• (GFD-2018-225) Benarkah Ratu Elizabeth II Keturunan Nabi Muhammad?

    Sumber: tempo.co
    Tanggal publish: 07/07/2018

    Berita

    Sejumlah media menurunkan tulisan dengan tajuk Ratu Elizabeth II adalah keturunan Nabi Muhammad. Hal itu terlihat pada tabloid Inggris, seperti The Daily Mail dan The Daily Express. Al Ousboue, surat kabar Maroko, pada Maret 2018 juga menurunkan tulisan soal ini. Begitu juga dengan beberapa media di Timur Tengah. Di media sosial, kabar bahwa Ratu Elizabeth II punya hubungan darah dengan Nabi Muhammad kemudian menjadi viral hingga saat ini. Kalau berita itu benar, berarti Ratu Elizabeth adalah sepupu raja-raja Maroko dan Yordania. Tapi benarkah?

    Hasil Cek Fakta

    Hazleton menganggap cerita hubungan darah Ratu Elizabeth II dengan Nabi itu cuma rumor sebagai reaksi terhadap upaya menjelek-jelekkan Islam di Barat. Menurut dia, hal ini mengungkapkan sebuah harapan bahwa Elizabeth mungkin meminjamkan "kehormatan" kepada agama utama dunia itu. Selengkapnya bisa dilihat di : https://cekfakta.tempo.co/fakta/32/fakta-atau-hoax-benarkah-ratu-elizabeth-ii-keturunan-nabi-muhammad

    Rujukan

  • (GFD-2018-226) Badai Tropis Cempaka Melanda Yogyakarta dan Jawa Tengah

    Sumber: tempo.co
    Tanggal publish: 07/07/2018

    Berita

    Setelah puting beliung melanda sejumlah daerah di Yogyakarta pada 24 April 2018, muncul kabar bahwa provinsi ini bakal diterpa badai tropis Cempaka. Informasi tersebut tersebar melalui WhatsApp dengan klaim telah dimuat di sebuah stasiun televisi swasta nasional dan dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY-Jawa Tengah. Kabar burung yang mulai menyebar pada 25 April 2018 itu menyebut badai tropis Cempaka akan bergerak ke barat/selatan dan berdampak hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi. Bahkan berpotensi menimbulkan puting beliung di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah hingga 28 April 2018.

    Hasil Cek Fakta

    Ternyata sampai saat ini badai tropis Cempaka dan dan dampaknya itu tidak ada di Yogyakarta. Sebenarnya pada Rabu 25 April 2018, BMKG langsung membuat bantahan. "Kami menyatakan bahwa informasi di atas adalah hoax atau tidak benar," kata Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Agus Sudaryatno. Selengkapnya di : https://cekfakta.tempo.co/fakta/31/fakta-atau-hoax-badai-tropis-cempaka-melanda-yogyakarta-dan-jawa-tengah

    Rujukan

  • (GFD-2018-227) Setelah Diakuisisi Facebook, Penggunaan WhatsApp Kini Berbayar

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 07/07/2018

    Berita

    Sebuah pesan WhatsApp beredar viral di banyak grup percakapan. Pesan itu menyatakan bahwa penggunaan aplikasi percakapan WhatsApp tidak lagi cuma-cuma. Kebijakan pengenaan biaya ini, konon kabarnya, dilakukan setelah WhatsApp diakuisisi oleh raksasa digital Facebook. Agar lebih meyakinkan, pesan tersebut menyertakan berita Tempo.co yang ditulis pada 2014 silam mengenai akuisisi tersebut.

    Hasil Cek Fakta

    "Pesannya tidak benar. Tidak ada perubahan di aplikasi WhatsApp," ujar Lead Communication Facebook Indonesia Putri Dewanti saat dihubungi melalui pesan singkat, 3 April 2018. "Saya lihat pesannya saja kan menggunakan link berita Tempo dari tahun 2014. Sampai sekarang, WhatsApp masih free penggunaannya," kata Putri. Dia menegaskan kalau pun ada perkembangan baru mengenai WhatsApp, Facebook atau Instagram, pihaknya pasti akan memberikan informasi.

    Rujukan

  • (GFD-2018-228) Kebijakan Pemutihan Surat Izin Mengemudi (SIM) A, B dan C di Kantor Polwil/Polres

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 07/07/2018

    Berita

    Informasi soal pemutihan SIM kembali beredar lewat WhatsApp dan media sosial lainnya. Isinya: “Ada Pemutihan SIM Yang Sudah Mati Untuk Gol A, B, dan C, Di Polwil/Polres masing-masing daerah. Berlaku Mulai Tanggal 2 sampai 7 April 2018.” Informasi serupa pernah menjadi viral pada akhir tahun lalu. Tulisannya mirip, yakni: “Ada Pemutihan SIM Yang Sudah Mati Untuk Gol A,B, dan C, Di Polwil, Berlaku Mulai Tanggal 27 Desember s/d 6 Januari 2018, Tolong Di Bantu Share Ya, Agar Yang Memiliki SIM Mati Bisa Di Perbarui Tanpa Menggulang Tes Lagi, Berlaku Seluruh Indonesia.”

    Hasil Cek Fakta

    Polisi memastikan informasi pemutihan SIM yang beredar melalui media sosial itu sebagai kabar bohong. "Kami pastikan itu hoaks," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Parraga di kantornya pada Rabu 4 April 2018. Informasi soal pemutihan SIM di kantor Polwil/Polres yang beredar di media sosial itu juga menyesatkan. Sejak pertengahan 2010, Mabes Polri telah menghapus kepolisian wilayah (polwil) di seluruh Indonesia sebagai bentuk restrukturisasi organisasi.

    Rujukan