• (GFD-2018-460) [DISINFORMASI] “MASJID INI DIBAKAR BARU TADI”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 18/09/2018

    Berita

    "MASJID INI DIBAKAR BARU TADI.. JIKA ANDA ISLAM KOMEN AAMIIN, YA ALLAH SELAMATKANLAH RUMAHMU INI DARI API AAMIIN...

    Saya bersumpah akan bagikan gambar ini. Ucapan adalah doa."

    Hasil Cek Fakta

    Post sumber menggunakan modus "Minta komentar Amin". Waktu kejadian yang benar adalah di 1 Agustus lalu, bukan "baru tadi" seperti yang disebutkan di narasi post sumber. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2018-462) [DISINFORMASI] “Tentara Cina sudah berada di Indonesia”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 18/09/2018

    Berita

    “Info Penting !
    Tentara Cina sudah berada di Indonesia’
    Bersiaplah jika terjadi apa2 nanti.”
    ------
    “[COPAS] SOS Barusan sy dpt dr temen:
    Ini teman kantor pas lagi d Pluit lihat
    tentara2 cina naik truk.. dia pura2 selfie
    biar gak dibilang hoax… jadi invasi cina
    ke Indonesia BUKAN ISAPAN JEMPOL
    TAPI NYATA… !!”.

    Hasil Cek Fakta

    Disinformasi daur ulang, sudah diklarifikasi di 2016. Foto yang digunakan di post sumber sebetulnya adalah kegiatan outbound, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2018-448) [HOAKS] Deklarasi Nasional Gerakan Ihwanul Muballighin Menangkan Jokowi-Ma’ruf A’min di Ponpes An-Nadwah Tambun Bekasi

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 17/09/2018

    Berita

    Poster “Deklarasi Nasional Gerakan Ikhwanul Muballihghin Menangkan Jokowi – KH. Ma’ruf” yang diselenggarakan di Pondok Pesantren An-Nadwah, Tambun, Bekasi, pada Minggu (16/9) beredar di media sosial.

    Di poster dipasang sejumlah ulama seperti Habib Luthfi bin Yahya, Kiai Maemon Zubair dan Yusuf Mansur.

    Hasil Cek Fakta

    Pihak Yayasan Pendidikan Islam An-Nadwah memberikan klarifikasi terkait acara tersebut melalui surat resmi yang ditandatangani oleh H. Ahmad Syauqi. Pihak Yayasan menegaskan tidak mengetahui rencana deklarasi tersebut dan tidak pernah ikut dalam kegiatan politik praktis sesuai AD/ART.

    Rujukan