• (GFD-2018-316) [DISINFORMASI] Pemelintiran Konteks Pose Foto Dengan Keris

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 06/08/2018

    Berita

    (1) "koq jadi seperti ini, serius ngajak berantem nih ?" | (2) "Reaksi arus bawah atas pidato kontroversi presiden...sangat berbahaya karena survei pendukung Jokowi kebanyakan berpendidikan rendah" | (3) "Bila Anda melihat foto ini dengan seksama, apa yang ada di benak Anda? Keris di hadapan dan ditangan itu senjata pamungkas Priyayi Jawa untuk menyatakan bahwa dirinya sudah siap berperang MELAWAN dan MELIBAS musuh. Saya prihatin, ternyata ucapan seorang pimpinan secara tidak sadar telah menggerakkan pemujanya untuk bertindak di luar kewajaran. (Terdeteksi ini foto 29 Juni 2018, saya tidak menyebutkan pimpinannya siapa, tetapi pasti ada pimpinan dibalik foto ini)."

    Hasil Cek Fakta

    Foto tersebut diambil di 29 Juni untuk memperlihatkan koleksi keris, sebelum pidato Jokowi di 4 Agustus mengenai "Tapi kalau diajak berantem juga berani". Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2018-311) [HOAKS] "Bahan vaksin dari darah babi, ..."

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 05/08/2018

    Berita

    "Ada majalah tabloid islam bekam, bahwa bahan vaksin dr darah babi, sari pati monyet, darah pelacur, darah narapidana digabungkan jd satu jadi vaksin,,tujuannya hancurkan generasi islam,,siasat yahudi hancurkan generasi islam, supaya otak anak melemah , anakku kmren di sekolah gak ku izinkan di suntik imunisasi"

    Sinovac mengandung babi

    vaksin babi

    Hasil Cek Fakta

    Vaksin dibuat dari virus yang dilemahkan agar tidak cukup kuat untuk membuat sakit, untuk membentuk antibodi. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2018-312) [DISINFORMASI] "Racun Vaksin apa yg kalian tebarkan"

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 05/08/2018

    Berita

    "Racun Vaksin apa yg kalian tebarkan untuk Generasi pembenteng Negeri kami ____ kalian rusak akhlaq jiwa serta hidup mereka , lemah tak berdaya !!! Supaya leluasa mengacak negeri kami

    Hasil Cek Fakta

    Kejadian tersebut bukan efek racun tetapi karena efek vaksin yang seperti mengalami keracunan seperti mual dan muntah, efek tersebut berlangsung sesaat dan tidak menimbulkan bahaya bagi tubuh. Selengkapnya di bagian PENJELASAN.

    Rujukan