• (GFD-2024-17455) [KLARIFIKASI] Fenomena Alam Gunung Lumpur Dinarasikan Bumi Meledak Setelah Gempa Tuban

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/03/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video semburan lumpur dari perut Bumi yang diklaim terjadi setelah gempa mengguncang Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada 22 Maret 2024.

    Narasi video menyebutkan, Bumi tiba-tiba meledak setelah gempa mengguncang Tuban.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konten tersebut perlu diluruskan.

    Video semburan lumpur yang dinarasikan Bumi meledak setelah gempa Tuban dibagikan oleh akun Facebook ini dan akun YouTube ini pada 22 Maret 2024.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Gempar !! Pertanda Apa ini...?Setelah Gempa Bumi Di Tuban.Bumi Tiba-tiba Meledak Sangat Dahsyat.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri, video itu menunjukkan aktivitas gunung lumpur atau mud volcano di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

    Dilansir Kompas.com, gunung lumpur tersebut biasa disebut "bledug kuwu", dan terjadi akibat fenomena ekstrusi cairan seperti hidrokarbon dan gas seperti metana.

    Ekstrusi adalah gerakan cairan dari dalam perut Bumi untuk mencapai permukaan. Sehingga, muncul letupan-letupan lumpur di permukaan tanah.

    Sementara itu, Ketua Komite Shifting Energy dan EBTKE Pengurus Pusat Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Handoko Teguh Wibowo, memberikan penjelasan terkait fenomena semburan lumpur dari mud volcano di Grobogan.

    Selain Bledug Kuwu, terdapat gunung lumpur lain di Grobogan, tepatnya di Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan, dan disebut "bledug cangkring".

    Handoko mengatakan, muntahan lumpur pascagempa adalah hal yang lazim terjadi di beberapa gunung lumpur.

    "Hal ini terjadi karena adanya tekanan berlebih atau over pressure yang diakibatkan rambatan gelombang gempa yang terjadi di bawah kawah mud volcano," kata Handoko seperti diberitakan Kompas.com, 25 Maret 2024.

    Menurut Handoko, hal tersebut bisa kembali terjadi apabila magnitudo gempa cukup besar dan menimbulkan tekanan berlebih.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video semburan lumpur yang dinarasikan Bumi meledak setelah gempa Tuban perlu diluruskan.

    Video itu menunjukkan aktivitas gunung lumpur atau mud volcano di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

    Video tersebut dibagikan dengan judul clickbait. Faktanya, ahli geologi menjelaskan bahwa muntahan lumpur pascagempa adalah hal yang lazim terjadi di beberapa gunung lumpur.

    Rujukan

  • (GFD-2024-18479) Jokowi copot Pj Gubernur Aceh karena Anies menang telak di Aceh, benarkah?

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/03/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menarasikan Pj Gubernur Aceh langsung dicopot oleh Presiden Jokowi setelah pasangan calon nomor urut satu Anies-Muhaimin menang telak di Aceh.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Anies menang telak di Aceh, pjbt Gub dicopot Jkdok. Why ....?”

    Namun, benarkah Jokowi copot Pj Gubernur Aceh karena Anies menang telak di Aceh?

    Hasil Cek Fakta

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan pergantian Penjabat Gubernur Aceh dari Ahmad Marzuki kepada Bustami Hamzah sama sekali tidak bermuatan politis. Mendagri menegaskan pergantian Ahmad Marzuki dilakukan atas dasar masa jabatannya yang sudah terlalu lama.

    "Sudah satu tahun delapan bulan, sudah cukuplah, gantian. Kita belum ada Pj (penjabat) satu tahun delapan bulan," kata Tito Karnavian, dilansir dari ANTARA.

    Tito juga membantah dengan tegas bahwa pergantian penjabat gubernur itu ada kaitannya dengan kekalahan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden saat Pemilu 2024 di Provinsi Aceh.

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-17206) [HOAKS] Gebyar Undian Berhadiah dari Bank Jatim

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/03/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar tawaran undian berhadiah mengatasnamakan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim.

    Beberapa akun Facebook membagikan tawaran itu disertai link atau tautan untuk mendaftar.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tawaran undian itu hoaks.

    Tawaran undian berhadiah disebarkan oleh akun Facebook dengan nama Promo Poin Bank Jatim 2024, Info Bpd Jatim, Promo Poin BankJatim 2024, Undian Info Jatim, dan Promo Poin Bank Jatim.

    Kelima akun menyertakan tautan pendaftaran sebagai syarat mengikuti undian berhadiah.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Rabu (27/3/2024):

    Khusus Nasabah BANK JATIM Yang Sudah Menggunakan*Mobile Banking dan sms Banking* Bank Jatim UNDIAN TABUNGAN GEBYAR BANK Jatim Berhadiah dari Bank Jatim# Hadir lagi, Ayo buruan Daftar agar memenangkan Grand Prize Seperti :- Grand Prize Mobil-1 unit mobil Alphard-1 unit mobil CR-V Turbo-1 unit mobil HR-V CVT-1 unit mobil Xpander-1 unit mobil Fortuner-1 unit mobil BR-V-1 unit mobil Brio-1 unit Mobil BMW.- 10 unit Motor Scopy- 8 unit Motor Xmax- 10 Unit TV Led 50 in.- 20 unit Smartphone promax14- 100emas batangan & Logam mulia. - 10 Paket Wisata singgapore- 10 Paket Umroh GratisMasih banyak keuntungan lainnya... Info lebih lanjut tentang pendaftaran (UNDIAN GEBYAR TABUNGAN BANK JATIM ) silakan klik menu (Daftar) Yang kami telah sediahkan..

    Hasil Cek Fakta

    Kelima akun Facebook menyertakan tautan dengan tiga alamat situs yang berbeda. Namun, ketiganya tidak mengarah ke situs resmi Bank Jatim.

    Hasil pelacakann dengan bantuan Wheregoes dapat dilihat di sini, di sini, dan di sini.

    Adapun alamat situs web resmi yakni www.bankjatim.co.id. Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan informasi pendaftaran undian berhadiah di situs tersebut.

    Sementara, akun Facebook resmi Bank Jatim memiliki centang biru sebagai tanda bahwa akun telah terverifikasi.

    Kesimpulan

    Tawaran undian berhadiah dari Bank Jatim merupakan hoaks. Tautan pendaftaran yang dibagikan beberapa akun Facebook tidak mengarah ke situs resmi Bank Jatim.

    Rujukan

  • (GFD-2024-17462) Hoaks! Bumi akan gelap pada 8 April 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/03/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video berdurasi satu menit di Facebook menarasikan bahwa bumi akan terjadi kegelapan selama tiga hari, mulai dari 3 April 2024.

    Dalam unggahan tersebut, dinarasikan bumi akan melewati sabuk proton. Saat momen tersebut, tidak ada cahaya matahari ataupun bulan dipermukaan bumi. Pengunggah juga menyarankan kepada masyarakat untuk menyediakan stok makanan, air hingga lilin.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “KEJADIAN DI BUMI PADA 8 APRIL 2024

    Akan terjadi kegelapan selama 3 hari ketika bumi melewati sabuk poton.

    Inilah saat bumi masuk & melewati sabuk ini.

    Tidak akan ada sinar matahari atau cahaya bulan di permukaan bumi.

    Foton adalah partikel2 elektromaknetik yg bergerak dengan kecepatan cahaya & akan bertindak sbg penghalang atau perisai sementara di bumi yg mencegah cahaya matahari atau bintang melewatinya.

    Ini diperkirakan akan berlangsung selama 72 jam atau 3 hari. Tidak ada jeda atau periode cahaya.

    Selama 3 hari hanya akan ada kegelapan.

    Direkomendasikan untuk stok makanan, air, lilin & barang2 penting lainnya.

    Semua sinar matahari akan terhalang & panel surya tidak akan menghasilkan energi.

    Tetap di rumah & hindari bepergian demi keselamatan.

    Sinar matahari akan kembali ke bumi menandai dimulainya jaman keemasan.”

    Namun, benarkah Bumi akan gelap selama tiga hari dimulai pada 8 April 2024?

    Hasil Cek Fakta

    Profesor Riset Astronomi-Astrofisika BRIN, Prof Dr Thomas Djamaluddin MSc, melalui Instagram miliknya menyatakan narasi tersebut merupakan hoaks.

    “Jelas itu hoaks. Narasi bahwa bumi memasuki proton belt atau sabuk proton juga tidak dikenal dalam sains,” ujarnya dalam video Instagram resminya.

    Ia melanjutkan, bumi memang pernah mengalami kegelapan total bertahun-tahun karena tumpukan asteroid sebesar 10 kilometer, itu terjadi 66 juta tahun lalu. Saat ini, sampai 100 tahun mendatang, katanya, tidak ada asteroid besar yang mengancam bumi.

    Thomas juga menjelaskan alasan penyebab kegelapan bumi yang dijelaskan dalam video tersebut tidak ada dasar ilmiahnya.

    Klaim: Bumi akan gelap pada 8 April 2024

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan