(GFD-2023-11692) Cek Fakta: Tidak Benar Foto Klaim Ratusan Orang Pingsan Antre Jam Tangan Pintar di Mal Indonesia

Sumber: liputan6.com
Tanggal publish: 04/02/2023

Berita


Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan foto yang diklaim ribuan orang mengantri hingga pingsan untuk membeli jam tangan pintar di sebuah mal di Indonesia. Postingan ini beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 26 Januari 2023.
Berikut isi postingannya:
"Tim penyelamat harus menyelamatkan ratusan orang dari Indonesia Mall. Saat ribuan orang mengantri untuk membeli jam tangan pintar Jepang ini, kekurangan oksigen menyebabkan banyak orang pingsan."
Lalu benarkah postingan foto yang diklaim ribuan orang mengantri hingga pingsan untuk membeli jam tangan pintar di sebuah mal di Indonesia?

Hasil Cek Fakta


Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan foto yang identik dengan postingan. Foto itu bukan foto orang mengantre di sebuah mal di Indonesia.
Foto itu diambil saat gelaran Midnight Sale di sebuah mal bernama Crescent Mall yang berlokasi di Ho Chi Minh City, Vietnam. Foto itu sendiri diambil pada tahun 2015.
Selain itu foto lain dalam postingan juga bukan menggambar seseorang pingsan di mal karena mengantri jam tangan pintar. Foto itu identik dengan foto dalam artikel Detik.com berjudul "Berdesakan Sampai Pingsan demi Timnas U-16 di Final Piala AFF U-16" yang diunggah 11 Agustus 2018.
Berikut isi artikelnya:
"Sidoarjo - Laga final Piala AFF U-16 2018 menyedot antusiasme masyarakat. Padatnya antrean demi tiket untuk menyaksikan timnas Indonesia membuat sejumlah orang pingsan.
Final Piala AFF U-16 mempertemukan Indonesia dengan Thailand di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (11/8/2018) malam pukul 19.00 WIB. 20 ribu tiket offline untuk laga ini sudah dijual mulai pukul 07.00 WIB hari ini dan ludes dalam waktu dua jam.
Antrean panjang memadati dua titik penjualan tiket di stadion, masing-masing untuk tiket ekonomi dan kelas utama-VIP. Sebagian pemburu tiket ini bahkan sudah mengantre sejak dinihari.
Oleh karena itu beberapa orang jatuh pingsan karena kelelahan dan berdesak-desakan.
"Saya tidak kuat menahan desak-desakan, karena terlalu lama menunggu antrean tiket ini," kata Ilham (21) asal Kediri kepada detikcom, Sabtu (11/8/2018).
Hal yang sama disampaikan oleh Indra, yang mengaku sejak awal kondisi badannya memang kurang fit. Namun demi timnas, dipaksakan untuk mengantre tiket.
"Karena sejak dini hari aku sudah antre, selain itu juga belum sempat makan pagi. Tapi aku kecewa karena belum mendapatkan tiket," kata Indra kepada detikcom di depan Stadion.
Indra berharap bahwa teman-teman yang sudah datang dini untuk mengantre kemudian pingsan di tengah barisan, mendapatkan bantuan panpel untuk dapat tiket. Karena mau tak mau mereka harus meninggalkan antrean sebelum menggenggam tiket.
"Seharusnya panpel membantu, kami sudah berusaha untuk mendapatkan tiket dengan cara antre. Tapi belum dapat tiket keburu pingsan," tambah Indra.
Sementara itu Kapolsekta Kota Sidoarjo Kompol Rochsulullah mengatakan pihaknya menurunkan 83 personel gabungan dari Polsek dan Polresta, demi mengamankan antrean.
"Kami mengerahkan personel sejak kemarin malam. Karena sudah ada masyarakat yang mengantre tiket," tandas Rochsulullah."

Kesimpulan


Postingan foto yang diklaim ribuan orang mengantri hingga pingsan untuk membeli jam tangan pintar di sebuah mal di Indonesia adalah tidak benar.

Rujukan