KOMPAS.com - Di media sosial, beredar sebuah video menampilkan seorang perempuan menyusuri situasi kota yang berlumpur akibat bencana.
Selain lumpur yang memenuhi seluruh jalanan, puing bangunan berserakan dan sejumlah mobil bertumpuk.
Peristiwa dalam video diklaim sebagai kondisi Jepang pasca-tsunami yang terjadi pada Rabu (30/7/2025) akibat gempa di
Namun setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu disebarkan dengan konteks keliru.
Video kondisi Jepang pasca Tsunami pada Rabu (30/7/2025) disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (31/7/2025):
#TSUNAMIJEPANG
KONDISI TSUNAMI I JEPANG SEKARANG INI.Smonga kluarga kita di salan dalam lindungan Allah SWT. aminnn
akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, video kondisi Jepang pasca Tsunami pada Rabu (30/7/2025).
(GFD-2025-28253) [KLARIFIKASI] Video Kondisi China Setelah Banjir, Bukan Jepang Pasca-Tsunami
Sumber:Tanggal publish: 02/08/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Video yang beredar tidak ada hubungannya dengan tsunami di Jepang yang terjadi pada Rabu (30/7/2025).
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video, kemudian menelusurinya dengan teknik reverse image search.
Hasil pencarian Google mengarahkan ke video di akun Instagram ini, ini, dan Facebook ini. Semua video diunggah sekitar akhir Juni 2025.
Keterangan unggahan menyebutkan, video itu berlokasi di China.
Apabila diperhatikan dengan saksama, terdapat mobil polisi dan truk pemadam kebakaran yang beroperasi di China.
Mobil dan truk tersebut dapat dilihat di situs web ini dan ini.
Peristiwa dalam video merupakan kondisi jalanan di China usai dilanda banjir dahsyat pada akhir Juni 2025.
Sebagaimana diwartakan The Financial Express, hujan deras memicu banjir besar di barat daya China. Permukiman, jalan, dan ladang terendam air.
Wilayah yang paling parah terkena dampaknya meliputi Provinsi Guizhou, Sichuan, dan Yunnan, di mana sungai meluap dan tanah longsor telah memblokir akses ke infrastruktur penting.
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video, kemudian menelusurinya dengan teknik reverse image search.
Hasil pencarian Google mengarahkan ke video di akun Instagram ini, ini, dan Facebook ini. Semua video diunggah sekitar akhir Juni 2025.
Keterangan unggahan menyebutkan, video itu berlokasi di China.
Apabila diperhatikan dengan saksama, terdapat mobil polisi dan truk pemadam kebakaran yang beroperasi di China.
Mobil dan truk tersebut dapat dilihat di situs web ini dan ini.
Peristiwa dalam video merupakan kondisi jalanan di China usai dilanda banjir dahsyat pada akhir Juni 2025.
Sebagaimana diwartakan The Financial Express, hujan deras memicu banjir besar di barat daya China. Permukiman, jalan, dan ladang terendam air.
Wilayah yang paling parah terkena dampaknya meliputi Provinsi Guizhou, Sichuan, dan Yunnan, di mana sungai meluap dan tanah longsor telah memblokir akses ke infrastruktur penting.
Kesimpulan
Video kondisi China usai dilanda Banjir pada Juni 2025 disebarkan dengan konteks keliru.
Peristiwa dalam video yang beredar tidak terkait dengan tsunami di Jepang yang terjadi pada Rabu (30/7/2025).
Peristiwa dalam video yang beredar tidak terkait dengan tsunami di Jepang yang terjadi pada Rabu (30/7/2025).
Rujukan
- https://www.facebook.com/tanda.art.3/videos/2302787933452894
- https://www.facebook.com/reel/1333135875051491
- https://www.facebook.com/reel/1176010607696913
- https://www.instagram.com/reel/DLYgT1fSRbf/
- https://www.instagram.com/reel/DLa2BGhzplJ/
- https://www.facebook.com/reel/711799848239060
- https://www.constructionweekonline.com/products-services/article-35872-fortune-500-saic-motor-co-to-debut-at-dubai-show
- https://www.commercialfiretrucks.com/sale-10076191-isuzu-chassis-three-seats-light-rescue-fire-truck-with-telescopic-light-tower.html
- https://www.youtube.com/watch?v=V0obJ8OMoLQ
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D