BOCOR, BOCOR, BOCOR !!
MEREKA SUDAH PERSIAPKAN AKAN KEMENANGAN KORUF MESKI DENGAN KECURANGAN
Alhamdulillah hari ini saya temukan lagi bocoran informasi penting valid tak terbantahkan, dari seorang mantan anggota PDI yang sudah insyaf.
Bagaimana cara memenangkan Jokowi 2 periode dengan kecurangan.
(1) buat KPU ganda, lewat manual 1 posisi di Indonesia, lewat online 1 posisi di luar negeri.
Fungsinya:
KPU indo membuat kertas suara berkode 01 for Jokowi 02 for Prabowo
(2) ajak orang orang beramai ramai mencoblos 02 for prabowo, karna hasilnya tetap akan di menangkan Jokowi bagaimana cara kerjanya??
(a) sudah di siapkan tim untuk menghancurkan kertas suara yang sah, baik di gudang penyimpanan sementara, gudang pusat, pada saat pencoblosan di tps, maupun dalam perjalanan.
(b) sudah di siapkan kertas suara dari luar negeri yang isinya sudah di coblos memilih Jokowi di setiap pulau pulau.
adapun untuk daerah Jawa target 1 kontainer kertas suara, 6 kontainer di peruntukan untuk 6 pulau.
jadi masing masing pulau mendapat jatah 1 kontainer.
fungsinya untuk mengganti kertas suara yg sudah di rusak, di ganti dengan yg baru di mana isinya sudah di coblos untuk nomer 01.
(3) paksa KPU indo buat format 01 dan 02 di komputer, apabila terbaca oleh pihak 02 dan pihak 02 menolak adanya sistem perhitungan quick qount menggunakan kode 01dan 02 ikuti kemauan pihak 02, karna bagaimanapun sudah di siapkan KPU ganda bayangan dalam hal quick qount di luar negeri, untuk tetap menerapkan sistem quick qount 01 dan 02
taukah Anda kode angka nol di depan satu dan 2 dalam perhitungan komputer atau kalkulator tidak akan di terima dan tetap menghasilkan angka 1
bagaimana cara kerjanya??
(GFD-2019-1126) [SALAH] Bocoran Informasi Penting Valid Pola Kecurangan Sistem Penghitungan Suara KPU Dengan Modus Nomor 01 dan 02
Sumber: Whatsapp & Media Sosial FacebookTanggal publish: 08/02/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Penomoran Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden yang menggunakan angka ‘01’ dan ‘02’ tidak berpengaruh kepada penghitungan suara. Sebab, teknis penghitungan suara nanti akan menggunakan sistem manual. Sedangkan, hasil hitungan yang akan ditampilkan di situs KPU nanti ialah scan hasil hitungan manual tersebut.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/833476510318219/
- https://turnbackhoax.id/2019/02/08/salah-bocoran-informasi-penting-valid-pola-kecurangan-sistem-penghitungan-suara-kpu-dengan-modus-nomor-01-dan-02/
- https://news.detik.com/berita/d-4223641/alasan-kpu-tambah-0-di-nomor-urut-capres-cawapres
- https://news.detik.com/berita/4229962/kpu-tepis-isu-miring-bilangan-biner-di-nomor-urut-capres
- http://jabarekspres.com/2018/kpu-angka-biner-tidak-berpengaruh/
- https://www.beritasatu.com/politik/512946-kpu-angka-0-tidak-pengaruhi-hasil-perhitungan-suara-pilpres.html
- https://nasional.sindonews.com/read/1360743/12/penghitungan-suara-pemilu-2019-kpu-tetap-gunakan-metode-manual-1544116474
- http://mediaindonesia.com/read/detail/202479-kpu-penghitungan-suara-pemilu-2019-tetap-gunakan-metode-manual
(GFD-2019-1121) [SALAH] Pesan Melalui Email Tentang Pembukaan Tabungan Bank DKI
Sumber: Media SosialTanggal publish: 07/02/2019
Berita
Beredar melalui email dan juga pesan berantai via telepon selular informasi yang ditujukan kepada perorangan yang isinya seakan-akan berasal dari Bank DKI yang telah memproses pembukaan rekening Tabungan Monas dan meminta masyarakat yang menerima pesan itu untuk mengirimkan uang sebesar Rp250.000 sebagai syarat pembukaan rekening tersebut.
Hasil Cek Fakta
Pihak Bank DKI melalui akun Facebook dan Instagram resmi bank tersebut sudah memberikan klarifikasi bahwa informasi tersebut tidak benar dan meminta masyarakat untuk tidak mempercayainya sekaligus mewaspadai informasi sejenis.
“Nasabah yang terhormat,
Hati-hati penipuan yang mengatasnamakan Bank DKI !
Jika Anda mendapatkan pesan atau email sebagai berikut, mohon diabaikan atau blokir nomor atau email pengirimnya karena pesan tersebut bukan informasi resmi dari Bank DKI
#bankdki #bdki #jakonemobile#hoax #bi #ojk” tulis akun instagram @bank.dki
“Nasabah yang terhormat,
Hati-hati penipuan yang mengatasnamakan Bank DKI !
Jika Anda mendapatkan pesan atau email sebagai berikut, mohon diabaikan atau blokir nomor atau email pengirimnya karena pesan tersebut bukan informasi resmi dari Bank DKI
#bankdki #bdki #jakonemobile#hoax #bi #ojk” tulis akun instagram @bank.dki
Rujukan
(GFD-2019-1122) [SALAH] Tes Merkuri pada Kosmetik Dengan Emas.
Sumber: facebook.comTanggal publish: 07/02/2019
Berita
Beredar informasi yang menyatakan bahwa kita bisa melakukan pengecekan kosmetik yang mengandung bahan merkuri bisa menggunakan perhiasan emas dengan cara digosokkan ke tangan atau kulit yang telah menggunakan bahan kosmetik yang dicurigai.
Hasil Cek Fakta
Untuk mengetahui ada tidaknya Hg (Merkuri) dalam suatu sediaan kosmetika tidak bisa dilakukan dengan cara menggosokkan emas ke dalam kosmetika tersebut, tetapi harus melalui pengujian terhadap kandungan merkuri secara akurat dilakukan di laboratorium. Selengkapnya di bagian REFERENSI.
Rujukan
(GFD-2019-1123) [SALAH] Ibu Hamil Dilarang Nonton Gerhana karena Bahaya
Sumber: Media SosialTanggal publish: 07/02/2019
Berita
Beredar informasi di media sosial yang menyatakan bahwa Ibu hamil dilarang nonton gerhana karena bahaya. Saat gerhana matahari, ibu hamil harus bersembunyi di kolong tempat tidur agar anak yang ada dalam kandungan tidak belang seperti gerhana yang hitam. Ibu hamil juga tidak boleh keluar rumah karena berbahaya terkena pancaran gerhana.
Gerhana bulan
Gerhana bulan
Hasil Cek Fakta
Dari penelusuran Subdit Pengendalian Konten Internet Kementerian Komunikasi dan Informatika, mengutip dari media, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin menegaskan tidak ada hubungan antara gerhana dengan ibu hamil atau sinar matahari yang berbahaya saat gerhana.
Rujukan
Halaman: 7609/7785




