(GFD-2020-8091) [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Penumpang Pesawat Indonesia di Tengah Larangan Mudik?
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 18/05/2020
Berita
Akun Zulkifli S Ekomei mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan penumpang pesawat yang memakai masker dan face shield (penutup wajah). Foto ini beredar di tengah larangan mudik dan pembatasan penumpang transportasi umum di daerah-daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk mencegah meluasnya penularan virus Corona Covid-19.
Namun, dalam foto yang diunggah pada 15 Mei 2020 itu, para penumpang memenuhi seluruh kursi sehingga tidak ada jarak aman minimal 1 meter seperti yang tercantum dalam protokol pencegahan Covid-19. Akun Zulkifli S Ekomei pun memberikan narasi yang membandingkan para penumpang dalam foto itu dengan masyarakat miskin yang menggunakan motor atau mobil.
“Kalau rakyat miskin naik motor berdua dilarang, bersebelahan suami istri disuruh pindah ke belakang, kalau di pesawat seperti ini, apa alibi kalian? Ingat kalau ketidak adilan seperti ini kalian teruskan, hati-hati, tidak ada yang abadi di dunia ini, tidak ada pesta yang tidak berakhir, tunggu saatnya, kalian akan digilas oleh sejarah,” demikian narasi akun itu.
Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Zulkifli S Ekomei.
Apa benar foto di atas adalah foto penumpang pesawat Indonesia di tengah larangan mudik?
Hasil Cek Fakta
Tim CekFakta Tempo menggunakan reverse image tool Source untuk menelusuri foto penumpang pesawat dengan masker dan face shield tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa foto itu pernah dipublikasikan oleh media arus utama India, India Today, pada 15 Mei 2020 dalam artikelnya, "Up in the air: India’s aviation story will be re-written as the Industry braces itself for a tough slowdown".
Dalam artikel tersebut, India Today memberikan keterangan bahwa foto itu merupakan foto para penumpang pesawat rute penerbangan Singapura-Mumbai pada 10 Mei 2020. Foto ini milik akun Twitter @HardeepSPuri. "Passengers with face shields onboard the Singapore-Mumbai flight which landed May 10. (Photo credit: @HardeepSPuri/Twitter)," demikian keterangan foto tersebut.
Gambar tangkapan layar berita di India Today.
Tempo kemudian memeriksa foto itu di akun @HardeepSPuri. Pemilik akun ini tak lain adalah Menteri Perhubungan India, Hardeep Singh Puri. Foto penumpang pesawat dengan masker dan face shield tersebut merupakan satu dari empat foto yang diunggah Hardeep pada 11 Mei 2020.
Ia memberikan keterangan bahwa foto-foto tersebut merupakan dokumentasi dari Misi Vande Bharat. "Youngsters proudly holding the tricolour. Citizens embracing their motherland on arrival. Social distancing. Sanitization. Face masks & shields. These are some enduring images of Mission Vande Bharat & people's love for Mother India," demikian narasi yang ditulis oleh Hardeep.
Misi Vande Bharat adalah misi untuk membawa warga India dari berbagai negara pulang ke negara asalnya. Langkah ini diambil untuk melindungi mereka dari penularan Covid-19. Pemulangan mereka dilakukan dengan maskapai penerbangan Air India dan anak perusahaannya, Air India Express.
Dilansir dari The Print, misi tersebut digelar dalam dua fase. Fase pertama dilaksanakan pada 7-14 Mei 2020, membawa pulang 14.800 warga India dari 12 negara dengan 64 penerbangan. Adapun fase kedua bakal dilaksanakan pada 16-22 Mei 2020, ditargetkan membawa 30 ribu orang dari 31 negara dengan 149 penerbangan.
Sejak 25 Maret 2020, untuk menghentikan penyebaran virus Corona Covid-19, India memberlakukan kebijakan lockdown. Di negara tersebut, virus Corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 74.200 orang dan menewaskan sekitar 2.400 orang. Selama lockdown, seluruh penerbangan komersial dihentikan.
Tempo pun mencocokkan jadwal pemulangan warga India dari Singapura ke Mumbai pada 10 Mei 2020, seperti yang tertulis dalam keterangan foto di India Today, ke situs Departemen Luar Negeri India yang memuat daftar penerbangan yang melayani Misi Vande Bharat.
Dalam situs itu, ditemukan bahwa pada 10 Mei 2020 memang terdapat penerbangan Misi Vande Bharat yang membawa warga India dari Singapura dengan nomor penerbangan AI 343. Pesawat yang membawa 243 penumpang itu berangkat pada pukul 09.20 waktu Singapura dan tiba pukul 12.30 waktu Mumbai.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim yang menyertai foto di atas, bahwa foto itu adalah foto penumpang pesawat Indonesia di tengah larangan mudik, menyesatkan. Foto tersebut adalah foto warga India dalam penerbangan Singapura-Mumbai 10 Mei 2020. Penerbangan itu adalah bagian dari Misi Vande Bharat, program pemerintah India untuk memulangkan warganya dari berbagai negara dalam rangka melindungi mereka dari penularan virus Corona Covid-19.
IKA NINGTYAS
Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- http://archive.ph/8jttN
- https://www.indiatoday.in/india-today-insight/story/up-in-the-air-1678519-2020-05-15
- https://twitter.com/HardeepSPuri/status/1259752928249704448/photo/4
- https://theprint.in/india/14800-stranded-indians-to-return-in-phase-1-of-vande-bharat-mission-30000-in-phase-2/420517/
- https://mea.gov.in/vande-bharat-mission-list-of-flights.htm
(GFD-2020-8092) [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Warga Sumbar yang Usir Turis Cina dan Bakar Perusahaannya Saat Pandemi Covid-19?
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 18/05/2020
Berita
Video yang diklaim sebagai video warga Sumatera Barat yang mengusir turis Cina dan membakar perusahaan milik Cina beredar di media sosial. Video yang menyebar di tengah pandemi Covid-19 ini diunggah oleh kanal YouTube Official News Update dengan judul "Warga Sumbar Mengamuk, Usir China, dan Bakar Perusahaan Mereka".
Dalam video yang diunggah pada 1 April 2020 itu, tampak sejumlah WNA yang baru tiba di sebuah bandara. Di pintu keluar bandara, terlihat Gubernur Sumbar, Iwan Prayitno, yang tengah memberikan sambutan. Pada bagian lain, tampak seorang pria berpeci putih yang sedang diwawancarai. Ada pula cuplikan sebuah bangunan yang terbakar.
Pada 12 Mei 2020, video berdurasi sekitar 10 menit ini dibagikan di Facebook salah satunya oleh akun Noer Kholiss. Hingga artikel ini dimuat, unggahan akun tersebut telah direspons lebih dari 600 kali, dikomentari lebih dari 150 kali, dan dibagikan lebih dari 300 kali.
Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Noer Kholiss.
Apa benar video tersebut merupakan video warga Sumbar yang mengusir turis Cina dan membakar perusahaan Cina saat pandemi Covid-19?
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi sumber video tersebut, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasinya menjadi sejumlah gambar. Kemudian, gambar-gambar itu ditelusuri denganreverse image toolYandex dan Google. Hasilnya, ditemukan bahwa video tersebut merupakan gabungan beberapa cuplikan dari peristiwa yang berbeda. Berikut ini fakta atas video-video itu:
Video ini merupakan video penyambutan turis Cina di Bandara Internasional Minangkabau, Sumbar. Video yang identik pernah diunggah oleh kanal YouTube Kerinci TV pada 26 Januari 2020. Video tersebut diberi judul "Terkait Wabah Virus Corona nCoV Dan Kedatangan Turis Warga China Di Padang Sumatera Barat."
Kedatangan turis asal Cina di Sumbar itu juga pernah diberitakan oleh Kompas TV. Menurut laporan Kompas TV, terdapat sekitar 150 wisatawan asal Kota Kunming, Provinsi Yunan, Cina yang tiba di Sumbar pada 26 Januari 2020. Kedatangan para wisatawan itu disambut hangat oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.
***
Video ini merupakan video aksi protes warga yang mengatasnamakan dirinya sebagai Forum Masyarakat Minangkabau (FMM) atas kedatangan 150 turis Cina di Sumbar. Pria berpeci putih yang diwawancarai dalam video itu adalah ketua forum tersebut. Video ini pernah diunggah oleh kanal YouTube Official iNews pada 29 Januari 2020 dengan judul "Forum Masyarakat Minang Tuntut Turis China Keluar Sumbar".
Dilansir dari Detik.com, FMM menuntut turis Cina yang terlanjur masuk Sumbar untuk segera meninggalkan tanah Minang mengingat virus Corona Covid-19 ketika itu baru mewabah di Cina. Mereka juga meminta rencana kedatangan wisatawan Cina berikutnya dibatalkan. Mereka pun menyatakan kekecewaannya terhadap Gubernur Sumbar, Iwan Prayitno, yang malah menyambut turis asing itu.
***
Video ini pernah diunggah oleh kanal YouTube Law & Justice Investigasi pada 19 Juni 2018, jauh sebelum munculnya virus Corona Covid-19 di Wuhan, Cina, pada Desember 2019. Video itu diberi judul “Warga Solok Bakar Tambang Emas Perusahaan Cina Ilegal”.
Video itu pun pernah dicek fakta oleh Tirto.id pada 22 Juni 2018. Menurut Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Wendra Rona, video tersebut diambil pada 2011 di PT Geominex Sapek. Saat itu, terjadi protes warga terhadap perusahaan yang berakhir dengan kericuhan di sekitar Jorong Sungaipenuh, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumbar.
Aksi amuk massa yang berujung pembakaran terhadap dua kamp itu terjadi karena PT Geominex disebut tidak pernah menepati janjinya untuk menyejahterakan warga. PT Geominex sendiri merupakan salah satu perusahaan tambang emas yang pernah tercatat di Solok Selatan. Namun, tidak ada informasi bahwa perusahaan ini adalah perusahaan dengan penanaman modal asing, termasuk dari Cina.
***
Video ini pernah viral pada September 2018, jauh sebelum munculnya virus Corona Covid-19 di Wuhan, Cina, pada Desember 2019. Salah satu kanal YouTube yang pernah membagikan video itu adalah kanal Bang Icay, tepatnya pada 17 September 2018, dengan judul "Viral, Heboh Pengukuran Tanah oleh Pekerja Asing di Kelurahan Jati Mulya Bekasi".
Berdasarkan arsip pemberitaan Tempo, pekerja asing dalam video itu berkewarganegaraan Cina dan ditemukan berada di sekitar proyek depo LRT, Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Namun, perusahaan yang membangun proyek LRT, PT Adhi Karya, membantah bahwa tenaga kerja asing atau TKA Cina itu adalah karyawannya.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video di atas merupakan video warga Sumbar yang mengusir turis Cina dan membakar perusahaan Cina saat pandemi Covid-19 keliru. Video tersebut merupakan gabungan cuplikan dari peristiwa yang berbeda. Satu video memang memperlihatkan peristiwa aksi protes warga Sumatera Barat terkait kedatangan turis asal Cina di tengah mewabahnya virus Corona Covid-19. Namun, video yang memperlihatkan pembakaran sebuah bangunan diambil pada 2018 dan sama sekali tidak terkait dengan Covid.
ZAINAL ISHAQ
Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.youtube.com/watch?v=9rK8-9E33cw&fbclid=IwAR2bYz003nrB0ZdYqfl2-5RRv0On6Wa2DDcxZnVrIDcMm_Fig0Wpb2kQAac
- https://web.facebook.com/groups/545062825978088/permalink/892593724558328
- https://bit.ly/2TaIJGG
- https://bit.ly/3fSVek4
- https://bit.ly/3dN2SdR
- https://bit.ly/2AwNFiQ
- https://bit.ly/2LuMOkV
- https://bit.ly/2LxLDRC
- https://bit.ly/3cBRuBk
- https://bit.ly/2yZmHzV
(GFD-2020-3967) [SALAH] Lowongan Sukarelawan Covid-19 RSUD Dr. Soetomo Surabaya
Sumber: facebook.comTanggal publish: 17/05/2020
Berita
Beredar unggahan foto melalui Facebook mengenai lowongan sukarelawan Covid-19 RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Dalam foto tersebut terdapat persyaratan lengkap serta keuntungan mengikuti relawan Covid-19 RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Alamat juga tercantum di dalam foto.
Berikut kutipan narasinya:
“RELAWAN COVID-19
Mengingat banyaknya tim medis yang gugur dalam menangani covid-19 kamu membuka sukarelawan untuk bergabung dan membantu penanganan Covid-19
Persyaratan :
· KTP WNI
· Sehat Jasmani
· Tidak Takut CORONA
· Bersedia di Tempatan di Rumah Sakit manapun
· Bertanggung Jawab
· Disiplin dan Loyalitas
· Bersedia Bekerja Shift
Keuntungan
· KARYAWAN TETAP
· GAJI POKOK 5.000.000
· TUNJANGAN & BONUS
· DI SEDIAKAN MAKANAN
· BPJS KESEHATAN &
· KETENAGAKERJAAN
segera kirim lamaranmu :
RSUD Dr. Soetomo Surabaya
Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo
No.6-8. Airlangga. Kec. Gueng. Kota SBY, Jawa Timur 60286”
Berikut kutipan narasinya:
“RELAWAN COVID-19
Mengingat banyaknya tim medis yang gugur dalam menangani covid-19 kamu membuka sukarelawan untuk bergabung dan membantu penanganan Covid-19
Persyaratan :
· KTP WNI
· Sehat Jasmani
· Tidak Takut CORONA
· Bersedia di Tempatan di Rumah Sakit manapun
· Bertanggung Jawab
· Disiplin dan Loyalitas
· Bersedia Bekerja Shift
Keuntungan
· KARYAWAN TETAP
· GAJI POKOK 5.000.000
· TUNJANGAN & BONUS
· DI SEDIAKAN MAKANAN
· BPJS KESEHATAN &
· KETENAGAKERJAAN
segera kirim lamaranmu :
RSUD Dr. Soetomo Surabaya
Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo
No.6-8. Airlangga. Kec. Gueng. Kota SBY, Jawa Timur 60286”
Hasil Cek Fakta
Dari hasil penelusuran, melalui media sosial resmi Facebook dan Instagram RSUD Dr. Soetomo Surabaya, pihak resmi RSUD Dr. Soetomo Surabaya menyatakan bahwa unggahan tersebut adalah hoaks.
“Dihimbau kepada Sobat Sehat Soetomo dan Seluruh Masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap berita/postingan yang belum jelas kebenarannya. Harus tetap Saring sebelum Sharing ya. Berita/ Postingan yang beredar tersebut HOAX,” tulis akun Facebook dan Instagram RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
“Dihimbau kepada Sobat Sehat Soetomo dan Seluruh Masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap berita/postingan yang belum jelas kebenarannya. Harus tetap Saring sebelum Sharing ya. Berita/ Postingan yang beredar tersebut HOAX,” tulis akun Facebook dan Instagram RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, informasi mengenai lowongan sukarelawan Covid-19 RSUD Dr. Soetomo Surabaya tidak benar dan masuk dalam Fabricated Content atau Konten Palsu.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2020/05/17/salah-lowongan-sukarelawan-covid-19-rsud-dr-soetomo-surabaya/
- https://www.instagram.com/p/CAH5AwsARtD/
- https://www.facebook.com/rsudrsoetomo/photos/a.1410445862408468/2855492071237166
- https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-hoaks-penerimaan-relawan-penanganan-covid-19-di-rsud-dr-soetomo-surabaya.html
- https://www.kominfo.go.id/content/detail/26476/hoaks-pembukaan-tenaga-sukarelawan-penanganan-covid-19-rsud-soetomo-surabaya/0/laporan_isu_hoaks
(GFD-2020-3968) [SALAH] Surat Libur Pembelajaran Jarak Jauh Hari Idul Fitri Tanggal 18 Mei s.d.1 Juni 2020 DKI Jakarta
Sumber: whatsapp.com & facebook.comTanggal publish: 17/05/2020
Berita
Beredar informasi yang diklaim sebagai isi surat edaran dari Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang menyatakan bahwa kegiatan belajar jarak jauh libur Idul Fitri dari tanggal 18 Mei sampai dengan 1 Juni 2020.
Berikut kutipan narasinya:
“Yth. Bapak/Ibu PTK Negeri dan Swasta,
Assalamualaikum Wr Wb
Menindaklanjuti Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta nomor 43/SE/2020 tentang Perpanjangan Pembelajaran Jarak Jauh/PJJ pada masa Darurat Covid 19 dan Perpanjangan Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberitahukan hal-hal sbb:
1. Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh dilaksanakan sampai dengan Hari Jumat 15 Mei 2020.
2. Libur Idul Fitri tanggal 18 Mei s.d. 1 Juni 2020.
3. Kegiatan Belajar Mengajar kembali akan dilaksanakan hari Selasa 2 Juni 2020 (Kondisional, sesuai dengan Kebijakan Dinas Pendidikan Prov DKI Jakarta.
4. Tetap berada dirumah dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat untuk mengurangi Penyebaran Virus
5. Semua sekolah membuat atas nama sekolahnya masing masing mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan dan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H, semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT dan kita kembali ke fitrah.
Demikian informasi ini kami sampaikan, untuk menjadi maklum adanya, Jika ada perkembangan informasi, akan kami sampaikan selanjutnya. Terima kasih.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. DKI Jakarta”
Berikut kutipan narasinya:
“Yth. Bapak/Ibu PTK Negeri dan Swasta,
Assalamualaikum Wr Wb
Menindaklanjuti Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta nomor 43/SE/2020 tentang Perpanjangan Pembelajaran Jarak Jauh/PJJ pada masa Darurat Covid 19 dan Perpanjangan Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberitahukan hal-hal sbb:
1. Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh dilaksanakan sampai dengan Hari Jumat 15 Mei 2020.
2. Libur Idul Fitri tanggal 18 Mei s.d. 1 Juni 2020.
3. Kegiatan Belajar Mengajar kembali akan dilaksanakan hari Selasa 2 Juni 2020 (Kondisional, sesuai dengan Kebijakan Dinas Pendidikan Prov DKI Jakarta.
4. Tetap berada dirumah dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat untuk mengurangi Penyebaran Virus
5. Semua sekolah membuat atas nama sekolahnya masing masing mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan dan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H, semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT dan kita kembali ke fitrah.
Demikian informasi ini kami sampaikan, untuk menjadi maklum adanya, Jika ada perkembangan informasi, akan kami sampaikan selanjutnya. Terima kasih.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. DKI Jakarta”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui hal tersebut tidak benar. Sebab, melalui akun media sosial Instagram @disdikdki, pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah memberikan klarifikasinya.
Pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyatakan bahwa informasi mengenai isi surat libur Idul Fitri tersebut tidak benar. “Sehubungan dengan beredar surat tentang Libur Idul Fitri dengan ini kami sampaikan bahwa hal tersebut TIDAK BENAR,” tulis akun @disdikdki.
Selain itu, Dinas Pendidikan DKI menyatakan bahwa surat edaran nomor 43 yang disinggung dalam narasi mengenai perpanjangan pembelajaran jarak jauh berlaku sampai tanggal 22 Mei 2020. “Surat Edaran Nomor 43 tentang Perpanjangan Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa PSBB di Lingkungan Dinas Pendidikan berlaku sampai dengan tanggal 22 Mei 2020. Sementara utuk Kegiatan KBM tetap mengacu pada Kalender Pendidikan 2019/2020,” tulis @disdikdki.
Pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyatakan bahwa informasi mengenai isi surat libur Idul Fitri tersebut tidak benar. “Sehubungan dengan beredar surat tentang Libur Idul Fitri dengan ini kami sampaikan bahwa hal tersebut TIDAK BENAR,” tulis akun @disdikdki.
Selain itu, Dinas Pendidikan DKI menyatakan bahwa surat edaran nomor 43 yang disinggung dalam narasi mengenai perpanjangan pembelajaran jarak jauh berlaku sampai tanggal 22 Mei 2020. “Surat Edaran Nomor 43 tentang Perpanjangan Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa PSBB di Lingkungan Dinas Pendidikan berlaku sampai dengan tanggal 22 Mei 2020. Sementara utuk Kegiatan KBM tetap mengacu pada Kalender Pendidikan 2019/2020,” tulis @disdikdki.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka klaim narasi informasi tersebut tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Fabricated Content atau Konten Palsu.
Rujukan
- https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1186555948343605/
- https://turnbackhoax.id/2020/05/17/salah-surat-libur-pembelajaran-jarak-jauh-hari-idul-fitri-tanggal-18-mei-s-d-1-juni-2020-dki-jakarta/
- https://jakarta.bisnis.com/read/20200516/77/1241570/cek-fakta-beredar-surat-libur-sekolah-selama-idulfitri-di-jakarta-benarkah
- https://www.instagram.com/p/CAPgQ0fDcTn/
- https://web.facebook.com/disdikdkijakarta/posts/1418385171697437:0
Halaman: 7458/7995






