(GFD-2024-15053) [SALAH] Ombak Mirip Tsunami Terjang 15 Pantai Wisata
Sumber: YouTube.comTanggal publish: 08/01/2024
Berita
Live; 15 PANTAI WISATA REMUK… DAHSYATNYA TERJANGAN OMBAK MIRIP TSUNAMI PULUHAN NELAYAN TERSERET
Hasil Cek Fakta
Kanal YouTube CCTV BENCANA (@bencanaalam294) pada 4 Januari 2023 mengunggah video dengan klaim bahwa terjangan ombak mirip tsunami telah menghancurkan 15 pantai wisata dan menyeret puluhan nelayan.
Setelah menonton keseluruhan video, faktanya narator hanya membaca ulang artikel milik Tribun Flores berjudul “Tinggi Gelombang Laut di Selat Sumba Dua Meter”.
Artikel asli tersebut memberitakan mengenai perkiraan BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang akan kondisi gelombang di Selat Sumba bagian barat. Diketahui bahwa gelombang di wilayah tersebut dapat mencapai tinggi hingga dua meter sehingga masyarakat dihimbau untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube CCTV BENCANA merupakan informasi yang salah.
Setelah menonton keseluruhan video, faktanya narator hanya membaca ulang artikel milik Tribun Flores berjudul “Tinggi Gelombang Laut di Selat Sumba Dua Meter”.
Artikel asli tersebut memberitakan mengenai perkiraan BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang akan kondisi gelombang di Selat Sumba bagian barat. Diketahui bahwa gelombang di wilayah tersebut dapat mencapai tinggi hingga dua meter sehingga masyarakat dihimbau untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube CCTV BENCANA merupakan informasi yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta ‘Ainayya Al Fatikhah.
Unggahan video yang mengklaim bahwa sebanyak 15 pantai wisata hancur diterjang ombak mirip tsunami merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Tinggi Gelombang Laut di Selat Sumba Dua Meter”.
Unggahan video yang mengklaim bahwa sebanyak 15 pantai wisata hancur diterjang ombak mirip tsunami merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Tinggi Gelombang Laut di Selat Sumba Dua Meter”.