Beredar akun Instagram @/umar_tubaba yang mengaku sebagai akun milik Bupati Tulang Bawang Barat, Umar Ahmad.
Narasi:
“Umar Ahmad
Visual Journal of Regent of Tulang Bawang Barat Indonesia Announcer of everyday happiness Hidup Beruga, Mati Berugo.”
(GFD-2021-6919) [SALAH] Akun Instagram Bupati Tulang Bawang Barat @umar_tubaba
Sumber: Instagram.comTanggal publish: 13/05/2021
Berita
Hasil Cek Fakta
Melalui hasil penelusuran, diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun milik Bupati Umar. Dilansir dari Instagram @kominfo.tubaba, akun tersebut adalah akun palsu. “FAKTANYA, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulang Bawang Barat memastikan akun tersebut adalah PALSU. Segala postingan dari akun tersebut tidak bersumber dari Bapak Umar Ahmad, S.P. maupun tim media sosial beliau,” tulis akun @kominfo.tubaba.
Adapun, diketahui bahwa akun milik Bupati Umar di Instagram menggunakan nama @kita.bersua. Oleh sebab itu, akun Instagram @/umar_tubaba masuk ke dalam kategori Konten Tiruan.
Adapun, diketahui bahwa akun milik Bupati Umar di Instagram menggunakan nama @kita.bersua. Oleh sebab itu, akun Instagram @/umar_tubaba masuk ke dalam kategori Konten Tiruan.
Kesimpulan
Akun @/umar_tubaba bukanlah akun milik Umar Ahmad, Bupati Tulang Bawang Barat. Mengacu kepada klarifikasi dari akun Instagram Kominfo Tulang Bawang Barat, akun milik Umar yang benar ialah @kita.bersua.
Rujukan
(GFD-2021-6920) [SALAH] Video “Hasil Pantauan Radar Penerbangan Kemarin, Indonesia Diserbu Imigran Aseng C1n4”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 13/05/2021
Berita
Akun Facebook Salman (fb.com/100067342235819) pada 7 Mei 2021 mengunggah sebuah video yang menampilkan rekaman radar dengan narasi sebagai berikut:
“HASIL PANTAUAN RADAR PENERBANGAN KEMARIN, INDONESIA DISERBU IMIGRAN ASENG C1N4. SIAP² KITA AKAN PERANG DENGAN C1N4 !!”
Di video tersebut, terdapat seseorang yang menyampaikan narasi: “Seumur-umur saya baru melihat pola penerbangan seperti ini. Semuanya ke arah timur, beriringan. Ada satu dua tiga empat lima enam beriringan ke arah timur, berada di utara Pulau Jawa, ada di Laut Jawa. Yang dikhawatirkan, yang saya khawatirkan ini nanti isinya itu warga negara asing, memang mau dipindah atau baru masuk ke wilayah NKRI. Ini baru lihat seperti ini. Kalau hari normal, selama pandemi yang berlangsung ini saya lihat tidak pernah kejadian seperti ini. Jam segini rata-rata sudah sepi kosong, tapi ini ada di sini beriringan dan semua bergerak”
“HASIL PANTAUAN RADAR PENERBANGAN KEMARIN, INDONESIA DISERBU IMIGRAN ASENG C1N4. SIAP² KITA AKAN PERANG DENGAN C1N4 !!”
Di video tersebut, terdapat seseorang yang menyampaikan narasi: “Seumur-umur saya baru melihat pola penerbangan seperti ini. Semuanya ke arah timur, beriringan. Ada satu dua tiga empat lima enam beriringan ke arah timur, berada di utara Pulau Jawa, ada di Laut Jawa. Yang dikhawatirkan, yang saya khawatirkan ini nanti isinya itu warga negara asing, memang mau dipindah atau baru masuk ke wilayah NKRI. Ini baru lihat seperti ini. Kalau hari normal, selama pandemi yang berlangsung ini saya lihat tidak pernah kejadian seperti ini. Jam segini rata-rata sudah sepi kosong, tapi ini ada di sini beriringan dan semua bergerak”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang menampilkan rekaman radar yang diklaim sebagai iring-iringan pesawat berisi imigran asing adalah konten yang menyesatkan.
Faktanya, bukan penerbangan imigran asing. Menurut Direktur Utama AirNav Indonesia, M Pramintohadi Soekarno, penerbangan tersebut adalah penerbangan yang dilayani oleh maskapai dalam negeri.
Dilansir dari Aero Indomagz, AirNav Indonesia menanggapi terkait beredarnya video yang tersebar di kalangan masyarakat melalui media sosial yang menampilkan rekaman Radar dengan voice over yang menyatakan terdapat penerbangan malam yang berisi warga negara asing. Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Soekarno, pada Jumat (7/5/2021) menegaskan bahwa informasi yang terdapat di dalam video tersebut merupakan kabar bohong (HOAX).
“Video tersebut berisi rekaman Radar yang menampilkan penerbangan di utara Pulau Jawa pada Rabu (5/5) dini hari. AirNav memastikan rekaman tersebut bukan merupakan tampilan Air Situation Display (ASD) pada Air Traffic Control (ATC) System AirNav baik di Surabaya, Makassar, Denpasar maupun Jakarta,” ungkap Pramintohadi.
Dijelaskannya, dalam video tersebut, perekam menampilkan 5 penerbangan yang ditengarai olehnya berisi warga negara asing.
“AirNav memastikan bahwa pernyataan tersebut adalah tidak benar. Kelima pesawat yang terlihat di radar dalam video tersebut adalah penerbangan berjadwal dengan rincian GIA682 (Jakarta-Sorong) Departure 00.45 WIB. GIA654 (Jakarta-Makassar) Departure 00.47 WIB, BTK6196 (Jakarta-Makassar) Departure 00.51 WIB, BTK7797 (Jakarta-Sorong) Departure 01.02 WIB dan LNI798 (Jakarta-Makassar) Departure 00.56 WIB,” terangnya.
“Kami menduga video ini sengaja dibuat untuk meresahkan masyarakat terutama dalam periode larangan mudik di masa pandemi. Kami menghimbau masyarakat untuk memeriksa dan memastikan semua informasi yang diterima, sehingga tidak menjadi korban HOAX,” papar Pramintohadi.
Terkait langkah hukum yang diambil terkait penyebaran video tersebut, AirNav Indonesia akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk penanganan lebih lanjut mengenai video hoax yang sempat viral di masyarakat.
“Selama periode larangan mudik, AirNav Indonesia menggelar posko untuk memastikan pelarangan mudik di angkutan udara berjalan optimal sesuai arahan pemerintah. Dan sampai pada hari kedua pelarangan mudik, frekuensi penerbangan menurun signifikan dan hanya menyisakan penerbangan dikecualikan seperti kargo dan emergensi,” pungkasnya.
Faktanya, bukan penerbangan imigran asing. Menurut Direktur Utama AirNav Indonesia, M Pramintohadi Soekarno, penerbangan tersebut adalah penerbangan yang dilayani oleh maskapai dalam negeri.
Dilansir dari Aero Indomagz, AirNav Indonesia menanggapi terkait beredarnya video yang tersebar di kalangan masyarakat melalui media sosial yang menampilkan rekaman Radar dengan voice over yang menyatakan terdapat penerbangan malam yang berisi warga negara asing. Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Soekarno, pada Jumat (7/5/2021) menegaskan bahwa informasi yang terdapat di dalam video tersebut merupakan kabar bohong (HOAX).
“Video tersebut berisi rekaman Radar yang menampilkan penerbangan di utara Pulau Jawa pada Rabu (5/5) dini hari. AirNav memastikan rekaman tersebut bukan merupakan tampilan Air Situation Display (ASD) pada Air Traffic Control (ATC) System AirNav baik di Surabaya, Makassar, Denpasar maupun Jakarta,” ungkap Pramintohadi.
Dijelaskannya, dalam video tersebut, perekam menampilkan 5 penerbangan yang ditengarai olehnya berisi warga negara asing.
“AirNav memastikan bahwa pernyataan tersebut adalah tidak benar. Kelima pesawat yang terlihat di radar dalam video tersebut adalah penerbangan berjadwal dengan rincian GIA682 (Jakarta-Sorong) Departure 00.45 WIB. GIA654 (Jakarta-Makassar) Departure 00.47 WIB, BTK6196 (Jakarta-Makassar) Departure 00.51 WIB, BTK7797 (Jakarta-Sorong) Departure 01.02 WIB dan LNI798 (Jakarta-Makassar) Departure 00.56 WIB,” terangnya.
“Kami menduga video ini sengaja dibuat untuk meresahkan masyarakat terutama dalam periode larangan mudik di masa pandemi. Kami menghimbau masyarakat untuk memeriksa dan memastikan semua informasi yang diterima, sehingga tidak menjadi korban HOAX,” papar Pramintohadi.
Terkait langkah hukum yang diambil terkait penyebaran video tersebut, AirNav Indonesia akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk penanganan lebih lanjut mengenai video hoax yang sempat viral di masyarakat.
“Selama periode larangan mudik, AirNav Indonesia menggelar posko untuk memastikan pelarangan mudik di angkutan udara berjalan optimal sesuai arahan pemerintah. Dan sampai pada hari kedua pelarangan mudik, frekuensi penerbangan menurun signifikan dan hanya menyisakan penerbangan dikecualikan seperti kargo dan emergensi,” pungkasnya.
Kesimpulan
Bukan penerbangan imigran asing. Menurut Direktur Utama AirNav Indonesia, M Pramintohadi Soekarno, penerbangan tersebut adalah penerbangan yang dilayani oleh maskapai dalam negeri.
Rujukan
- https://aeroindomagz.com/64049/airnav-pastikan-video-rekaman-radar-pesawat-berisi-warga-negara-asing-hoax.html
- https://www.kompas.com/tren/read/2021/05/09/093000665/ramai-rekaman-radar-pesawat-angkut-wna-begini-tanggapan-airnav
- https://www.antaranews.com/berita/2149786/hoaks-video-radar-enam-pesawat-diduga-berisi-wna
(GFD-2021-6912) [SALAH] Foto “resiko mudik menghindari razia dengan mencari jalan tikus”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 12/05/2021
Berita
Akun Facebook Ahmad Farid (fb.com/100042270227769) pada 6 Mei 2021 mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan kemacetan di pertigaan jalan tanah yang sempit di tengah persawahan dengan narasi sebagai berikut:
“MUDIK. Berbagai cara yang dilakukan menghindari Razia dengan mencari jalan Tikus. Tetapi… Resikonya Begini Sabar ya ..Orang sabar disayang Tuhan”
“MUDIK. Berbagai cara yang dilakukan menghindari Razia dengan mencari jalan Tikus. Tetapi… Resikonya Begini Sabar ya ..Orang sabar disayang Tuhan”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, adanya foto yang memperlihatkan kemacetan di pertigaan jalan tanah yang sempit di tengah persawahan yang dikaitkan dengan mudik dengan cara mencari jalan tikus merupakan konten yang salah.
Faktanya, tidak terkait dengan mudik. Foto tersebut adalah hasil digital imaging karya fotografer asal Swedia, Erik Johansson. Foto ini dipotret di jalan pedesaan kecil di Swedia pada Juli 2019. Karya-karyanya dibuat dengan menggabungkan beberapa foto yang berbeda.
Dilansir dari Tempo, foto ini terdapat di situs pribadi milik Johansson, Erikjo.com. Foto itu diberi judul “You First” dan dibuat pada 2020. Selain berprofesi sebagai fotografer, pria kelahiran 1985 itu juga merupakan seorang seniman visual (visual artist) yang kini berdomisili di Praha, Republik Ceko. Karya-karyanya dibuat dengan menggabungkan beberapa foto yang berbeda.
Johansson juga pernah mengunggah foto tersebut di akun Instagram pribadinya, @erik.joh, pada 21 Januari 2020. Foto ini diberi keterangan lokasi, yakni “Holmestad, Vastra Gotalands Lan, Sweden”. Adapun terjemahan caption foto itu adalah sebagai berikut:
“Karya baru: ‘You First’. Apa yang terjadi jika kita semua menginginkan hal yang sama? Kita tidak bermaksud merugikan tapi tetap saja hasilnya tidak seperti yang kita harapkan. Kita tidak selalu lebih kuat bersama-sama. Terinspirasi oleh dan dipotret di jalan pedesaan kecil di sekitar area tempat saya dibesarkan di Swedia pada Juli 2019. Kami memotret 11 mobil di lokasi dan sisanya yang berada di kejauhan diambil secara terpisah.”
Faktanya, tidak terkait dengan mudik. Foto tersebut adalah hasil digital imaging karya fotografer asal Swedia, Erik Johansson. Foto ini dipotret di jalan pedesaan kecil di Swedia pada Juli 2019. Karya-karyanya dibuat dengan menggabungkan beberapa foto yang berbeda.
Dilansir dari Tempo, foto ini terdapat di situs pribadi milik Johansson, Erikjo.com. Foto itu diberi judul “You First” dan dibuat pada 2020. Selain berprofesi sebagai fotografer, pria kelahiran 1985 itu juga merupakan seorang seniman visual (visual artist) yang kini berdomisili di Praha, Republik Ceko. Karya-karyanya dibuat dengan menggabungkan beberapa foto yang berbeda.
Johansson juga pernah mengunggah foto tersebut di akun Instagram pribadinya, @erik.joh, pada 21 Januari 2020. Foto ini diberi keterangan lokasi, yakni “Holmestad, Vastra Gotalands Lan, Sweden”. Adapun terjemahan caption foto itu adalah sebagai berikut:
“Karya baru: ‘You First’. Apa yang terjadi jika kita semua menginginkan hal yang sama? Kita tidak bermaksud merugikan tapi tetap saja hasilnya tidak seperti yang kita harapkan. Kita tidak selalu lebih kuat bersama-sama. Terinspirasi oleh dan dipotret di jalan pedesaan kecil di sekitar area tempat saya dibesarkan di Swedia pada Juli 2019. Kami memotret 11 mobil di lokasi dan sisanya yang berada di kejauhan diambil secara terpisah.”
Kesimpulan
Tidak terkait dengan mudik. Foto tersebut adalah hasil digital imaging karya fotografer asal Swedia, Erik Johansson. Foto ini dipotret di jalan pedesaan kecil di Swedia pada Juli 2019. Karya-karyanya dibuat dengan menggabungkan beberapa foto yang berbeda.
Rujukan
(GFD-2021-6913) [SALAH] “Greta Thurnberg Minta china stop gunakan sumpit krn sumpir pakai kayu”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 12/05/2021
Berita
Akun Facebook Mengungkap Kebenaran (fb.com/MengeksposKebenaran) pada 6 Mei 2021 mengunggah sebuah gambar tangkapan layar sebuah pesan di WhatsApp yang berisi foto aktivis lingkungan Greta Thunberg dan narasi “Greta Thurnberg anak swedia yg jadi terkenal krna pidato lingkungan hidup. Minta china stop gunakan sumpit krn sumpir pakai kayu. China jawab lebih baik kamu balik kesekolah lagi… Krn sumpit di china dibuat dr Bamboo… Dan bamboo bukan pohon melainkan jenis rumput.. Dan China juga bilang Greta DKK.. Kalau sdh beol jangan pakai tissue ya… Krn tissue dr kayu..”
Akun tersebut menambahkan narasi: “Greta ini kalo di Indonesia yaa rocky gerung. Omongannya bermegah2 tapi cacat fikir.”
Akun tersebut menambahkan narasi: “Greta ini kalo di Indonesia yaa rocky gerung. Omongannya bermegah2 tapi cacat fikir.”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, klaim bahwa aktivis lingkungan Greta Thunberg meminta Cina menyetop penggunaan sumpit karena terbuat dari kayu adalah klaim yang keliru.
Faktanya, tidak ditemukan sumber yang memuat pernyataan semacam itu dari Greta Thunberg. Juru bicaranya pun telah membantah bahwa Greta pernah melontarkan komentar tersebut. Demikian pula sebaliknya, pemerintah Cina tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang berisi jawaban atas permintaan Greta seperti yang terlihat dalam pesan berantai di atas.
Dilansir dari Tempo, narasi yang sama yang ditulis dalam bahasa Inggris pernah dimuat oleh situs Joe-ks.com pada 2020 dalam artikelnya yang berjudul “Greta on Chopsticks: Environmental activist with a Wong view on saving trees”. Artikel ini hanya berisi dua paragraf, berbunyi:
Greta invited the Chinese to give up using chopsticks to save trees. The Chinese have called on her and her friends to go back to school, where they will learn that chopsticks are made from bamboo. Bamboo is grass. The Chinese invited Greta and her friends not to wipe their butt with toilet paper, because it’s made from trees. Greta Thunberg is a Swedish environmental activist who has gained international recognition for her view that humanity is facing an existential crisis arising from climate change.
Namun, situs Joe-ks.com adalah sebuah situs humor dengan tagline “#1 humor site on the net”. Situs ini mengumpulkan berbagai lelucon yang dikirim oleh warganet dari berbagai negara.
Klaim yang sama, bahwa Greta Thunberg meminta Cina menyetop penggunaan sumpit, juga muncul di situs humor lainnya, Ifunny.co. Klaim ini terdapat dalam sebuah meme yang diunggah pada 3 Juli 2020. Situs tersebut memang mengkhususkan diri untuk berbagi meme.
Dari situs-situs humor tersebut, klaim soal Greta itu kemudian banyak dibagikan di media sosial, termasuk Facebook. Salah satu akun mengunggah klaim tersebut pada 12 April 2020. Saat itu, sejumlah organisasi pemeriksa fakta telah memverifikasi klaim tersebut. Mereka juga tidak menemukan bahwa Greta pernah melontarkan pernyataan soal sumpit dan Cina.
Dikutip dari kantor berita AFP, juru bicara Greta Thunberg juga telah menyatakan bahwa aktivis muda ini tidak pernah membuat komentar semacam itu. “Greta tidak pernah membuat komentar itu atau komentar terkait, dia juga tidak menerima pesan seperti itu,” kata juru bicara tersebut melalui email kepada AFP pada 15 April 2021.
Tempo kemudian memeriksa foto yang terdapat dalam pesan berantai di atas. Foto tersebut pernah dimuat oleh Independent.co.uk. Foto ini adalah foto saat Greta menghadiri konferensi pers pada hari kelima Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) COP25 di Casa Encendida, Madrid, Spanyol, pada 7 Desember 2019. Dalam Konferensi pers tersebut, tidak ada pernyataan Greta terkait sumpit.
Faktanya, tidak ditemukan sumber yang memuat pernyataan semacam itu dari Greta Thunberg. Juru bicaranya pun telah membantah bahwa Greta pernah melontarkan komentar tersebut. Demikian pula sebaliknya, pemerintah Cina tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang berisi jawaban atas permintaan Greta seperti yang terlihat dalam pesan berantai di atas.
Dilansir dari Tempo, narasi yang sama yang ditulis dalam bahasa Inggris pernah dimuat oleh situs Joe-ks.com pada 2020 dalam artikelnya yang berjudul “Greta on Chopsticks: Environmental activist with a Wong view on saving trees”. Artikel ini hanya berisi dua paragraf, berbunyi:
Greta invited the Chinese to give up using chopsticks to save trees. The Chinese have called on her and her friends to go back to school, where they will learn that chopsticks are made from bamboo. Bamboo is grass. The Chinese invited Greta and her friends not to wipe their butt with toilet paper, because it’s made from trees. Greta Thunberg is a Swedish environmental activist who has gained international recognition for her view that humanity is facing an existential crisis arising from climate change.
Namun, situs Joe-ks.com adalah sebuah situs humor dengan tagline “#1 humor site on the net”. Situs ini mengumpulkan berbagai lelucon yang dikirim oleh warganet dari berbagai negara.
Klaim yang sama, bahwa Greta Thunberg meminta Cina menyetop penggunaan sumpit, juga muncul di situs humor lainnya, Ifunny.co. Klaim ini terdapat dalam sebuah meme yang diunggah pada 3 Juli 2020. Situs tersebut memang mengkhususkan diri untuk berbagi meme.
Dari situs-situs humor tersebut, klaim soal Greta itu kemudian banyak dibagikan di media sosial, termasuk Facebook. Salah satu akun mengunggah klaim tersebut pada 12 April 2020. Saat itu, sejumlah organisasi pemeriksa fakta telah memverifikasi klaim tersebut. Mereka juga tidak menemukan bahwa Greta pernah melontarkan pernyataan soal sumpit dan Cina.
Dikutip dari kantor berita AFP, juru bicara Greta Thunberg juga telah menyatakan bahwa aktivis muda ini tidak pernah membuat komentar semacam itu. “Greta tidak pernah membuat komentar itu atau komentar terkait, dia juga tidak menerima pesan seperti itu,” kata juru bicara tersebut melalui email kepada AFP pada 15 April 2021.
Tempo kemudian memeriksa foto yang terdapat dalam pesan berantai di atas. Foto tersebut pernah dimuat oleh Independent.co.uk. Foto ini adalah foto saat Greta menghadiri konferensi pers pada hari kelima Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) COP25 di Casa Encendida, Madrid, Spanyol, pada 7 Desember 2019. Dalam Konferensi pers tersebut, tidak ada pernyataan Greta terkait sumpit.
Kesimpulan
Tidak ditemukan sumber yang memuat pernyataan semacam itu dari Greta Thunberg. Juru bicaranya pun telah membantah bahwa Greta pernah melontarkan komentar tersebut. Demikian pula sebaliknya, pemerintah Cina tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang berisi jawaban atas permintaan Greta seperti yang terlihat dalam pesan berantai di atas.
Rujukan
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/1367/keliru-greta-thunberg-minta-cina-setop-gunakan-sumpit-demi-jaga-lingkungan
- https://www.joe-ks.com/2020/greta-on-chopsticks
- https://ifunny.co/picture/greta-invited-the-chinese-to-give-up-using-chopsticks-to-hsWfH36n7
- https://www.facebook.com/gretathunbergsweden/posts/greta-invited-the-chinese-to-give-up-using-chopsticks-to-save-treesthe-chinese-h/1104149149952904/
- https://factcheck.afp.com/greta-thunberg-did-not-urge-chinese-people-stop-using-chopsticks-save-trees-0
- https://www.independent.co.uk/news/world/europe/greta-thunberg-climate-conference-madrid-chile-samoa-brianna-fruean-a9236676.html
Halaman: 6631/7954



