(GFD-2018-94) [DISINFORMASI] Jawaban "Setuju" Terhadap Pertanyaan "Apa Kita Setuju Dijajah Lagi?" di Apel Siaga PDIP
Sumber: facebook.comTanggal publish: 15/05/2018
Berita
"Saat Apel Siaga PDIP, Megawati : Apa Kita Setuju Dijajah Lagi? Massa PDIP : “Setujuu!!!”
Hasil Cek Fakta
Video yang ditayangkan di kaffah.net sudah disunting, sumber video adalah dari https://video.medcom.id/special-event/4KZ44Wrb-apel-siaga-dpd-pdip-jawa-tengah-5 mulai 08:28. Silakan tonton video sampai habis untuk memahami konteks utuhnya.
Rujukan
(GFD-2018-95) [DISINFORMASI] "Gedung Kementrian Pun Akan Dijual"
Sumber: facebook.comTanggal publish: 15/05/2018
Berita
"GEDUNG KEMENTRIANPUN AKAN DIJUAL...?"
Hasil Cek Fakta
Video tersebut adalah berita di tahun 2014. Rencana penjualan gedung dibatalkan, diganti dengan perbaikan kelistrikan gedung untuk efisiensi.
Rujukan
(GFD-2018-96) [DISINFORMASI] "Hebatnya Kepolisian Malaysia"
Sumber: youtube.comTanggal publish: 15/05/2018
Berita
"Hebatnya Kepolisian Malaysia :
PM Najib kalah dalam pemilu melawan PM Mahatir tgl 9 Mei lalu.
Najib dan istri dicekal passportnya dan harta hasil korupsinya ditemukan dan disita.
Part of Najib's corrupt money seized overnight in a store room in his fabulous Mansion by Bukit Aman Security Forces! Now his & Rosmah's International Passports are compounded on the orders of Tun Dr Mahathir Mohammad!
Begitu cepat kerjanya
PM Najib kalah dalam pemilu melawan PM Mahatir tgl 9 Mei lalu.
Najib dan istri dicekal passportnya dan harta hasil korupsinya ditemukan dan disita.
Part of Najib's corrupt money seized overnight in a store room in his fabulous Mansion by Bukit Aman Security Forces! Now his & Rosmah's International Passports are compounded on the orders of Tun Dr Mahathir Mohammad!
Begitu cepat kerjanya
Hasil Cek Fakta
Video yang disertakan di post adalah video di tahun 2016, dokumentasi konferensi pers MACC (Malaysian Anti Corruption Comission) sitaan dari operasi yang dinamakan "Ops Water". Tidak ada hubungannya dengan mantan PM Najib seperti yang ditulis di narasi.
Rujukan
(GFD-2018-88) [KLARIFIKASI] Polisi Mengklarifikasi Bahwa Tidak Ada Bom di Pasuruan
Sumber: tribunnews.comTanggal publish: 14/05/2018
Berita
Pasca terjadinya peristiwa bom di tiga gereja di Surabaya, sempat muncul isu yang menyebutkan ada bom di Pasuruan, Jawa Timur. Atas beredar isu tersebut, dilansir dari tribunnews.com dan wartabromo.com, Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono memastikan Pasuruan masih aman dan tidak ada ledakan bom. “Tidak ada ledakan bom, dan semoga tidak ada bom di sini," kata Kapolres.
Hasil Cek Fakta
Atas peristiwa bom di tiga gereja di Surabaya, banyak bermunculan isu bom di Jawa Timur. Salah satu daerah yang disebutkan menjadi tempat terjadinya bom ialah Pasuruan, Jawa Timur. Atas beredar isu tersebut, dilansir dari tribunnews.com dan wartabromo.com, Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono memastikan Pasuruan masih aman dan tidak ada ledakan bom. “Tidak ada ledakan bom, dan semoga tidak ada bom di sini," kata Kapolres.
Raydian menjelaskan, pihaknya sudah memeriksa dan mengecek ke jajarannya atas isu tersebut. Sejauh ini, menurut Raydian, kondisi kamtibmas Pasuruan masih aman terkendali.
“Meski aman bukan berarti kita tidak siaga. Justru kejadian di Surabaya dengan ledakan di tiga gereja ini membuat kami waspada. Kami tingkatkan pengamanan di sejumlah wilayah,” katanya.
Raydian menerangkan, dirinya sudah meminta jajarannya untuk siaga dan waspada. Selain itu, ia mengaku, sudah meningkatkan pengamanan di semua gereja. Raydian menjelaskan, Pasuruan memiliki 41 gereja yang tersebar di 17 polsek yang termasuk dalam wilayah hukum Polres Pasuruan.
Raydian pun sudah meminta anggota di jajaran Polsek untuk meningkatkan pengamanan di gereja wilayahnya masing-masing. “Kalau bisa diperkuat. Misal semula 1 menjadi 2 atau 3 atau bahkan 4. Segera melapor kalau terjadi sesuatu yang mencurigakan. Segera koordinasi. Kami yang ada di Polres siap back up bila dibutuhkan sewaktu-waktu,” jelasnya.
Raydian pun mengaku, sudah meminta bantuan Kodim yang tersebar di Koramil untuk membantu meningkatkan keamanan kamtibmas di wilayahnya masing-masing. “Saya sudah koordinasikan dengan Dandim. Saya juga sudah minta beberapa pihak untuk ikut menjaga situasi kamtibmas ini,” pungkasnya.
Raydian menjelaskan, pihaknya sudah memeriksa dan mengecek ke jajarannya atas isu tersebut. Sejauh ini, menurut Raydian, kondisi kamtibmas Pasuruan masih aman terkendali.
“Meski aman bukan berarti kita tidak siaga. Justru kejadian di Surabaya dengan ledakan di tiga gereja ini membuat kami waspada. Kami tingkatkan pengamanan di sejumlah wilayah,” katanya.
Raydian menerangkan, dirinya sudah meminta jajarannya untuk siaga dan waspada. Selain itu, ia mengaku, sudah meningkatkan pengamanan di semua gereja. Raydian menjelaskan, Pasuruan memiliki 41 gereja yang tersebar di 17 polsek yang termasuk dalam wilayah hukum Polres Pasuruan.
Raydian pun sudah meminta anggota di jajaran Polsek untuk meningkatkan pengamanan di gereja wilayahnya masing-masing. “Kalau bisa diperkuat. Misal semula 1 menjadi 2 atau 3 atau bahkan 4. Segera melapor kalau terjadi sesuatu yang mencurigakan. Segera koordinasi. Kami yang ada di Polres siap back up bila dibutuhkan sewaktu-waktu,” jelasnya.
Raydian pun mengaku, sudah meminta bantuan Kodim yang tersebar di Koramil untuk membantu meningkatkan keamanan kamtibmas di wilayahnya masing-masing. “Saya sudah koordinasikan dengan Dandim. Saya juga sudah minta beberapa pihak untuk ikut menjaga situasi kamtibmas ini,” pungkasnya.
Rujukan
Halaman: 8078/8115

