• (GFD-2025-29583) Hoaks! Menkeu Purbaya luncurkan layanan pinjaman online bunga 0 persen

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/10/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Instagram memperlihatkan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sedang berbicara di depan mikrofon dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, berdiri di belakangnya.

    Dalam unggahan tersebut dinarasikan bahwa Menkeu Purbaya meluncurkan layanan pinjaman online Koperasi Merah Putih dengan bunga nol persen dan proses cepat dalam waktu 15 hingga 30 menit tanpa melalui pengecekan BI Checking.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “KOPERASI MERAH PUTIH

    SUDAH RESMI MELAYANI PINJAMAN SELURUH WILAYAH INDONESIA

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    MENKEU PURBAYA YUDHI SADEWA MEMBUAT GEBRAKAN EKONOMI

    MELAYANI PINJAMAN ONLINE TANPA BIAYA, TANPA BUNGA 0%

    MAUPUN BI CHECKING / BCALIST PROSES CEPAT 10–30 MENIT SAJA AJUKAN SEKARANG”

    Namun, benarkah Menke Purbaya luncurkan layanan pinjaman online bunga 0 persen?



    Hasil Cek Fakta

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ada Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, maupun lembaga pemerintahan lain yang membuka layanan pinjaman online dengan bunga nol persen dan tanpa BI Checking.

    Video yang digunakan dalam unggahan tersebut ternyata identik dengan video di kanal YouTube Sekretariat Presiden berjudul “LIVE: KetPers Menko Perekonomian dan Menkeu terkait Stimulus Ekonomi, Kantor Presiden, 15 September 2025”.

    Video berdurasi 20 menit tersebut merupakan sesi tanya jawab dengan wartawan mengenai kebijakan penyaluran dana sebesar Rp200 triliun kepada lima bank anggota Himbara, yang dijelaskan Purbaya sebagai upaya memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap unggahan menyesatkan dan hanya mengakses informasi resmi terkait Koperasi Desa Merah Putih melalui situs berikut: https://merahputih.kop.id/.

    Klaim: Menkeu Purbaya luncurkan layanan pinjaman online bunga 0 persen

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29584) [SALAH] Raja Salman Hadiahkan Ratusan Juta Dolar AS untuk Palestina

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 17/10/2025

    Berita

    Pada Senin (6/10/2025) akun Facebook “Hendri Syafnur” membagikan video [arsip], isinya berupa penuturan narator dengan narasi sebagai berikut:

    “Raja Arab Saudi akhirnya turun langsung menjadi pelindung Palestina. Langkah mengejutkan ini membuat Israel benar-benar tidak berkutik. Setelah PBB resmi mengakui kemerdekaan Palestina, Raja Salman bergerak cepat, Arab Saudi mengumumkan akan menyalurkan dana raksasa senilai 500 juta dolar atau setara 7,5 triliun, khusus untuk rakyat Palestina. Dana ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari tetapi juga untuk pembangunan infrastruktur, sekolah, rumah sakit hingga projek besar yang akan membawa Palestina menjadi negara maju”

    Hingga Jumat (17/10/2025) unggahan telah dilihat 45.000 kali dan mendapatkan 18 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Raja Salman hadiahkan 500 juta dolar AS untuk Palestina” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan sumber kredibel yang membenarkan klaim.
    TurnBackHoax kemudian menelusuri video tersebut dengan memanfaatkan Google Lens serta alat pendeteksi kecerdasan (AI) Hive Moderation. Berikut hasilnya :
    Klip video pertama (Raja Salman turun dari pesawat) mirip dengan unggahan akun X ‘bbc world’ pada Oktober 2017. Momen tersebut merupakan kunjungan resmi perdana Raja Salman ke Rusia pada Oktober 2017, saat itu eskalator pesawat pribadinya yang berlapis emas mengalami gangguan, sehingga Raja Salman terpaksa menuruni tangga.
    Klip video ke-2 (yang menampilkan Benjamin Netanyahu sedang berpidato di podium) mirip dengan video pidato di Sidang Umum PBB pada 26 September 2025. Dalam sidang tersebut, Netanyahu berbicara tentang konflik Israel–Hamas di Gaza, menyerukan agar Israel “menyelesaikan pekerjaan” terhadap Hamas, menolak pengakuan negara Palestina oleh sejumlah negara, serta membantah tuduhan genosida terhadap warga sipil di Gaza.
    Klip video ke-3 (yang memperlihatkan Raja Salman berjubah kuning) mirip dengan pemberitaan Antara pada April 2019. Momen tersebut memperlihatkan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud menerima Joko Widodo, yang saat itu menjabat sebagai Presiden RI, beserta Ibu Iriana di Istana Pribadinya di Riyadh, Arab Saudi.
    Klip video ke-4 yang memperlihatkan parade militer membawa bendera Arab Saudi adalah hasil rekayasa AI. Berdasarkan analisis Hive Moderation, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 89 persen.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “Raja Salman hadiahkan ratusan juta dolar AS untuk Palestina” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29585) [SALAH] Elon Musk Sebut Manusia Akan Punah Tahun 2026

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 17/10/2025

    Berita

    Pada Sabtu (11/10/2025) akun Facebook “Aminah” membagikan foto [arsip] disertai narasi :

    “Elon Musk Peringatkan Umat Manusia Mungkin Tidak Akan Bertahan Hidup Setelah 2026. Sisa-sisa Alien Ditemukan di Bumi, Ilmuwan Terkejut”

    Hingga Jumat (17/10/2025) unggahan telah mendapatkan 583 tanda suka, 408 komentar dan telah dibagikan ulang 43 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta kompas.com.

    Narasi yang menyebut Elon Musk meramalkan kepunahan umat manusia pada tahun 2026 berasal dari akun Facebook ‘Deep Universe’ yang kerap membagikan konten teori konspirasi.

    Berdasarkan hasil analisis ZeroGPT, narasi tersebut juga terdeteksi sebagai konten buatan kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas mencapai 100 persen.

    Musk tidak pernah menyatakan umat manusia akan punah pada tahun 2026. Ia hanya memprediksi bahwa kecerdasan buatan yang melebihi kemampuan manusia kemungkinan akan muncul tahun 2026.

    “Kita mungkin akan melihat AI yang lebih cerdas dari seorang manusia pada tahun depan (2026). Dan mungkin dalam waktu lima tahun, katakanlah pada 2030, bisa jadi AI lebih cerdas dari seluruh umat manusia,” ujar Musk.

    Pernyataan itu ia sampaikan dalam podcast All-in, sebagaimana dikutip dari The Times of India pada Kamis (11/9/2025).

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Elon Musk sebut manusia akan punah tahun 2026” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29586) [SALAH] Jokowi Terpilih Jadi Sekjen PBB 2026

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 17/10/2025

    Berita

    Pada Sabtu (4/10/2025) akun TikTok “gengsolo5” membagikan video [arsip] disertai narasi :

    “Kabar Gembira!

    Jokowi Terpilih Jadi Sekjen PBB Untuk Tahun 2026

    Kediktatoran Negara Barat Akan Berakhir”

    Hingga Jumat (17/10/2025) unggahan telah mendapatkan 5.300-an tanda suka, 1.304 komentar dan telah dibagikan ulang 1.783 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Jokowi terpilih menjadi sekjen PBB 2026” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
    TurnBackHoax kemudian menelusuri tangkapan layar video unggahan akun TikTok “gengsolo5” menggunakan Google Lens. Hasil pemeriksaan menunjukkan cuplikan video tersebut berasal dari dua sumber berbeda, yakni:
    Klip pertama merupakan potongan pidato Jokowi saat Indonesia resmi menjadi Ketua ASEAN 2023. Video aslinya diunggah oleh kanal YouTube MetroTV “Indonesia Resmi Jadi Ketua ASEAN 2023” pada November 2022. Dalam acara tersebut, Jokowi menerima tongkat estafet kepemimpinan dari Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen.
    Klip kedua berasal dari kanal YouTube The Economist “G20: The The Economist interviews Indonesia’s president” pada November 2022. Dalam wawancara tersebut, Pemimpin Redaksi The Economist, Zanny Minton Beddoes, berbincang dengan Jokowi mengenai sejumlah iso global, seperti perang Ukraina dan sanksi Barat, ketegangan antara Tiongkok dan Taiwan, serta peluang kerja sama dengan Elon Musk.
    Berdasarkan laman resmi PBB un.org, António Guterres sampai saat ini masih menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBB sejak 1 Januari 2017.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Jokowi terpilih jadi sekjen PBB 2026” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan