Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri gambar dari video tersebut dengan Google Lens. Penelusuran teratas mengarah ke unggahan akun TikTok pribadi KDM “dedimulyadiofficial” yang tayang Minggu (13/4/2025). Diketahui, konteks asli video adalah momen KDM berbicara dalam bahasa Sunda, tidak seperti unggahan akun TikTok “bapak.berbagi.had”.
TurnBackHoax kemudian mengunggah video dari akun TikTok “bapak.berbagi.had” itu ke alat pendeteksi AI Hive Moderation. Diketahui, video tersebut merupakan hasil rekayasa AI, kemungkinan atau probabilitasnya mencapai 91,6 persen.
Dalam video asli KDM tidak menyebut ingin membagikan 50 juta bagi yang berhasil mencocokkan gambar dengan screenshot.
Unggahan video berisi klaim “kuis berhadiah puluhan juta dari Dedi Mulyadi” adalah konten tiruan (impostor content).