“Mereka yang bekerja antara tahun 2000 dan 2021 berhak menerima bantuan sosial finansial sebesar Rp 3.550.000.
Periksa apakah nama Anda ada di daftar untuk menarik manfaat
Daftar lengkap
https://subsidijamsostek[dot]online/bantuan/?bpjamsostek”
Bsu BPJS ketenagakerjaan
(GFD-2021-7457) [SALAH] Tautan Pengecekan Penerima BSU dari BPJS Ketenagakerjaan
Sumber: Whatsapp.comTanggal publish: 23/08/2021
Berita
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah pesan berantai melalui WhatsApp yang menyebarkan tautan untuk mengecek daftar penerima bantuan subsidi upah (BSU) dari BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek. Ketika tautan tersebut diakses, muncul beberapa pertanyaan yang harus dijawab oleh pengguna agar dapat mengklaim BSU.
Melansir dari Kompas, Deputri Direktur Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja telah menegaskan bahwa tautan tersebut bukan merupakan tautan resmi yang disebarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Pengecekan penerima BSU hanya dapat dilakukan melalui situs resmi bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id atau sso.bpjsketenagakerjaan.go.id bagi yang sudah memiliki akun BPJSTKU.
Selain melalui situs resmi, BPJS Ketenagakerjaan juga melayani pengecekan penerima BSU melalui layanan WhatsApp di nomor 081380070175, serta melalui pusat panggilan Layanan Masyarakat 175.
Lebih lanjut, Irvansyah juga menjelaskan bahwa jumlah BSU yang akan diberikan kepada masing-masing bekerja adalah Rp500.000 selama dua bulan, dan akan dibayarkan sekaligus dalam satu kali transfer, sehingga setiap pekerja akan menerima BSU sejumlah Rp1 juta.
Narasi serupa pernah beredar pada Maret 2021 lalu. Artikel dengan topik tersebut juga telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul artikel “[SALAH] Pesan Berantai Whatsapp Bantuan Sosial Finansial Rp3.550.000 Dari BPJS Kesehatan” yang diunggah pada 13 Maret 2021.
Dengan demikian, narasi yang beredar melalui pesan berantai di WhatsApp tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content.
Melansir dari Kompas, Deputri Direktur Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja telah menegaskan bahwa tautan tersebut bukan merupakan tautan resmi yang disebarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Pengecekan penerima BSU hanya dapat dilakukan melalui situs resmi bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id atau sso.bpjsketenagakerjaan.go.id bagi yang sudah memiliki akun BPJSTKU.
Selain melalui situs resmi, BPJS Ketenagakerjaan juga melayani pengecekan penerima BSU melalui layanan WhatsApp di nomor 081380070175, serta melalui pusat panggilan Layanan Masyarakat 175.
Lebih lanjut, Irvansyah juga menjelaskan bahwa jumlah BSU yang akan diberikan kepada masing-masing bekerja adalah Rp500.000 selama dua bulan, dan akan dibayarkan sekaligus dalam satu kali transfer, sehingga setiap pekerja akan menerima BSU sejumlah Rp1 juta.
Narasi serupa pernah beredar pada Maret 2021 lalu. Artikel dengan topik tersebut juga telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul artikel “[SALAH] Pesan Berantai Whatsapp Bantuan Sosial Finansial Rp3.550.000 Dari BPJS Kesehatan” yang diunggah pada 13 Maret 2021.
Dengan demikian, narasi yang beredar melalui pesan berantai di WhatsApp tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).
Deputi Direktur Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan telah menegaskan bahwa tautan tersebut bukan merupakan tautan resmi yang disebarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Pengecekan penerima BSU hanya dapat dilakukan melalui situs resmi bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id, layanan WhatsApp, atau pusat panggilan layanan masyarakat BPJS Ketenagakerjaan.
Deputi Direktur Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan telah menegaskan bahwa tautan tersebut bukan merupakan tautan resmi yang disebarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Pengecekan penerima BSU hanya dapat dilakukan melalui situs resmi bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id, layanan WhatsApp, atau pusat panggilan layanan masyarakat BPJS Ketenagakerjaan.
Rujukan
- https://www.kompas.com/tren/read/2021/08/21/083000765/waspada-link-subsidi-gaji-palsu-bp-jamsostek–unsur-penipuan-data
- https://www.liputan6.com/bisnis/read/4636109/hati-hati-banyak-beredar-situs-palsu-cek-subsidi-gaji
- https://turnbackhoax.id/2021/03/13/salah-pesan-berantai-whatsapp-bantuan-sosial-finansial-rp3-550-000-dari-bpjs-kesehatan/
(GFD-2021-7458) [SALAH] Video “warga Pemulutan, salah satu kampung di Kab. Ogan Ilir, Sumsel sdh akrab bermain dg buaya”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 23/08/2021
Berita
Akun Facebook Shand Al-Palembangi (fb.com/BerfiirPositif) pada 18 Agustus 2021 mengunggah sebuah video yang memperlihatkan anak-anak kecil bermain dengan buaya di sungai dengan narasi sebagai berikut:
“Pemulutan, salah satu kampung di Kab. Ogan Ilir, Sumsel….warga ny sdh akrab bermain dg buaya”
“Pemulutan, salah satu kampung di Kab. Ogan Ilir, Sumsel….warga ny sdh akrab bermain dg buaya”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang memperlihatkan anak-anak kecil bermain dengan buaya di sungai yang diklaim berlokasi di Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan merupakan konten yang salah.
Faktanya, lokasi di video itu bukan di Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Lokasi dalam video itu bukan di Indonesia, melainkan di di sebuah sungai di Sabah, Malaysia pada Juli 2020.
Video yang identik, salah satunya diunggah di akun Twitter CikZul pada 2 Juli 2020 dengan narasi “Dia buat macam kucing la pula”. Dikutip dari situs Viva, di video yang diunggah oleh akun itu terlihat empat orang anak bermain dengan buaya di sebuah sungai di Sabah, Malaysia yang ditangkap oleh ayah mereka.
Selain itu dilansir dari Sumeks, menurut Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy, melalui Kapolsek Pemulutan, Iptu Iklil Alanuari, berdasarkan keterangan dari Kades, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat, ternyata kejadian tersebut bukan berasal dari Desa Pemulutan Ilir. Dan tidak ditemukan adanya laporan maupun pemberitahuan dari warga sekitar sepanjang sungai Ogan yang berada di wilayah hukum Polsek Pemulutan.
Faktanya, lokasi di video itu bukan di Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Lokasi dalam video itu bukan di Indonesia, melainkan di di sebuah sungai di Sabah, Malaysia pada Juli 2020.
Video yang identik, salah satunya diunggah di akun Twitter CikZul pada 2 Juli 2020 dengan narasi “Dia buat macam kucing la pula”. Dikutip dari situs Viva, di video yang diunggah oleh akun itu terlihat empat orang anak bermain dengan buaya di sebuah sungai di Sabah, Malaysia yang ditangkap oleh ayah mereka.
Selain itu dilansir dari Sumeks, menurut Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy, melalui Kapolsek Pemulutan, Iptu Iklil Alanuari, berdasarkan keterangan dari Kades, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat, ternyata kejadian tersebut bukan berasal dari Desa Pemulutan Ilir. Dan tidak ditemukan adanya laporan maupun pemberitahuan dari warga sekitar sepanjang sungai Ogan yang berada di wilayah hukum Polsek Pemulutan.
Kesimpulan
BUKAN di Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Lokasi dalam video itu bukan di Indonesia, melainkan di di sebuah sungai di Sabah, Malaysia pada Juli 2020.
Rujukan
- https://twitter.com/mdfaidzul/status/1278707004287025153
- https://www.viva.co.id/berita/dunia/1282164-santuy-anak-anak-ini-asyik-berenang-bareng-buaya
- https://sumeks.co/viral-video-anak-anak-bermain-dengan-buaya-di-sungai-polisi-hoax/
- https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/aNr9jq2K-cek-fakta-video-anak-anak-bermain-dengan-buaya-di-sungai-ogan-ilir-sumsel-begini-faktanya
(GFD-2021-7453) [SALAH] Video “Biang covid bill gates kena timpuk dari orang yg geram padanya”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 22/08/2021
Berita
Akun Facebook Zainal Arifin (fb.com/100040836774191) pada 17 Agustus 2021 mengunggah sebuah video yang memperlihatkan Bill Gates dilempar kue dengan narasi sebagai berikut:
“Biang covid bill gates kena timpuk dari orang yg geram padanya”
“Biang covid bill gates kena timpuk dari orang yg geram padanya”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang memperlihatkan Bill Gates dilempar kue yang dikaitkan dengan Covid-19 merupakan konten yang menyesatkan.
Faktanya, video itu merupakan aksi pelemparan kue ke wajah Bill Gates itu terjadi pada 1998. Tidak ada kaitannya dengan pandemi Covid-19.
Video yang identik, diunggah di kanal Youtube npshive pada 2 Januari 2010 dengan judul “Bill Gates Pie in Face”. Unggahan itu menyebutkan, penyerangan terhadap Bill Gates terjadi di Belgia
Dilansir dari JawaPos yang mengutip portal The Wall Street Journal, insiden pelemparan tersebut terjadi pada 5 Februari 1998. Setelah pelemparan itu, Gates menolak untuk mengajukan tuntutan. Polisi Belgia akhirnya membebaskan seorang pria dan seorang wanita yang melempar kue krim ke wajah sang bos Microsoft.
Faktanya, video itu merupakan aksi pelemparan kue ke wajah Bill Gates itu terjadi pada 1998. Tidak ada kaitannya dengan pandemi Covid-19.
Video yang identik, diunggah di kanal Youtube npshive pada 2 Januari 2010 dengan judul “Bill Gates Pie in Face”. Unggahan itu menyebutkan, penyerangan terhadap Bill Gates terjadi di Belgia
Dilansir dari JawaPos yang mengutip portal The Wall Street Journal, insiden pelemparan tersebut terjadi pada 5 Februari 1998. Setelah pelemparan itu, Gates menolak untuk mengajukan tuntutan. Polisi Belgia akhirnya membebaskan seorang pria dan seorang wanita yang melempar kue krim ke wajah sang bos Microsoft.
Kesimpulan
Aksi pelemparan kue ke wajah Bill Gates itu terjadi pada 1998. Tidak ada kaitannya dengan pandemi Covid-19.
Rujukan
(GFD-2021-7454) [SALAH] John Cena Meninggal Dunia
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 22/08/2021
Berita
“(OUR MAN JOHN CENA) was involved in accident
Yesterday and he is died.our man JOHN CENA RIP.pls pray for him may her soul rest in perfect
Peace.
RIP JOHN CENA”.
Yesterday and he is died.our man JOHN CENA RIP.pls pray for him may her soul rest in perfect
Peace.
RIP JOHN CENA”.
Hasil Cek Fakta
Beberapa waktu lalu sempat beredar sebuah informasi pada berbagai media sosial, salah satunya Facebook terkait John Cena, pegulat profesional yang dikabarkan telah meninggal dunia. Dalam postingan di salah satu akun Facebook bernama U Sai Marma Jack, akun tersebut membagikan beberapa foto terkait John Cena dengan narasi foto yang menjelaskan bahwa John Cena telah meninggal dunia karena peristiwa kecelakaan mobil yang dialaminya. Dalam narasi foto tersebut juga disertakan ucapan turut berbela sungkawa atas meninggalnya John Cena.
Selain itu, foto-foto yang dibagikan oleh akun tersebut pula terdiri dari foto ucapan berbela sungkawa, foto tentang kegiatan sebelum prosesi pemakaman dilakukan yang dihadiri oleh banyak orang, salah satunya ialah Dwayne Johnson atau yang lebih dikenal dengan nama The Rock. Lalu memuat pula foto John Cena yang sedang terbaring di rumah sakit.
Namun setelah dilakukan penelusuran, foto-foto tersebut bukanlah foto yang berkaitan dengan meningganya John Cena. Foto yang menerangkan kegiatan sebelum prosesi pemakaman yang dihadiri oleh Dwayne Johnson bukanlah foto terkait kematian John Cena, karena melansir dari akun Instagram pribadi Dwayne Johnson yaitu @therock, foto tersebut adalah hasil tangkapan layar dari video terkait proses pemakaman ayah dari Dwayne Johnson. Lalu terkait dengan foto yang menampilkan sejumlah orang yang duduk dan menghadiri prosesi pemakaman pula bukanlah sejumlah orang yang hadir atas meninggalnya John Cena. Karena melansir dari apnews.com, foto tersebut ialah foto sejumlah orang dari Fox News Channel yang sedang menantikan pemakaman John Lewis pada tahun 2020 lalu.
Lalu terkait dengan foto oleh John Cena yang sedang terbaring di rumah sakit, melansir dari Youtube resmi WWE (World Wrestling Entertainment) dan melansir dari eonline.com, foto tersebut ialah foto terkait dengan keadaan John Cena setelah melakukan operasi terhadap benjolan besar yang ada di sikutnya pada tahun 2013 lalu.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi meninggalnya John Cena masuk ke dalam kategori konten palsu.
Selain itu, foto-foto yang dibagikan oleh akun tersebut pula terdiri dari foto ucapan berbela sungkawa, foto tentang kegiatan sebelum prosesi pemakaman dilakukan yang dihadiri oleh banyak orang, salah satunya ialah Dwayne Johnson atau yang lebih dikenal dengan nama The Rock. Lalu memuat pula foto John Cena yang sedang terbaring di rumah sakit.
Namun setelah dilakukan penelusuran, foto-foto tersebut bukanlah foto yang berkaitan dengan meningganya John Cena. Foto yang menerangkan kegiatan sebelum prosesi pemakaman yang dihadiri oleh Dwayne Johnson bukanlah foto terkait kematian John Cena, karena melansir dari akun Instagram pribadi Dwayne Johnson yaitu @therock, foto tersebut adalah hasil tangkapan layar dari video terkait proses pemakaman ayah dari Dwayne Johnson. Lalu terkait dengan foto yang menampilkan sejumlah orang yang duduk dan menghadiri prosesi pemakaman pula bukanlah sejumlah orang yang hadir atas meninggalnya John Cena. Karena melansir dari apnews.com, foto tersebut ialah foto sejumlah orang dari Fox News Channel yang sedang menantikan pemakaman John Lewis pada tahun 2020 lalu.
Lalu terkait dengan foto oleh John Cena yang sedang terbaring di rumah sakit, melansir dari Youtube resmi WWE (World Wrestling Entertainment) dan melansir dari eonline.com, foto tersebut ialah foto terkait dengan keadaan John Cena setelah melakukan operasi terhadap benjolan besar yang ada di sikutnya pada tahun 2013 lalu.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi meninggalnya John Cena masuk ke dalam kategori konten palsu.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Novita Kusuma Wardhani (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta). Informasi tersebut salah. Faktanya melansir dari akun Twitter resminya yaitu @JohnCena, pada tanggal 17 Agustus 2021 ia mengabarkan bahwa saat ini ia yang sedang mempersiapkan dirinya untuk acara SummerSlam yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2021.
Rujukan
- https://www.eonline.com/news/482039/john-cena-has-major-surgery-and-nikki-bella-plays-nurse-on-total-divas-see-the-full-recap
- https://www.youtube.com/watch?v=AfZKSLmvB7g
- https://www.instagram.com/tv/B8SZSPGHgKx/?utm_source=ig_embed&ig_rid=daba5913-c1e6-47f8-b465-7f93193e9b9f
- https://apnews.com/article/entertainment-george-w-bush-bill-clinton-u-s-news-tv-a7f2d9f88e22f35dbc85fcfd2f54f386
- https://twitter.com/JohnCena/status/1427418855572377607
Halaman: 6492/7975



