KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan tewas dalam serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Iran yang berlangsung sepanjang Juni 2025.
Kabar itu beredar di berbagai platform media sosial sejak 3 Juli 2025. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar tersebut hoaks.
Kabar kematian Netanyahu dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini, kanal YouTube ini, serta akun TikTok ini.
Akun-akun tersebut membagikan video pendek yang memperlihatkan prosesi pemakaman. Video itu dibubuhi teks sebagai berikut:
Netanyahu Tewas, setelah rudal iran bertubi tubi menyapu bersih gedung2 dan markas para petinggi israil, netanyahu di kabarkan ada di sana menggelar rapat bersama para pejabat tinggi militer nya
Screenshot Hoaks, Netanyahu tewas dalam serangan Iran pada 3 Juli 2025
(GFD-2025-27840) [HOAKS] Netanyahu Tewas dalam Serangan Iran pada 3 Juli 2025
Sumber:Tanggal publish: 10/07/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan pemberitaan media kredibel atau sumber resmi yang menyebutkan Netanyahu tewas pada 3 Juli 2025 dalam serangan Iran.
Sebaliknya, pemberitaan terkini justru menyebutkan bahwa Netanyahu tengah melawat ke Amerika Serikat (AS). Dia juga bertemu dengan Presiden AS Donald Trump.
Diberitakan Kompas.id, dalam pertemuan di Gedung Putih pada Senin (7/7/2025), Netanyahu mengatakan bahwa ia mengusulkan Trump untuk Anugrah Novel Perdamaian.
"Saya ingin mempersembahkan pada Anda, Bapak Presiden, surat yang saya kirimkan ke Komite Hadiah Nobel: Mengusulkan Anda untuk Anugrah Perdamaian, hal yang sangat layak dan Anda seharusnya mendapatkan itu," ujar Netanyahu.
Hal tersebut disambut dengan girang oleh Trump, yang memang telah berhasratĀ pada Nobel Perdamaian sejak periode pertamanya menjadi Presiden AS pada 2017.
Pertemuan Trump dan Netanyahu dengan para pembantunya juga membahas gencatan senjata di Gaza dan serangan gabungan AS-Israel ke Iran.
Sebaliknya, pemberitaan terkini justru menyebutkan bahwa Netanyahu tengah melawat ke Amerika Serikat (AS). Dia juga bertemu dengan Presiden AS Donald Trump.
Diberitakan Kompas.id, dalam pertemuan di Gedung Putih pada Senin (7/7/2025), Netanyahu mengatakan bahwa ia mengusulkan Trump untuk Anugrah Novel Perdamaian.
"Saya ingin mempersembahkan pada Anda, Bapak Presiden, surat yang saya kirimkan ke Komite Hadiah Nobel: Mengusulkan Anda untuk Anugrah Perdamaian, hal yang sangat layak dan Anda seharusnya mendapatkan itu," ujar Netanyahu.
Hal tersebut disambut dengan girang oleh Trump, yang memang telah berhasratĀ pada Nobel Perdamaian sejak periode pertamanya menjadi Presiden AS pada 2017.
Pertemuan Trump dan Netanyahu dengan para pembantunya juga membahas gencatan senjata di Gaza dan serangan gabungan AS-Israel ke Iran.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar kematian Netanyahu dalam serangan yang dilancarakan Iran pada 3 Juli 2025 adalah hoaks.
Netanyahu dalam kondisi sehat. Pada Senin (7/7/2025), ia melawat ke AS dan bertemu dengan Trump untuk membicarakan sejumlah isu geopolitik.
Netanyahu dalam kondisi sehat. Pada Senin (7/7/2025), ia melawat ke AS dan bertemu dengan Trump untuk membicarakan sejumlah isu geopolitik.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/755751103542819
- https://www.facebook.com/reel/1814633156133898
- https://www.youtube.com/shorts/CuyvmqcYPIQ
- https://www.tiktok.com/@kabar_media/video/7522436513255165190
- https://www.kompas.id/artikel/netanyahu-sanjung-trump-dengan-usulan-nobel
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D