(GFD-2026-31408) Cek Fakta: Hoaks Artikel Mahkamah Internasional Sebut Ijazah Jokowi Asli
Sumber:Tanggal publish: 06/01/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel Mahkamah Internasional memastikan ijazah mantan Presiden Jokowi asli. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 4 Januari 2026.
Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul:
"Breaking News: The International Court Declared Joko Widodo's Diploma Genuine"
Akun itu menambahkan narasi:
"Buahahahaha....modelan TERMUL JONGOS TKA TIONGKOK kek gini mana pernah bisa berargumen.
Postinganye aye skak terus kabooorr...auto d hapus!!! SKAK MAD!!!"
Lalu benarkah postingan artikel Mahkamah Internasional memastikan ijazah mantan Presiden Jokowi asli?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan tidak menemukan informasi kredibel terkait pernyataan Mahkamah Internasional pada ijazah Jokowi.
Dalam postingan terdapat tulisan Better World Campaign. Setelah ditelusuri Better World Campaign merupakan organisasi yang bertujuan memperkuat relasi antara Amerika Serikat dengan PBB. Di dalam website sama sekali tidak ada informasi yang berkaitan dengan Jokowi.
Sementara foto yang dipakai dalam postingan beberapa kali juga digunakan situs berita di dalam dan luar negeri. Sehingga postingan tersebut dipastikan merupakan hasil suntingan dengan menambahkan judul yang tidak berkaitan dengan artikel asli.
Foto asli sendiri diambil saat Mahkamah Internasional menangani kasus dugaan genosida Israel di Gaza pada 11 Januari 2024.
Kesimpulan
Postingan artikel Mahkamah Internasional memastikan ijazah mantan Presiden Jokowi asli adalah hoaks.
Rujukan
- https://www.voaindonesia.com/a/mahkamah-internasional-memulai-sidang-tuduhan-afsel-bahwa-israel-lakukan-genosida-di-gaza/7435648.html
- https://www.kyleorton.com/p/icj-israel-continuation-soviet-political-warfare
- https://www.kompas.tv/internasional/496559/mahkamah-internasional-perintahkan-israel-buka-lebih-banyak-penyeberangan-darat-ke-gaza?page=all#goog_rewarded