Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Mensos Syaifullah Yusuf : Jika BPJS tidak digunakan setahun, warga dianggap mampu” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan metrotvnews.com “Mensos: 13 Juta Peserta BPJS Kesehatan Dialihkan Agar Tepat Sasaran”, tayang Sabtu (9/2/2026).
Berita tersebut melaporkan bahwa pemerintah menonaktifkan lebih dari 13 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen penerima bantuan iuran (PBI) pada 2025. Kebijakan itu disebut sebagai pengalihan kuota kepada masyarakat yang dinilai lebih membutuhkan, tetapi belum memperoleh jaminan kesehatan.
Masih dari berita yang sama, disebutkan bahwa Mensos menegaskan reaktivasi tetap bisa dilakukan. Warga yang merasa masih berhak menerima bantuan iuran—tetapi status kepesertaannya nonaktif—diminta segera melapor melalui mekanisme yang tersedia agar jaminan kesehatannya dapat kembali digunakan.
TurnBackHoax kemudian menganalisis konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, foto merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligelnce/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 97.7% persen.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan bukti dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Mensos anggap warga ‘orang mampu’ kalau setahun tidak pakai BPJS”.
Tidak ada pernyataan resmi atau informasi kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “Mensos anggap warga ‘orang mampu’ kalau setahun tidak pakai BPJS” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).