promo Ramadhan Bank Mandiri

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/03/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Bermunculan akun-akun Facebook mengatasnamakan Bank Mandiri. Sejumlah akun tersebut menyebarkan link atau tautan yang diklaim sebagai akses pendaftaran program spesial Ramadhan.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan yang disebarkan merupakan phishing. Konten itu hoaks yang perlu diluruskan informasinya.

    Tautan promo spesial Ramadhan Bank Mandiri disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Selasa (11/3/2025):

    "PROGRAM SPESIAL RAMADHAN" bagi semua nasabah Bank Mandiri yang sudah menggunakan Mobile Banking / Livin by mandiri

    Gebyar Undian Berhadiah Hadir kembali,Ayo buruan daftar agar memenangkan grand prize seperti :

    -5 unit mobil Alphard-5 unit mobil CR-V Turbo-5 unit mobil Xpander

    -5 unit mobil Fortuner-8 unit Motor Xmax-20 unit TV Led 50 in

    -20 unit Smartphone promax14-20 emas batangan & logam mulia

    -20 paket wisata singapore-50 paket umroh gratis-pendaftaran (gratis)

    Masih banyak keuntungan lainnya... Info lebih lanjut pendaftaran (GEBYAR UNDIAN BANK MANDIRI) silakan klik menu (Daftar) Yang Sudah kami sediakan...

    Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk M Ashidiq Iswara meluruskan, akun Facebook dan tautan yang beredar bukanlah sumber resmi dari Bank Mandiri.

    "Bank Mandiri mengimbau nasabah dan masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap akun atau informasi yang mengatasnamakan Bank Mandiri di luar kanal resmi kami," ujarnya melalui keterangan yang diterima Kompas.com, Rabu (12/3/2025).

    Akun Facebook resmi bank BUMN tersebut memiliki nama akun Mandiri Care dengan centang biru, yang menandakan akun telah terverifikasi.

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek salah satu tautan yang disebarkan akun Facebook.

    Hasil pelacakan Where Goes menunjukkan, tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi Bank Mandiri.

    Informasi mengenai program spesial Ramadhan Bank Mandiri dapat dilihat di situs web resmi ini.

    Ashidiq mengimbau kepada nasabah untuk memastikan hanya mengakses informasi melalui saluran resmi.

    "Khusus di bulan Ramadhan tahun ini, beragam promo menarik dapat dilihat di bmri.id/ramadan2025 atau kunjungi akun sosial media resmi @bankmandiri," imbuhnya.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Akun-akun Facebook menyebarkan link program spesial Ramadhan dari Bank Mandiri merupakan hoaks.

    Tautan yang disebarkan tidak mengarah ke situs web resmi Bank Mandiri.

    Bank Mandiri mengimbau nasabah untuk berhati-hati terhadap akun tiruan dan hanya mengakses promo Ramadhan melalui saluran resmi.

    Rujukan