• (GFD-2025-29155) CEK FAKTA: Salah! KPK Sita Semua Aset Sahroni dan Puan Maharani - TIMES Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/09/2025

    Berita

    TIMESINDONESIA, JAKARTA – Beredar video di media sosial tentang KPK yang menyita seluruh aset Syahroni dan Puan Maharani. Video tersebut dibagikan akun Facebook Dewi Ratih melalui Reels pada 12 September 2025.

    Adapun narasi lengkapnya sebagai berikut:
    “KPK sita semua aset Sahroni dan puan Maharani….!!!!!!!!
    kang Dedi Mulyadi dan salsa Erwina kembali bongkar borok baru DPR 250 anggota DPR dipecat”

    Video tersebut telah dibagikan ulang lebih dari 1.900 kali dan dikomentari lebih dari 3.100 kali, serta disukai lebih dari 47 ribu kali.

    https://www.facebook.com/reel/758397337068345

    Benarkah informasi dalam video tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan  penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, informasi KPK menyita seluruh aset Ahmad Sahroni dan Puan Maharani, salah. Hasil penelusuran di mesian pencarian Google dengan kata kunci "KPK sita aset ahmad sahroni puan maharani" tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel yang mengabarkan dan membernarkan klaim tersebut.

    Tim Cek Fakta menemukan sejumlah pemberitaan berupa penelusuran atas klaim tersebut, seperti Turnbackhoax.id ([SALAH] KPK Menyita Semua Aset Sahroni dan Puan Maharani | Turnbackhoax).  Hasilnya tidak benar alias hoaks.

    Kesimpulan

    Klaim “KPK menyita semua aset Ahmad Sahroni dan Puan Maharani” adalah salah. Video tersebut merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29156) Cek Fakta: Video Anies Baswedan Jadi Menko Polkam

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/09/2025

    Berita



    Murianews, Kudus – Beredar video yang menarasikan mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Menko Polkam. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com, narasi tersebut merupakan HOAKS.



    Video yang menarasikan Anies Baswedan menjadi Menko Polkam itu salah satunya diunggah akun Facebook bernama Atun Trisnawati, Selasa (16/9/2025) lalu.



    Dalam video itu terdapat narasi “JOKOWI MENGAMUK SETELAH PRABOWO SUBIANTO RESMI TUNJUK ANIES BASWEDAN SEBAGAI MENKOPOLHUKAM BARU”.



    Narator dalam video itu menyebutkan, Jokowi ngamuk setelah Prabowo menunjuk Anies Baswedan menjadi Menko Polhukam menggantikan Budi Gunawan.



    Disebutkan meskit tidak secara langsung mengatakan ketidaksukaannya pada keputusan itu, namun dari raut wajah dan pernyataan, Jokowi tak berkenan dengan keputusan itu.



    Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut merupakan hoaks. Penelusuran selengkapnya dapat disimak di halaman berikut.



    Penelusuran…



    Penelusuran…



    Tim Cek Fakta Murianews.com mencoba menelusuri itu dengan memasukkan kata kunci ”Anies jadi Menko Polkam” di mesin pencarian Google.



    Hasilnya, terdapat pemberitaan dari SINDOnews.com berjudul ”Mahfud MD, Andika Perkasa, dan Anies Baswedan Punya Peluang Jadi Menko Polkam” pada Minggu (14/9/2025)



    Laporan itu menyebut pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair), Airlangga Pribadi Kusman, menilai Anies Baswedan berpeluang ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) oleh Prabowo.



    Tim Cek Fakta Murianews.com kemudian memasukkan kata kunci “Menko Polkam Baru” di mesin pencarian google.



    Hasilnya, terdapat pemberitaan dari Kompas.com berjudul ”Prabowo Lantik Djamari Chaniago Jadi Menko Polkam, Gantikan Budi Gunawan” pada Rabu (17/09/2025).



    Dalam pemberitaan itu menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto melantik Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).



    Ia menggantikan Budi Gunawan yang di-reshuffle pada Senin (8/9/2025), yang posisi sebelumnya dijabat oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menko Polkam Ad Interim.



    Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Tahun 2024-2029 yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.



    Kesimpulan…

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan



    Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan, Tim Cek Fakta Murianews.com mengkategorikan video bernarasi ”Anies Baswedan menjadi Menko Polkam” merupakan konten disinformasi berjenis fabricated content.
  • (GFD-2025-29125) [SALAH] Prabowo Menangis Umumkan Pengunduran Diri sebagai Presiden

    Sumber: TikTok.com
    Tanggal publish: 19/09/2025

    Berita

    Akun TikTok “breking_news69” pada Kamis (12/9/2025) membagikan video [arsip], isinya memperlihatkan Presiden Prabowo yang sedang menangis. Berikut narasi yang ada dalam video:

    tangis sang jendral “Dengan berat hati, kepada segenap Rakyat Indonesia yang saya cintai, saya mohon maaf, dan saya ingin berpamitan untuk mengundurkan diri sebagai Presiden RI, mulai hari ini, semoga mas Gibran di beri kekuatan untk memimpin Negri yang besar ini”

    Hingga Jumat (19/9/2025) unggahan tersebut menuai 213 tanda suka dan 82 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri potongan gambar dari video tersebut dengan Yandex Image. Hasil penelusuran mengarah ke video di platform rutube.ru “PRABOWO MENANGIS SAAT PIDATO | BANTU MODAL USAHA MDG 15 M ANGGOTA TERBEBAS RENTEN1R”.

    Judul video itu kemudian dicari ulang melalui Google. Hasilnya, ditemukan tayangan serupa dari sudut pengambilan berbeda yang diwartakan di kanal YouTube Tribunnews dengan judul “Prabowo Menangis Disambut Teriakan Anak Muda Koperasi MDS Coop seusai Beri Modal Rp 15 M ke Koperasi” pada Desember 2023.

    Konteks asli video adalah momen Prabowo (kala itu merupakan calon presiden) memberi bantuan Rp15 miliar untuk Koperasi Mekar Digital Sejahtera (MDS). Disebutkan, Prabowo meneteskan air mata ketika menyaksikan semangat dan senyum ribuan anak muda anggota koperasi yang menerima bantuan tersebut.

    Momen itu terjadi saat Prabowo dinobatkan sebagai Ketua Dewan Kehormatan Koperasi MDS Coop pada Sabtu (16/12/2023) di PT Asri Pelangi Nusa, Purwakarta, Jawa Barat. Meski mendapat kehormatan tersebut, ia menolak jabatan tersebut dan menegaskan lebih ingin berperan sebagai anggota biasa. Sebagai bentuk dukungan, Prabowo menyalurkan bantuan modal Rp15 miliar kepada koperasi tersebut.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “Prabowo menangis umumkan pengunduran diri sebagai Presiden” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)

    Rujukan

  • (GFD-2025-29126) [PENIPUAN] Tautan dari Kominfo untuk Pendaftaran Bansos PKH

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 19/09/2025

    Berita

    Akun Facebook “info baru” pada Kamis (31/7/2025) membagikan foto [arsip] berlogo Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) disertai narasi:
    DAFTAR KAN DIRI ANDA PROGRAM KELUARGA HARAPAN. ANGGARAN: Rp28,31 T

    Unggahan tersebut juga menyematkan tautan pendaftaran beserta narasi pada takarir:
    BANSOS PKH 2024-2025 Anggaran 28,31 T untuk 10jt keluarga di seluruh Indonesia. Bagi yang belum menerima bansos PKH langsung daftar kan diri anda sekarang juga melalui tautan resmi dari KOMINFO, Link pendaftaran di bawah👇 https://daftarsekarang4[dot]3poil.com/

    Hingga Jumat (19/9/2025) unggahan tersebut menuai 51 tanda suka dan 22 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri foto tersebut lewat Google Lens. Hasil penelusuran teratas mengarah ke laman indonesia.go.id yang menampilkan infografis dari Kominfo terkait Program Keluarga Harapan (PKH). Infografis tersebut tayang pada Juli 2021 sebelum nomenklatur kementerian ini berubah menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “cara mendaftarkan bansos PKH 2025” ke mesin pencarian Google. Penelusuran mengarah ke pemberitaan detik.com “Cara Daftar DTSEN dan Cek Bansos Kemensos 2025 agar Dapat Bantuan PKH-BPNT”.

    Dari pemberitaan yang tayang Juli 2025 itu, diketahui bahwa penerima bantuan sosial PKH perlu terdaftar dalam data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) yang dikelola Kementerian Sosial (Kemensos).

    Berikut proses pendaftaran secara daring:
    - Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store/App Store
    - Pilih “Buat Akun Baru”, isi data sesuai KTP
    - Lengkapi formulir & buat username + password
    - Login, lalu pilih menu “Usul Sanggah”
    - Unggah dokumen: KTP, KK, kondisi rumah
    - Cek status pengajuan secara berkala
    Jika lolos verifikasi, nama akan tercantum dalam DTSEN dan berhak menerima bantuan sosial.

    TurnBackHoax kemudian mengakses tautan yang dibagikan akun Facebook “info baru”. Diketahui, tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi Kemensos maupun Komdigi, yakni kemensos.go.id dan komdigi.go.id. Warganet justru diminta mengisi nama lengkap dan nomor Telegram aktif.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi “tautan dari Kominfo untuk pendaftaran bansos PKH” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    (Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)

    Rujukan