(GFD-2026-31399) Keliru, Video Dinarasikan Penangkapan Presiden Venezuela

Sumber:
Tanggal publish: 05/01/2026

Berita

tirto.id - Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat pada awal Januari 2026 menjadi sorotan besar dunia internasional. Seperti dilaporkan Tirto sebelumnya, operasi militer AS bertajuk Absolute Resolve berlangsung singkat namun terkoordinasi melalui jalur darat, laut, dan udara.

ADVERTISEMENT

Pasukan khusus AS, termasuk Delta Force, menangkap Maduro dan istrinya di kediaman mereka di Caracas dalam operasi yang berlangsung kurang dari 30 menit, setelah serangkaian serangan ke fasilitas militer dan infrastruktur strategis Venezuela.

let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

Seiring dengan berkembangnya pemberitaan resmi tersebut, sebuah video beredar luas di media sosial dan diklaim sebagai dokumentasi operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Unggahan ini beredar melalui akun Facebook "Ufuk Jingga" (arsip) pada Minggu, (4/1/2026).

let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

#gpt-inline3-passback{text-align:center;}

Dalam video itu terlihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah pasukan bersenjata ke sebuah gedung, yang kemudian diklaim sebagai momen penangkapan Presiden Venezuela oleh pasukan Amerika Serikat.

let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

#gpt-inline4-passback{text-align:center;}

Di keterangan video, pengunggah menjelaskan bahwa Amerika Serikat melakukan operasi militer besar di Venezuela yang menargetkan Presiden Nicolás Maduro. Dalam narasi tersebut, Maduro diklaim berhasil ditangkap oleh pasukan elit AS (Delta Force) yang diterjunkan menggunakan helikopter MH-47 Chinook.

Periksa Fakta Militer AS Menangkap Maduro

ADVERTISEMENT

Pengunggah juga menyebut sejumlah objek strategis yang diklaim menjadi sasaran serangan, antara lain pangkalan udara Miranda dan La Carlota, situs antena El Volcán, markas militer Fuerte Tiuna, serta Pelabuhan La Guaira.

Selain itu, keterangan video turut mengaitkan operasi tersebut dengan isu geopolitik internasional, seperti klaim pertemuan Maduro dengan utusan China sebelum operasi, dugaan serangan terhadap gedung parlemen Venezuela, serta peringatan keamanan bagi warga AS di kawasan tersebut.

Hingga Senin (5/01/2026), video tersebut sudah ditonton 1,9 ribu kali dan mendapatkan 18 tanda reaksi, 6 komentar serta dibagikan 7 kali. Video dengan klaim serupa juga ditemukan di platform berbeda, yaitu ini, ini dan ini.

Lantas, bagaimana kebenaran video ini?

Hasil Cek Fakta

Untuk memverifikasi klaim dalam video, Tirto menelusuri rekaman visual yang memperlihatkan helikopter menurunkan pasukan bersenjata menggunakan teknik reverse image search dan pencarian video lanjutan. Penelusuran ini bertujuan untuk mengetahui asal-usul video dan konteks sebenarnya dari peristiwa yang terekam.

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut bukan rekaman baru dan telah beredar sebelumnya. Salah satu unggahan identik ditemukan di akun X milik staf Kantor Kepresidenan AS, Margo Martin, @MargoMartin47, yang dibagikan pada 11 Juni 2025.

Penelusuran lanjutan menemukan bahwa video tersebut juga identik dengan dokumentasi yang diunggah kanal YouTube @Media Magik Entertainment dengan judul “Special Operations for the Commander in Chief Donald J. Trump”. Video tersebut merupakan dokumentasi kunjungan Presiden AS Donald J. Trump ke Fort Bragg, North Carolina, pada 11 Juni 2025, dalam rangka peringatan 250 tahun Angkatan Darat Amerika Serikat.

Pada cuplikan sekitar menit 01.30, terlihat pasukan Angkatan Darat AS turun dari helikopter menggunakan tali menuju sebuah gedung. Adegan ini identik dengan video yang beredar di media sosial dengan klaim berbeda. Namun, melalui keterangan video dijelaskan bahwa gedung yang dituju bukan lokasi operasi militer sungguhan, melainkan bangunan simulasi yang digunakan sebagai bagian dari latihan dan demonstrasi integrasi kekuatan tempur multi-domain.

Berdasarkan konteks tersebut, dapat dipastikan bahwa video yang kini beredar bukan dokumentasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Video tersebut merupakan rekaman lama yang diambil pada 11 Juni 2025 di Fort Bragg, Amerika Serikat, dan tidak berkaitan dengan operasi militer AS di Venezuela pada Januari 2026.

Kesimpulan

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim video yang dinarasikan sebagai dokumentasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro adalah keliru dan menyesatkan (false and misleading).

Video yang beredar di media sosial tersebut tidak berkaitan dengan operasi penangkapan Maduro oleh Amerika Serikat. Rekaman itu merupakan video lama yang mendokumentasikan latihan dan demonstrasi kemampuan militer Angkatan Darat AS di Fort Bragg pada Juni 2025, bukan peristiwa penangkapan Presiden Venezuela pada Januari 2026.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Rujukan