Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) memeriksa gambar pratinjau (thumbnail) dari video yang disebarkan menggunakan Google Lens, hasilnya ditemukan beberapa sumber yang membagikan video sebelumnya dengan konteks yang benar.
Akun X “Clash Report” (@clashreport) membagikan video yang mirip pada 25 April 2024, salinan teks post: “Tentara Rusia sedang membersihkan ranjau, tetapi hasilnya tidak berjalan dengan baik.” (diterjemahkan dari Bahasa Inggris).
Sumber di atas dikoroborasi/didukung oleh media “CNN Prima News” (cnn.iprima.cz) yang memuat beberapa foto tangkapan layar (screenshot) yang diambil dari video di artikel terbitan dua hari sesudahnya, yaitu pada 27 April 2024.
Faktanya, video yang dibagikan adalah video ledakan ketika tentara Rusia sedang membersihkan ranjau yang sudah beredar sejak tahun 2024 lalu. Jadi, unggahan yang berisi video dengan klaim tentara IDF terkena ledakan ranjau merupakan kategori konten yang menyesatkan (misleading content).