Sebuah video yang diklaim politisi Austria, Eva Maria Holzleitner pingsan setelah mendapatkan vaksin beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 14 November 2021 lalu.
Dalam video berdurasi 29 detik itu terlihat Holzleitner tengah berpidato di atas mimbar. Namun, Holzleitner tiba-tiba ambruk. Video tersebut kemudian dikaitkan dengan kabar bahwa Holzleitner pingsan usai mendapatkan vaksin.
"Uhmmm apa yang mereka sebut ini lagi .... KARMA 😂😂😂 Politisi Austria yang divaksinasi penuh Eva Maria Holzleitner (28 tahun) pingsan di TV," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 4 kali dibagikan dan mendapat 10 komentar warganet.
(GFD-2021-7890) [SALAH] Video Politisi Austria Pingsan Usai Disuntik Vaksin
Sumber: FacebookTanggal publish: 23/11/2021
Berita
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim politisi Austria, Eva Maria Holzleitner pingsan setelah mendapatkan vaksin. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "eva-maria holzleitner collapses" di kolom pencarian Google Search.
Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "No, Austrian MP Eva-Maria Holzleitner Has Not Died After Getting Vaccine" yang dimuat situs boomlive.in pada 20 November 2021.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa video itu mulanya diunggah oleh salah satu blog asal Korea Selatan, Never Cafe.
Blog tersebut mengklaim bahwa Holzleitner meninggal saat berpidato karena sudah disuntik vaksin. Namun klaim itu dianggap tidak berdasar.
Holzleitner memang pingsan saat berpidato di parlemen di Wina pada 12 Oktober 2021. Namun, ia pingsan karena kekuarangan cairan dan tidak ada kaitannya dengan vaksin.
Hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Holzleitner, Ruth Manninger. Ia menyebut bahwa politisi Austria itu pingsan bukan karena vaksin.
"Penyebab kolapsnya (Holzleitner) karena kekurangan cairan," kata Ruth Manninger kepada AFP pada 11 November 2021.
Dia mengatakan Holzleitner dalam kondisi sangat baik. Holzleitner secara terbuka menyatakan dukungannya untuk vaksinasi COVID-19.
Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "No, Austrian MP Eva-Maria Holzleitner Has Not Died After Getting Vaccine" yang dimuat situs boomlive.in pada 20 November 2021.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa video itu mulanya diunggah oleh salah satu blog asal Korea Selatan, Never Cafe.
Blog tersebut mengklaim bahwa Holzleitner meninggal saat berpidato karena sudah disuntik vaksin. Namun klaim itu dianggap tidak berdasar.
Holzleitner memang pingsan saat berpidato di parlemen di Wina pada 12 Oktober 2021. Namun, ia pingsan karena kekuarangan cairan dan tidak ada kaitannya dengan vaksin.
Hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Holzleitner, Ruth Manninger. Ia menyebut bahwa politisi Austria itu pingsan bukan karena vaksin.
"Penyebab kolapsnya (Holzleitner) karena kekurangan cairan," kata Ruth Manninger kepada AFP pada 11 November 2021.
Dia mengatakan Holzleitner dalam kondisi sangat baik. Holzleitner secara terbuka menyatakan dukungannya untuk vaksinasi COVID-19.
Kesimpulan
Kabar tentang video yang diklaim politisi Austria, Eva Maria Holzleitner pingsan setelah mendapatkan vaksin ternyata tidak benar. Faktanya, Holzleitner pingsan karena kekurangan cairan dan tidak ada hubungannya dengan vaksin.
Rujukan
(GFD-2021-7891) [SALAH] Video Anies Baswedan Test Drive Sirkuit Monas
Sumber: FacebookTanggal publish: 23/11/2021
Berita
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang test drive Sirkuit Monas. Klaim tersebut berupa video yang diunggah salah satu aku Facebook, pada 13 November 2021.
Klaim video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang test drive Sirkuit Monas yang diunggah menampilkan Anies Baswedan sedang mengendari motor besar kemudian terjatuh.
Pada video terdapat tulisan "Anies Juga ga Kalah Tes Drive Sirkuit Monas"
Unggah tersebut diberi keterangan sebagai berikut:
"Got Father Ga Mau Kalah dengan Presiden Joko Widodo !! Pasang aksi Berlaga Prof Naek Moge‼️🤡🤡 Boro Boro bisa finish Jajal Lintasan Tempat Suci Kaumya disepanjang jalan bundaran Monas!! Satu Kali Gass!! GASS POOL Rem Blong Auto Tepar🤡🤡⁉️‼️Ne orang mau ngapain aja ga pernah bawa berkah kalau ga bikin masalah ya bawa musibah✍🏻‼️🤡"
Klaim video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang test drive Sirkuit Monas yang diunggah menampilkan Anies Baswedan sedang mengendari motor besar kemudian terjatuh.
Pada video terdapat tulisan "Anies Juga ga Kalah Tes Drive Sirkuit Monas"
Unggah tersebut diberi keterangan sebagai berikut:
"Got Father Ga Mau Kalah dengan Presiden Joko Widodo !! Pasang aksi Berlaga Prof Naek Moge‼️🤡🤡 Boro Boro bisa finish Jajal Lintasan Tempat Suci Kaumya disepanjang jalan bundaran Monas!! Satu Kali Gass!! GASS POOL Rem Blong Auto Tepar🤡🤡⁉️‼️Ne orang mau ngapain aja ga pernah bawa berkah kalau ga bikin masalah ya bawa musibah✍🏻‼️🤡"
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Anies Baswedan test drive Sirkuit Monas, dengan menggunakan Yandex.
Penelusuran mengarah pada sejumlah situs salah satunya akun YouTube Tribunews yang memuat video berjudul "Sempat Terjatuh saat Jajal Moge Dishub DKI Jakarta, Anies Baswedan Beri Penjelasan" pada 4 agustus 2018.
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:
"Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat terjatuh ketika menjajal moge milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.
Tribun-Video.com melansir TribunJakarta.com, Kamis(9/8/2018), peristiwa itu terjadi di Monas pada Rabu (8/9/2018) dalam kegiatan apel kesiapan sarana dan prasarana transportasi Dishub DKI Jakarta dalam rangka mendukung Asian Games 2018.
Awalnya dalam video terlihat Anies Baswedan ujuk kebolehan mengendarai motor berkapasitas 1.600 cc.
Dia sempat berputar beberapa kali, tetapi saat hendak turun, Anies jutru hampir terjatuh.
Petugas Dishub yang ada di lokasi pun dengan sigap membantu Anies.
Dari peristiwa itu, Anies mengaku mendapatkan pengalaman baru. "
Penelusuran juga mengarah pada artikel video berjudul "VIDEO: Rekaman Anies Baswedan Jatuh dari Moge Dishub" yang dimuat situs liputan6.com, pada 9 Agustus 2018.
Artikel video situs situs liputan6.com memuat video yang identik dengan klaim, terdapat keterangan sebagai berikut:
"Liputan6.com, Jakarta Anies Baswedan jatuh terguling saat naik moge milik Dishub. Saat itu Anies sedang memimpin apel transportasi Asian Games. Tak kapok, Anies malah mencoba motor dishub jenis lainnya."
Artikel berjudul "Anies Baswedan Jatuh Saat Jajal Moge Dishub" yang dimuat situs liputan6.com pada 8 Agustus 2021, menyebutkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin apel kesiapan transportasi selama Asian Games dan Asian Para Games 2018 di Monas pagi tadi. Setelah membuka apel, dia meninjau jejeran bus dengan stiker dan nuansa Asian Games yang berdampingan dengan motor-motor gede yang menjadi pengawal bus-bus atlet.
Pada kesempatan itu, Anies ikut menjajal motor BMW K 1600 B milik Dinas Perhubungan DKI. Dia mengendarai moge 1600 cc tersebut pelan-pelan dan berputar di sekitar Monas.
Penelusuran mengarah pada sejumlah situs salah satunya akun YouTube Tribunews yang memuat video berjudul "Sempat Terjatuh saat Jajal Moge Dishub DKI Jakarta, Anies Baswedan Beri Penjelasan" pada 4 agustus 2018.
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:
"Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat terjatuh ketika menjajal moge milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.
Tribun-Video.com melansir TribunJakarta.com, Kamis(9/8/2018), peristiwa itu terjadi di Monas pada Rabu (8/9/2018) dalam kegiatan apel kesiapan sarana dan prasarana transportasi Dishub DKI Jakarta dalam rangka mendukung Asian Games 2018.
Awalnya dalam video terlihat Anies Baswedan ujuk kebolehan mengendarai motor berkapasitas 1.600 cc.
Dia sempat berputar beberapa kali, tetapi saat hendak turun, Anies jutru hampir terjatuh.
Petugas Dishub yang ada di lokasi pun dengan sigap membantu Anies.
Dari peristiwa itu, Anies mengaku mendapatkan pengalaman baru. "
Penelusuran juga mengarah pada artikel video berjudul "VIDEO: Rekaman Anies Baswedan Jatuh dari Moge Dishub" yang dimuat situs liputan6.com, pada 9 Agustus 2018.
Artikel video situs situs liputan6.com memuat video yang identik dengan klaim, terdapat keterangan sebagai berikut:
"Liputan6.com, Jakarta Anies Baswedan jatuh terguling saat naik moge milik Dishub. Saat itu Anies sedang memimpin apel transportasi Asian Games. Tak kapok, Anies malah mencoba motor dishub jenis lainnya."
Artikel berjudul "Anies Baswedan Jatuh Saat Jajal Moge Dishub" yang dimuat situs liputan6.com pada 8 Agustus 2021, menyebutkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin apel kesiapan transportasi selama Asian Games dan Asian Para Games 2018 di Monas pagi tadi. Setelah membuka apel, dia meninjau jejeran bus dengan stiker dan nuansa Asian Games yang berdampingan dengan motor-motor gede yang menjadi pengawal bus-bus atlet.
Pada kesempatan itu, Anies ikut menjajal motor BMW K 1600 B milik Dinas Perhubungan DKI. Dia mengendarai moge 1600 cc tersebut pelan-pelan dan berputar di sekitar Monas.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Anies Baswedan test drive Sirkuit Monas tidak benar.
Dalam video tersebut Anies ikut menjajal motor BMW K 1600 B milik Dinas Perhubungan DKI setelah apel kesiapan transportasi selama Asian Games dan Asian Para Games 2018 di Monas.
Dalam video tersebut Anies ikut menjajal motor BMW K 1600 B milik Dinas Perhubungan DKI setelah apel kesiapan transportasi selama Asian Games dan Asian Para Games 2018 di Monas.
Rujukan
- httpyoutube.com/watch?app=desktop&v=U8vTVGFf1Ws
- https://www.liputan6.com/news/read/3613210/anies-baswedan-jatuh-saat-jajal-moge-dishub
- https://www.liputan6.com/citizen6/read/3613998/video-rekaman-anies-baswedan-jatuh-dari-moge-dishub
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4717684/cek-fakta-tidak-benar-dalam-video-ini-anies-test-drive-sirkuit-monas
(GFD-2021-7892) [SALAH] SMS Lelang Online Pegadaian
Sumber: SMSTanggal publish: 23/11/2021
Berita
“Yang minat memiliki/membeli barang lelangan dari yang sudah jatuh tempo, surat2 lengkap, berkualitas & asli.Klik: http://bit[dot].ly/com_pegadaian”
Hasil Cek Fakta
Beredar SMS yang mengatsnamakan pegadaian tentang tawaran membeli barang lelang dari Pegadaian yang sudah jatuh tempo. Dalam SMS tersebut disertakan juga link yang mana link tersebut berisi foto barang beserta harga.
Setelah ditelusuri pada website resmi pegadaian.co.id ditemukan sebuah informasi mengenai lelang online dalam sebuah artikel yang berjudul “Beredar lelang online, Pegadaian himbau masyarakat hati-hati”. Pegadaian sampai saat ini tidak melalukan lelang secara online hal tersebut disampaikan oleh Sekertaris Perusahaan PT Pegadaian (Persero) R. Swasono Amoeng Widodo dalam artikel tersebut.
“Lelang barang jaminan yang jatuh tempo dilakukan di Kantor Cabang Pegadaian, bazar, atau pameran. Jadi transaksinya dilakukan secara langsung sehingga nasabah dapat memilih dan meneliti barang yang akan dibeli. Setelah terjadi kesepakatan harga, baru dilakukan pembayaran,” ujarnya.
Lebih lanjut pada akun resmi Instagram @pegadaian_id terdapat informasi yang sama yaitu PT Pegadaian (Persero) tidak melakukan lelang secara online. Kemudian mengimbau untuk tidak melakukan transaksi ke rekening yang tidak dikenal dan melakukan konfirmasi ke outlet Pegadaian terdekat atau hubungi Call Center Pegadaian 021-1500-596 atau Humas Pegadaian Pusat 021-3155-550 Ext.324.
Dengan demikian, SMS lelang online yang mengatasnamakan Pegadaian tidak benar, sehingga masuk dalam kategori konten palsu.
Setelah ditelusuri pada website resmi pegadaian.co.id ditemukan sebuah informasi mengenai lelang online dalam sebuah artikel yang berjudul “Beredar lelang online, Pegadaian himbau masyarakat hati-hati”. Pegadaian sampai saat ini tidak melalukan lelang secara online hal tersebut disampaikan oleh Sekertaris Perusahaan PT Pegadaian (Persero) R. Swasono Amoeng Widodo dalam artikel tersebut.
“Lelang barang jaminan yang jatuh tempo dilakukan di Kantor Cabang Pegadaian, bazar, atau pameran. Jadi transaksinya dilakukan secara langsung sehingga nasabah dapat memilih dan meneliti barang yang akan dibeli. Setelah terjadi kesepakatan harga, baru dilakukan pembayaran,” ujarnya.
Lebih lanjut pada akun resmi Instagram @pegadaian_id terdapat informasi yang sama yaitu PT Pegadaian (Persero) tidak melakukan lelang secara online. Kemudian mengimbau untuk tidak melakukan transaksi ke rekening yang tidak dikenal dan melakukan konfirmasi ke outlet Pegadaian terdekat atau hubungi Call Center Pegadaian 021-1500-596 atau Humas Pegadaian Pusat 021-3155-550 Ext.324.
Dengan demikian, SMS lelang online yang mengatasnamakan Pegadaian tidak benar, sehingga masuk dalam kategori konten palsu.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah Oktari Jasmien (UIN Raden Mas Said Surakarta).
Sms tersebut tidak benar. Faktanya, melalui website dan akun Instagram resmi PT Pegadaian (Persero) dinyatakan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan lelang online.
Sms tersebut tidak benar. Faktanya, melalui website dan akun Instagram resmi PT Pegadaian (Persero) dinyatakan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan lelang online.
Rujukan
(GFD-2021-8818) Keliru, Rina Kusumastuti Meraih Penghargaan Tertinggi karena Menemukan Metode Baru Menurunkan Berat Badan
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 22/11/2021
Berita
Informasi tentang seorang pelajar asal Indonesia yang berhasil meraih penghargaan tertinggi pada 2019, setelah menemukan metode baru tentang penurunan berat badan, beredar di Instagram. Pelajar tersebut diklaim bernama Rina Kusumastuti yang kuliah di salah satu universitas di Amerika Serikat.
Unggahan yang mempublikasikan cerita itu antara lain bisa ditemukan di sini, sini, dan sini. Seluruh unggahan memuat cerita yang sama dengan dilengkapi dua foto seorang perempuan dan laki-laki dalam pakaian wisuda.
Cuplikan cerita tersebut yakni:
Rina Kusumastuti ialah mahasiswi asal Indonesia yang berhasil menemukan formula unik yang mampu menurunkan berat badan dalam waktu singkat, tanpa perlu membatasi asupan makanan.
Temuan ini merupakan hasil dari penelitian dan proses penulisan tesisnya, di mana hasil temuannya ini menuai pujian dari para peneliti terkemuka di dunia.
Dalam temuannya ini, Rina menawarkan ide jenius yang proses realisasinya akan ditangani oleh struktur ilmiah Indonesia. Para pakar asupan makanan dan sejumlah pakar di bidang lain akan ikut ambil bagian dalam pengembangan produk di mana formulanya didasarkan atas hasil riset yang dilakukan Rina Kusumastuti.
Tangkapan layar unggahan dengan klaim bahwa Rina Kusumastuti meraih penghargaan tertinggi karena menemukan metode baru menurunkan berat badan
Hasil Cek Fakta
Dari hasil verifikasi Tempo, cerita seorang pelajar Rina Kusumastuti yang meraih penghargaan tertinggi di 2019 karena menemukan metode baru penurunan berat badan, adalah tidak pernah ada. Narasi tersebut berulang kali muncul di internet sejak 2019, dengan mengubah foto maupun nama.
Tempo telah mencari pemberitaan tentang kisah Rina Kusumastuti tersebut dengan berbagai kata kunci, baik dalam bahasa Indonesia, maupun bahasa Inggris. Namun kisah tersebut tidak pernah ada di media dalam negeri maupun luar negeri. Termasuk dengan menggunakan pencarian di Google Scholar untuk melacak hasil penelitian formula tersebut, hasilnya juga nihil.
Tentunya sangat tidak masuk akal bagi media akan melewatkan cerita tersebut, jika memang kisah itu sesuai fakta.
Berikutnya, Tempo mencoba melacak foto perempuan dalam unggahan tersebut dan diklaim sebagai Rina Kusumastuti. Dengan reverse image tool milik Google, Tempo menemukan foto tersebut pernah dipublikasikan di situs University College of Yayasan Pahang pada 8 Desember 2018. Foto itu dimuat dalam artikel mereka berjudul UCYP Talk on Employee Healthcare and Welfare.
Tempo kemudian melacak nama-nama pembicara dalam acara tersebut, lalu terhubung dengan Dr. Madihah Mazha. Dalam acara itu, Madihah hadir hadir sebagai Spesialis Medis International Islamic University Malaysia (IIUM) dan dia mempresentasikan tentang makanan sehat.
Saat dihubungi melalui Facebook messenger, Madihah mengatakan foto yang diklaim sebagai Rina Kusumastuti tersebut, adalah koleganya yang dulu bekerja sebagai staf marketing Pusat Spesiasil Media IIUM. Dia bernama Masniza Zahari. “I think someone using her picture,” kata dia kepada Tempo, Sabtu 20 November 2021.
Sebagai seorang ahli diet, Madihah menjelaskan tidak mungkin berat badan seseorang bisa turun 15 kilogram dalam waktu sepekan. Menurut dia, hal itu bukan cara diet yang sehat. Normalnya, berat badan maksimal yang harus diturunkan adalah sekitar 0,5-1 kilogram per minggu atau 2-4 kg per bulan.
Beredar dengan foto berbeda
Tempo melacak kisah tentang Rina Kusumastuti di internet. Kisah pertama beredar 19 Desember 2019 sebagai konten sponsor yang dimuat oleh situs Tribunnews. Saat itu, foto yang ditampilkan berbeda dengan yang beredar pada 2021.
Tangkapan layar unggahan artikel dan foto dengan keterangan wanita muslim Asia menyilangkan tangannya dan melihat ke kamera, dengan latar belakang teman-temannya.
Saat ditelusuri, foto ini lebih dulu dipublikasikan di situs stok foto Alamy pada 5 Mei 2019 dengan keterangan: wanita muslim Asia menyilangkan tangannya dan melihat ke kamera, dengan latar belakang teman-temannya.
Foto tersebut juga digunakan dalam situs profil Universiti Malaysia Serawak.
Tak ada keterangan bahwa perempuan dalam foto tersebut bernama Rina Kusumastuti.
Setahun kemudian, cerita tersebut dimuat di situs Citra Indonesia dengan judul Mendikbud Apresiasi Rina Kusumastuti Penemu Obat Turunkan Berat Badan pada 5 Juni 2020. Foto yang ditampilkan yakni seorang perempuan berhijab membentangkan bendera Merah Putih.
Tangkapan Layar situs Citra Indonesia dengan judul Mendikbud Apresiasi Rina Kusumastuti Penemu Obat Turunkan Berat Badan pada 5 Juni 2020. Foto yang ditampilkan yakni seorang perempuan berhijab membentangkan bendera Merah Putih.
Saat ditelusuri, pelajar dalam foto tersebut adalah Latifah Mar’atun Solihah, yang saat itu menjadi pelajar Kelas XII SMAN 1 Teras, Boyolali. Dia meraih dua penghargaan sekaligus dalam kompetisi bergengsi International Science and Engineering Fair (Intel ISEF) di Los Angeles, California, Amerika Serikat, Sabtu 20 Mei 2017.
Dikutip dari Solo Pos, Latifah mengusung riset berjudul Anak-Anak Terbuang: Studi tentang Sikap Masyarakat terhadap ODHA/AIDS dalam ajang tersebut.
Dari berita tersebut, jelas menunjukkan bahwa penelitian yang dimenangi oleh Latifah tidak terkait dengan pelangsing badan.
Selain tiga foto di atas, foto versi lain beredar seperti ini. Faktanya, perempuan dalam foto ini bernama Rahma. Foto tersebut pernah dipublikasikan di Shutterstock dengan keterangan: Dokumenter wisuda Rahma yang mendapatkan gelar sarjana di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta 24 November 2018.
Foto Dokumenter wisuda Rahma yang mendapatkan gelar sarjana di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta 24 November 2018 yang diklaim sebagai Rina Kusumastuti di Media sosial. Sumber: Shutterstock
Iklan obat pelangsing
Cerita palsu tentang Rina Kusumastuti tersebut banyak digunakan untuk mempromosikan obat-obat pelangsing tubuh. Seperti akun Instagram Media Dakwah dan Ngaji Bekal Akherat yang memuat iklan pelangsing tubuh di bagian akhir cerita tentang Rina Kusumastuti.
Jika akun Media Dakwah mempromosikan produk Amanah Slimming, sedangkan akun Ngaji Bekal Akherat mengiklankan Freenesia Slim. Unggahan lain juga memiliki motif yang sama.
Kesimpulan
Dari pemeriksaan fakta di atas, Tempo menyimpulkan Rina Kusumastuti, pelajar Indonesia yang menemukan metode baru menurunkan berat badan dan meraih penghargaan tertinggi adalah keliru. Cerita tersebut telah beredar sejak 2019 dan tidak pernah terjadi. Foto-foto yang diklaim Rina Kusumastuti diambil dari foto-foto lain yang tidak terkait dengan cerita tersebut.
Tim Cek Fakta Tempo
Rujukan
- https://www.instagram.com/p/CWkBHnApvVe/?utm_source=ig_embed&ig_rid=e191aa82-3110-4278-b872-06624fcca6f0
- https://www.instagram.com/p/CWkCtFKJPC2/?utm_source=ig_embed&ig_rid=5e0a8231-24a7-4eb8-9248-0650355539a1
- https://www.instagram.com/p/CWj_6KUvZEY/?utm_source=ig_embed&ig_rid=ee1f343d-235f-41cc-be7b-ffa58c6e8d23
- https://www.solopos.com/kisah-inspiratif-siswi-dari-keluarga-kurang-mampu-di-boyolali-raih-penghargaan-di-amerika-818426
Halaman: 6370/7981
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3640581/original/043749400_1637568215-Pingsan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3640773/original/095982100_1637578116-anies_testdrive.jpg)


